16 Zulqaidah 1441 H / Selasa, 7 Juli 2020
Dongkrak PAD, Bapenda Pekanbaru Datangi Restoran dan Rumah Makan
pekanbaru | Selasa, 22 Oktober 2019
Editor : | Penulis : Delvi Adri
ilustrasi

PEKANBARU - Dongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru datangi sejumlah Restoran dan Rumah Makan. Kali ini, sasaran mereka di kawasan Jalan Arifin Ahmad-Paus.

"Kita akan turun malam ini (Selasa malam). Kegiatan itu dilakukan guna meningkatkan capaian PAD dari sektor pajak Restoran," kata Kepala Bapenda Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin, Selasa (22/10/2019).

Pria yang akrab disapa Ami ini menyebut, ada 364 pegawai akan terlibat. Tim gabungan Bapenda ini turun untuk melakukan validasi data maupun memberikan peringatan terhadap wajib pajak.

"Sasaran kita disepanjang jalan Arifin Ahmad dan Paus. Karena di situ kita anggap yang berpotensi setelah kita turun kemarin di Jalan Riau," kata Ami.

Ia menjelaskan, ada tiga sektor pajak yang potensial menjadi target untuk menggenjot nilai PAD, seperti sektor pajak Restoran, Reklame, dan pajak air tanah. "Rumah makan dan Restoran yang kita sasar. Mereka yang beromzet di atas Rp15 juta per bulan. Itu yang kita kenakan pajak," jelasnya.

Lanjutnya, di sepanjang Jalan Arifin Ahmad ada 52 Restoran dan rumah makan yang akan dilakukan validasi data. Mereka akan didata apakah dikenakan pajak, bahkan mungkin menunggak pajak.

"Saat ini kita berhasil mengumpulkan PAD senilai Rp511 Miliar, dari 10 sektor pajak termasuk pajak Restoran dan rumah makan," kata dia.

Ia rincian, saat ini Pajak hotel mencapai Rp32,6 miliar, Restoran Rp96,4 miliar, Pajak Hiburan Rp17,8 miliar, Pajak Reklame Rp25,9 miliar, Pajak Penerangan Jalan (PPJ) Rp89 miliar, Pajak parkir Rp17 miliar, Pajak Air tanah Rp2,6 miliar, pajak Sarang walet Rp123 juta, BPHTB Rp106 miliar, PBB Rp120 miliar.

"Sampai hari ini kita sudah capaian kita sudah mencapai Rp511 miliar. Menunjukkan trend yang positif pada tahun lalu, dimana tahun lalu per Desember hanya mencapai Rp503 miliar," jelas Ami.

"Artinya kita harus bisa mengejar potensi dari 10 sektor pajak sebesar Rp285 miliar, agar mencapai target yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru sebesar Rp796 miliar," tambahnya.*



Artikel Terbaru
pasar, Selasa, 7 Juli 2020

Pekan ini, Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 8 – 14 Juli  di tingkat.


meranti, Selasa, 7 Juli 2020

Pesisir Pulau Rangsang, Kepulaun Meranti, Provinsi Riau, terjadi karhutla lagi. Titik api berada tidak.


nusantara, Selasa, 7 Juli 2020

Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) berdiri di saat dunia pers sedang risau dan galau hebat seiring.


olahraga, Senin, 6 Juli 2020

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Roni Rakhmat mengatakan penyelenggaraan Tour de Siak tahun ini.


wajah, Senin, 6 Juli 2020

Aktris Bolliwood, Priyanka Chopra terus melambungkan namanya di kancah film Hollywood. Kini, istri Nick.


hukum, Senin, 6 Juli 2020

Seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Bukit Tinggi, Sumatera Barat yang diduga mengendalikan.


hukum, Senin, 6 Juli 2020

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Yan Prana Jaya Indra Rasyid, Senin (6/7), pukul.


pekanbaru, Senin, 6 Juli 2020

Seekor bayi Gajah jantan hasil perkawinan Gajah binaan di Taman Wisata.


hukum, Minggu, 5 Juli 2020

Forum Pondok Pesantren (FPP) Priangan Timur menyesalkan pernyataan Denny Siregar yang menulis penyataan.


mancanegara, Jumat, 3 Juli 2020

Sebuah video yang beredar baru-baru ini membuat netizen sedih sekaligus marah. Video yang menggegerkan di.