Opini : 11 September 2017

Pembentukan Karakter Dalam Full Day School

Editor : Ril - Reporter : Ron Budi

Akhir-akhir ini, masyarakat diresahkan oleh banyaknya kasus tawuran yang dilakukan oleh para pelajar. Tidak jarang tawuran tersebut terjadi pada jam sekolah dan disebabkan oleh hal-hal yang sepele hingga menyebabkan korban jiwa. Hal ini harus segera diatasi dengan membentuk dan memperbaiki karakter generasi muda sejak dini.

Memperbaiki dan membentuk karakter seseorang bukanlah hal yang mudah, perlu peran penting dari berbagai pihak untuk mewujudkannya.Pembentukan karakter tidak lepas dari yang namanya pendidikan.

Pembentukan karakter generasi muda dapat dimulai dari lingkungan keluarganya sebagai pendidikan informal dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian, lingkungan sekolah sebagai pendidikan formal jugaberperan penting dalam membentuk karakter generasi muda sejak dini.

Perlu kita sadari bahwa kualitas pendidikan anak bangsa hingga saat ini masih belum memuaskan apabila dibandingkan dengan kualitas pendidikan para pelajar di negara-negara maju.

Itulah yang menyebabkan Mendikbud berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan cara membentuk karakter para pelajar melalui pemberlakuan belajar selama 40 jam dalam 5 hari di sekolah (Full Day School).

Pemberlakuan Full Day School tersebut diyakini akan meminimalisir krisis moral atau akhlak dari anak bangsa. Full Day School bukan berarti para siswa harus belajar selama sehari penuh disekolah.

Kebijakan ini adalahuntuk memastikan agarsetelah belajar setengah hari, para siswa tidak langsung pulang ke rumah, tetapi dapat mengikuti kegiatan ekstrakulikuler yang menyenangkan dan membentuk karakter, kepribadian siswa, serta mengembangkan potensi mereka.Dengan demikian, para pelajar tidak memiliki waktu untuk melakukan hal-hal yang negatif, seperti tawuran.

Untuk itu, mari kita bekerjasama mensukseskan program Full Day School agar harapannya dapat memberikan dampak yang signifikan bagi karakter anak bangsa dan kemajuan kualitas pendidikan di Indonesia. Tanpa adanya kerjasama yang baik antara masyarakat dan pemerintah, akan sulit untuk mencapai kesuksesan. ***

*) Ron Budi, Mahasiswa Pasca Sarjana Fakultas Ilmu Politik Universitas Gajah Mada

Berita Terbaru