pilkada : Jumat, 21 Oktober 2016

Syarat Maju di Pilkada

Firdaus Ternyata Belum Laporkan Harta Kekayaan ke KPK

Editor : Putra - Reporter : Jor

Priharsa Nugraha. [Foto: Int]

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku belum menerima laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) atas nama Firdaus MT, bakal calon wali kota Pekanbaru. Padahal, laporan itu merupakan salah satu syarat untuk mencalonkan diri dalam pemilihan kepala daerah.

Soal belum adanya laporan LHKPN atas nama Firdaus Mt tersebut dibenarkan oleh Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, Jumat [21/10/16]. Sedangkan LHKPN untuk beberapa calon lainnya, menurut Priharsa sudah ada masuk.


"LHKPN atas nama Firdaus memang belum ada," kata Priharsa.

Priharsa menambahkan, dari sejumlah calon kepala daerah di Riau, hanya Walikota Pekanbaru Firdaus yang belum menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHPKN. "Kalau yang saya cek sudah banyak calon kepala daerah yang sudah menyerahkan LHKPN ke KPK," sebutnya.

Menurut Priharsa, salah satu syarat untuk mencalonkan diri kepala daerah adalah menyerahkan LHKPN kepada KPK. Untuk itu, dia mengimbau yang bersangkutan untuk menyerahkan LHKPN terbaru agar masyarakat bisa mengetahui jumlah harta kekayaan calon sebelum menjadi kepala daerah.

"Tentu KPK minta agar para calon kepala daerah menyerahkan LHKPN terbaru, guna informasi kepada masyarakat," ujarnya seperti dilansir riauterkini.

Priharsa mengungkapkan sejumlah nama calon yang sudah menyerahkan LHKPN ke KPK, di antaranya adalah Defri Warman (Balon Wawako), Herman Nazar (Balon Wako), Irvan Herman (Balon Wawako), M Ramli Walid (Balon Wako). Selanjutnya, Said Zohrin (Balon Wawako), Syahril (Balon Wako), Ayat Cahyadi (Balon Wawako), Dastrayani Bibra (Balon Wako), dan Said Usman Abdullah (Balon Wako) yang harta kekayaannya tercatat 5.730.641.347.

Sementara itu, tambah Priharsa untuk para calon kepala daerah dari Kabupaten Kampar, semua calon sudah menyerahkan LHKPN beberapa waktu lalu. Ia belum bisa menginformasikan berapa nilai harta kekayaan dari masing-masing calon, karena hingga saat ini masih dalam proses.

"Nilai LHKPN yang dilaporkan oleh masing-masing calon kepala daerah hingga saat ini belum bisa diketahui, karena masih dalam tahap proses penghitungan kecuali Said Usman Abdullah yang nilai kekayaan Rp 5.730.641.347," ungkapnya. [*]

Berita Terbaru