JAKARTA-- Nilai tukar rupiah berada di level Rp16.802 per dolar AS pada Senin (23/2) sore. Mata uang Garuda menguat 86 poin atau 0,51 persen dari perdagangan sebelumnya.
Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp16.818 per dolar AS.
Mata uang di kawasan Asia bergerak bervariasi. Yen Jepang melemah 0,13 persen, baht Thailand melemah 0,51 persen, yuan China menguat 0,12 persen, peso Filipina menguat 0,77 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,32 persen.
Ini Batas Maksimal Tukar Uang Baru Periode Kedua di SERAMBI 2026
Sedangkan, mata uang utama negara maju juga kompak berada di zona hijau. Tercatat euro Eropa menguat 0,23 persen, poundsterling Inggris menguat 0,03 persen, dan franc Swiss menguat 0,18 persen.
15 Orang Diamankan, Kajati Riau Nilai Pembunuhan Gajah di Pelalawan Libatkan Jaringan
Rupiah Ditutup Melemah Rp16.884 per Dolar AS
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan penguatan rupiah ditopang oleh keputusan Mahkamah Agung (MA) terkait kebijakan tarif Presiden Donald Trump.
"Rupiah ditutup menguat terhadap dolar AS didukung oleh sentimen risk on yang meluas merespon keputusan MA yang memutuskan kebijakan tarif Trump tidak sah. Harapan akan de-eskalasi di timteng juga ikut medukung sentimen," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Senin (23/2).