pilkada : Kamis, 08 Desember 2016

Surat Pengunduran Belum Diserahkan

Di Kampar, Sejumlah Calon Bupati Terancam Gugur

Editor : Putra - Reporter : Reds

Bangkinang - Beberapa calon bupati terancam gagal mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kampar. Pasalnya, mereka belum menyerahkan surat pemberhentian resmi dari instansi terkait. Batas waktu terakhir mereka adalah 22 Desember 2016.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kampar, Sardalis, mengatakan saat ini KPU Kampar tengah menunggu surat pemberhentian resmi tersebut. Surat itu dikeluarkan instansi pemerintah bagi calon yang berstatus Aparatur Negeri Sipil (ASN), dan dari Gubernur Riau bagi calon yang berstatus anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kampar.

Lebih lanjut, Sardalis mengungkapkan, dari lima pasangan calon Pilkada Kampar yang ditetapkan KPU Kampar, hanya Calon Bupati Zulher yang telah menyerahkan surat pemberhentian dirinya sebagai ASN. Sedangkan yang lainnya masih belum menyerahkan.

Sementara itu, Calon Bupati Jawahir berjanji menyerahkan surat tersebut paling lambat Sabtu (10/12) besok. Lalu, Calon Bupati Rahmad Jevari Juniardo melalui tim suksesnya menyebutkan surat pemberhentian Ardo sebagai anggota DPRD Kampar masih diproses.

Berdasarkan peraturan, kata Sardalis, batas waktu penyerahan surat pemberhentian resmi paling lambat 60 hari setelah penetapan calon yang sudah ditetapkan semenjak tanggal 24 Oktober yang lalu.  "Maka jika tidak salah, batas waktu penyerahan surat pemberhentian resmi bagi Calon dari PNS dan calon dari anggota legislatif sekitar tanggal 22 Desember yang akan datang. Namun agar tidak salah informasi, silahkan hitung kembali," ungkap Sardalis seperti dilansir halloriaucom. [*]

Berita Terbaru