bengkel : Kamis, 06 Oktober 2016

Tip Perbaiki Mobil

Komponen Kaki Mobil yang Wajib Diwaspadai

Editor : Putraja - Reporter : Putra

MELAKUKAN perjalanan atau traveling bersama keluarga dengan menggunakan mobil pribadi, pastinya hal demikian bisa cukup nyaman dan menyenangkan. Apalagi pergi ke suatu tempat yang diselimuti dengan penuh pemandangan alam yang indah, tentu akan bisa menambah selera traveling semakin dekat di hati. Namun bagaimana bila saat berkendara, ternyata ada bagian komponen mobil yang sedang bermasalah...?, Terutama di bagian kaki mobil yang mengalami gangguan cukup signifikan. Pastinya akan bisa mengusik kenyamanan dalam berkendara bukan…..?. Dimana laju mobil menjadi terasa berat, bergelonjak, dan kurang tenang.

Memang sudah menjadi syarat utama akan keberadaan kaki mobil yang normal, yang mana dalam mengatur kenyamanan ketika sedang melakukan perjalanan menggunakan mobil. Khususnya di bagian setir mobil yang terdapat kaki mobil, yang biasanya juga sering mengalami masalah. Sehingga dari situ tentu bisa lebih diperhatikan dengan seksama akan kenormalan kaki mobil itu sendiri.

Jika kaki pada mobil mengalami masalah, maka fokuskan perhatian dan pengecekan pada ketiga komponen ini. 

1. Ball Joint

Perlu anda ketahui, Bahwa bagian kaki mobil yang rawan mengalami masalah yakni ball joint. Fungsi ball joint adalah sebagai sumbu roda saat mobil berbelok. Selain itu, kegunaannya juga sebagai penghubung antara sayap atau arm dengan knuckle roda. Ball joint memiliki tugas yang cukup berat selama mobil melaju. Bilamana sampai kondisi ball joint mengalami kerusakan, maka mobil akan terdengar bunyi “gluduk-gluduk” ketika mobil melewati jalan yang rusak atau tidak rata.

Sehingga untuk melihat akan kondisi ball joint ini, setidaknya anda bisa memeriksanya, yakni dengan cara mendongkrak roda mobil bagian depan, kemudian menggoyangkan roda ke atas dan ke bawah dengan sedikit menyerongkannya secara perlahan. Hal tersebut bertujuan agar bisa mengetahui adanya bunyi “ gluduk-gluduk “ yang ditimbulkan. Dengan begitu, rusak atau tidaknya ball joint ini bisa diketahui dengan jelas.

2. Tie Rod

Untuk bagian kedua dari kaki mobil yang kerap sekali mengalami gangguan, yakni Tie Rod. Dimana kegunaan dari Tie Rod ini memang sebagai perantara ‘’rack end stir’’ dengan roda. Sehingga dengan bantuan Tie Rod, maka mobil mampu bergerak ke kiri dan ke kanan. Hal itu karena keberadaan Tie Rod langsung berhubungan dengan sistem setir yang terdapat di mobil.

Dan bilamana komponen ini mengalami kerusakan, maka setir tidak lagi bisa bekerja secara normal dan sangat terasa tidak nyaman ketika disetir. Dimana keseimbangan mobil pun bisa mengalami gangguan, yakni mobil bisa oleng  ke kanan dan ke kiri. Sehingga mobil akan mengeluarkan bunyi “kletek-kletek” di saat hendak berbelok. Dengan begitu, anda setidaknya bisa langsung memperbaikinya secara tepat akan kondisi Tie Rod yang mengalami gangguan ini.

3. Rack End
Dimana Rack End ini memang salah satu komponen kaki mobil yang kerap sekali mengalami kerusakan. Pada umumnya, Rack End memiliki kegunaan sebagai pengatur tingkat kelurusan roda ketika mobil melaju lurus. Jika komponen ini mengalami gangguan, maka keseimbangan mobil akan terganggu. Layaknya mobil mengeluarkan bunyi seperti rusaknya Tie Rod. Untuk itu, perlu diperhatikan akan kenormalan komponen ini, agar ketika mobil melaju bisa berjalan dengan lancar, aman dan nyaman.

4. Shockbreaker. 
Shockbreaker adalah untuk meredam guncangan di saat mobil melaju dan melibas berbagai kondisi lintasan. Shockbreaker yang terbuat dari baja itu bertugas membantu pegas atau per untuk menopang mobil berikut muatan yang diangkutnya.

Bila sering menahan guncangan yang berlebihan, daya tahan shockbreaker akan berkurang dan lemah. Bila itu terjadi, maka mobil akan terasa limbung ketika dikendarai, terutama saat melaju kencang.

Untuk mendeteksi, cara yang gampang adalah dengarkan dengan saksama kala mobil melaju. Adakah suara gemuruh dan gluduk-gluduk yang lebih keras dari biasanya. Kedua, pacu mobil dengan kecepatan sedang di lalanan lurus, lalu rasakan apakah laju mobil terasa limbung? Bila iya, berarti shockbreaker bermasalah.

5. Bushing arm
Komponen ini terbuat dari selongsong besi yang disokong karet. Fungsinya sebagai titik tumpu antara roda dan lengan pencengkeramnya. Bushing bertugas meredam getaran sambungan antar komponen suspensi dari logam. Kerusakan bushing arm tidak hanya menyebabkan suara berisik, tetapi juga mempengaruhi kenyamanan pengendalian mobil. Bahkan laju mobil tidak akan stabil. Hal itu tentu membahayakan keselamatan manakala anda menggeber mobil di jalan bebas hambatan.


6. Bushing Stabiliser
Komponen inisial cara kerjanya sama dengan bushing arm. Hanya, dia berada di tautan stabilizer, yaitu komponen penyeimbang suspensi kiri dan kanan. Salah satu tanda komponen itu bermasalah adalah munculnya suara mendecit. Bahkan juga muncul suara gemuruh kala mobil direm. Cara untuk mendeteksinya adalah pacu mobil di jalan lurus dalam, kecepatan sedang, lantas lepaskan roda kemudi. Bila mobil lari ke arah kanan atau kiri dan terasa kendaraan bermotor untuk mengembalikannya berarti komponen itu bermasalah atau sudah oblak.

7. Bearing
Komponen inisial merupakan bantalan di roda sehingga fungsinya sangat penting bagi putaran roda dan kestabilan laju mobil. Cara untuk mendeteksi kondisi komponen itu cukup mudah, yaitu mendengarkan apakah ada suara "mendung" di roda yang ditengarai bantalan-nya bermasalah. Cara yang mudah namun akurat adalah memperhatikan putaran roda. Caranya, dongkrak satu per satu roda. Kemudian perhatikan apakah putaran roda terasa halus atau bergetar seperti menggelinjang. "Bila bergetar dan disertai bunyi gemuruh berarti bearing bermasalah.

8. Ban
Kasus yang kerap muncul saat mobil diajak melakukan perjalanan jauh adalah beberapa bagian ban terkikis lebih banyak ketimbang yang lain. Meski tingkat kikisan kadang tak terlihat jelas, namun efeknya cukup terasa. Seperti laju mobil menjadi tidak seimbang sehingga dalam, waktu lama, kikisan di bagian larangan akan terus bertambah dan ban akan aus sebelum waktunya. Cara untuk mendeteksi ban cukup pelik dan tak mudah.

Oleh karena itu, sangat disarankan untuk melakukan rotasi ban. "Itu cara yang membuat aman dan cukup bijaksana agar ban awet dan kenyamanan suspense terjaga. [*]

Berita Terbaru