5 Syawwal 1441 H / Kamis, 28 Mei 2020
Ribuan Pengunjung Hadiri Tradisi Mandi Safar di Tasik Nambus
meranti | Rabu , 23 Oktober 2019
Editor : | Penulis : Ali
Festival Mandi Safar di Tasik Nambus Desa Darul Takzim, Kecamatan Tebingtinggi Barat. [Int]

SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) bekerjasama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Laskar Merah Putih menggelar acara tahunan Festival Mandi Safar di Tasik Nambus Desa Darul Takzim, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Rabu (23/10/2019).

Dalam kegiatan festival budaya itu, terlihat ribuan masyarakat tampak memenuhi lokasi acara, baik itu masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti maupun masyarakat dari luar kabupaten.

Ada yang berbeda dari pegelaran Festival Mandi Safar pada tahun ini, dimana setelah dikoordinir langsung oleh Pokdarwis Laskar Merah Putih, kegiatan budaya ini menjadi lebih tertib dan meriah karena disana tersedia Pasar Digital yang menjual berbagai macam panganan.

Selain itu, ada penampilan musik oleh Belacan Aromatic dan juga panitia menyediakan kue Apam sebanyak 4.000 keping. 

Lebih dari itu, Pokdarwis juga menyediakan berbagai fasilitas di Tasik Nambus yang berada di tengah hutan lindung ini. Disana tersedia gazebo pengunjung sebanyak enam unit, rumah pohon satu unit dan gazebo VIP dua unit, dan MCK tempat berganti pakaian.

Festival turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Pariwisata Riau, Plt Kepala UPT KPH Tebingtinggi, Arif Hendratmo, Asisten III Setdakab Kepulauan Meranti, Rosdaner, Kepala Disparpora Kepulauan Meranti, Rizki Hidayat, dan pejabat lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Disparpora Kepulauan Meranti, Rizki Hidayat mengatakan Tasik Nambus sudah banyak mengalami perubahan sebagai salah satu tempat tujuan wisata.

"Tasik Nambus sudah banyak berubah semenjak dikelola oleh Pokdarwis Laskar Merah Putih. Ini akan kita jadikan destinasi pariwisata dan wisata unggulan di Kepulauan Meranti, untuk itu mari sama-sama kita lestarikan, dan jaga lingkungannya," kata Rizki.

Dikatakan, Tasik Nambus menjadi kesempatan bagus bagi pengelola untuk membawa wisatawan yang ingin datang untuk menikmati keindahan alam.

"Ini menjadi tujuan bagi wisatawan asing, dimana di Meranti sudah terkenal dengan festival perang air yang dikunjungi ribuan wisatawan. Untuk itu, ini menjadi kesempatan pengelola untuk membawa wisatawan datang kesini," ujarnya.

Rizki juga mengingatkan kepada kepala desa untuk membina masyarakatnya dengan mengembangkan ekonomi kreatif sesuai dengan kearifan lokal.

"Ini satu peluang bagaimana bisa menjual ini kepada wisatawan. Kepada kepala desa jangan sia-sia kan kesempatan ini, ayo bina masyarakat dengan mengembangkan ekonomi kreatif sesuai dengan kearifan lokal disini," kata Rizki.

Rizki berharap, kedepannya destinasi ini terus dikembangkan dengan berbagai inovasi dan atraksi yang menarik.*


Komentar

Artikel Terbaru
Kamis , 28 Mei 2020 : 00:00:00

PekanbaruExpress, Jakarta --Ada penerimaan uang di luar Rp 600.


Rabu , 27 Mei 2020 : 00:00:00

Anggota Ombudsman Laode Ida mengungkapkan alasan mengapa harga.


Rabu , 27 Mei 2020 : 00:00:00

Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI Netty Prasetiyani Heryawan meminta.


Rabu , 27 Mei 2020 : 00:00:00

Satu lagi ecommerce yang digandrungi perempuan, juga datang dari.


Rabu , 27 Mei 2020 : 00:00:00

Sudah hampir 2 bulan, desainer kondang Anne Avantie memproduksi.


Rabu , 27 Mei 2020 : 00:00:00

Bagi seorang pekerja kreatif yang workaholic, alias pekerja keras.


Selasa , 26 Mei 2020 : 00:00:00
Nama Profesor Jackie Ying mencuat, seiring ditemukannya alat uji.

Kamis , 14 Mei 2020 : 00:00:00
Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah Perpres Nomor 64 Tahun 2020.

Rabu , 23 Oktober 2019 : 00:00:00
PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) berkomitmen mendukung upaya pemerintah.

Rabu , 23 Oktober 2019 : 00:00:00
Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution mengatakan bahwa.