9 Rabiul Akhir 1442 H / Rabu, 25 November 2020
Kader Tak Masuk Kabinet, SBY Akan Pidato Politik Tentukan Sikap Demokrat
politikus | Rabu, 23 Oktober 2019
Editor : | Penulis : okezone.com

ketum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono

Artikel Popular

politik | Sabtu, 21 November 2020

nusantara | Sabtu, 21 November 2020

politik | Sabtu, 21 November 2020

politik | Sabtu, 21 November 2020

politik | Sabtu, 21 November 2020

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Maruf Amin telah mengumumkan susunan Indonesia Kabinet Maju. Di dalamnya pun tak ada kader Partai Demokrat.

Mengenai hal itu, partai Demokrat angka bicara. Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan partainya menghormati keputusan politik Jokowi-Ma’ruf yang tak menyertakan kader partainya dalam jajaran kabinet.

“Demokrat meyakini bahwa keputusan Presiden Jokowi untuk tidak menyertakan Partai Demokrat memilih niat dan tujuan yang baik. Partai Demokrat juga mengerti sepenuhnya bahwa penyusunan kabinet adalah hak dan kewenangan (prerogatif) Presiden yang tidak dapat dipengaruhi oIeh pihak manapun,” kata Hinca dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Rabu (23/10/2019).

Pada prinsipnya, kata Hinca, Partai Demokrat ingin berperan dan berkontribusi agar pemerintahan Presiden Jokowi sukses dalam mengemban amanahnya.

“Tentu saja. Partai Demokrat akan sangat serius memperjuangkan aspirasi rakyat agar rakyat kita, para pemegang kedaulatan yang sejati itu, memiliki masa depan yang Iebih baik, serta mendapatkan kesejahteraan, keadilan, kedamaian dan kebebasan hakiki yang dijamin oleh konstitusi kita,” katanya.

Mengenai dimana posisi partai berlambang mercy itu, papar Hinca, akan ditentukan kemudian pada saatnya. Nantinya Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan menyampaikan secara resmi kepada seluruh jajaran partai, baik di pusat maupun daerah melalui pidato politik.

“Sambil menunggu pidato politik Ketua Umum Partai Demokrat berkaitan dengan posisi serta peran PD lima tahun ke depan, baik dalam kehidupan politik maupun pembangunan bangsa, diinstruksikan sekali lagi agar para kader partai tidak mengeluarkan sikap dan pernyataannya sendiri-sendiri," tuturnya.

Di sisi lain, Partai Demokrat mengucapkan selamat kepada Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin hingga para Menteri yang tergabung dalam jajaran Kabinet.

“Partai Demokrat mendoakan agar Kabinet Presiden Jokowi sukses dalam mengemban tugas-tugasnya, sesuai dengan harapan rakyat dan janji-janji kampanye yang disampaikan dalam Pemilu 2019 yang lalu,” ungkapnya.



Artikel Terbaru
politik | Sabtu, 21 November 2020

Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengkritik langkah TNI terjun langsung menurunkan baliho.


nusantara | Sabtu, 21 November 2020

Penurunan baliho Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab oleh anggota TNI berpotensi.


politik | Sabtu, 21 November 2020

Instrukti Menteri Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penegakkan Protokol Kesehatan untuk.


politik | Sabtu, 21 November 2020

Kementerian Dalam Negeri atau Kemendagri menekankan jika pembubaran ormas merupakan kewenangan.


politik | Sabtu, 21 November 2020

Mantan Kepala BIN, Sutiyoso, turut menanggapi ketegangan di tengah masyarakat yang belakangan.


politikus | Sabtu, 21 November 2020

Tindakan Pangdam Jaya, Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang mengerahkan pasukan untuk.


pelalawan | Jumat, 20 November 2020

Atlit-atlit menembak Provinsi Riau berhasil menyapu bersih medali dalam kejuaraan Nasional.


politik | Kamis, 19 November 2020

Meski dinilai melanggar Ketentuan Pasal 78 Undang undan tentang Pemerintahan Daerah, ternyata.


wajah | Kamis, 19 November 2020

Sejak kecil Felixia Yeap tidak pernah mengenal agama. Hanya nasihat sang ibu ketika dia belum.


pasar | Kamis, 19 November 2020

Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.095 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Kamis.


Penggunaan Sirekap di Pilkada Serentak 2020 Dikritik | Mengapa Saat Tidur Kita Disunnahkan Miring Kanan | Kontribusi Pendapatan Data XL Capai 80 Persen | XL Axiata Pastikan Kemampuan Jaringan Data Meningkat | SKK Migas Gelar Pelatihan Migas untuk Anggota PWI | Guru Ancam Demo Besar Besaran | Dompet Dhuafa Riau-Indragiri Hulu ajak Anak-anak Jangan Takut Berbagi | Ini Dia Daftar Mobil LCGC Terlaris | Waketum DPP PAN, Bara Hasibuan Tolak Mundur | LAM Riau Apresiasi dan Dukung Kinerja KPU |

ketum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono

Kader Tak Masuk Kabinet, SBY Akan Pidato Politik Tentukan Sikap Demokrat

politikus | Rabu, 23 Oktober 2019
Editor : | Penulis : okezone.com

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Maruf Amin telah mengumumkan susunan Indonesia Kabinet Maju. Di dalamnya pun tak ada kader Partai Demokrat.

Mengenai hal itu, partai Demokrat angka bicara. Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan partainya menghormati keputusan politik Jokowi-Ma’ruf yang tak menyertakan kader partainya dalam jajaran kabinet.

“Demokrat meyakini bahwa keputusan Presiden Jokowi untuk tidak menyertakan Partai Demokrat memilih niat dan tujuan yang baik. Partai Demokrat juga mengerti sepenuhnya bahwa penyusunan kabinet adalah hak dan kewenangan (prerogatif) Presiden yang tidak dapat dipengaruhi oIeh pihak manapun,” kata Hinca dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Rabu (23/10/2019).

Pada prinsipnya, kata Hinca, Partai Demokrat ingin berperan dan berkontribusi agar pemerintahan Presiden Jokowi sukses dalam mengemban amanahnya.

“Tentu saja. Partai Demokrat akan sangat serius memperjuangkan aspirasi rakyat agar rakyat kita, para pemegang kedaulatan yang sejati itu, memiliki masa depan yang Iebih baik, serta mendapatkan kesejahteraan, keadilan, kedamaian dan kebebasan hakiki yang dijamin oleh konstitusi kita,” katanya.

Mengenai dimana posisi partai berlambang mercy itu, papar Hinca, akan ditentukan kemudian pada saatnya. Nantinya Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan menyampaikan secara resmi kepada seluruh jajaran partai, baik di pusat maupun daerah melalui pidato politik.

“Sambil menunggu pidato politik Ketua Umum Partai Demokrat berkaitan dengan posisi serta peran PD lima tahun ke depan, baik dalam kehidupan politik maupun pembangunan bangsa, diinstruksikan sekali lagi agar para kader partai tidak mengeluarkan sikap dan pernyataannya sendiri-sendiri," tuturnya.

Di sisi lain, Partai Demokrat mengucapkan selamat kepada Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin hingga para Menteri yang tergabung dalam jajaran Kabinet.

“Partai Demokrat mendoakan agar Kabinet Presiden Jokowi sukses dalam mengemban tugas-tugasnya, sesuai dengan harapan rakyat dan janji-janji kampanye yang disampaikan dalam Pemilu 2019 yang lalu,” ungkapnya.


Artikel Terbaru

politik | Sabtu, 21 November 2020

Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengkritik langkah TNI terjun langsung menurunkan baliho.


nusantara | Sabtu, 21 November 2020

Penurunan baliho Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab oleh anggota TNI berpotensi.


politik | Sabtu, 21 November 2020

Instrukti Menteri Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penegakkan Protokol Kesehatan untuk.


politik | Sabtu, 21 November 2020

Kementerian Dalam Negeri atau Kemendagri menekankan jika pembubaran ormas merupakan kewenangan.


politik | Sabtu, 21 November 2020

Mantan Kepala BIN, Sutiyoso, turut menanggapi ketegangan di tengah masyarakat yang belakangan.


politikus | Sabtu, 21 November 2020

Tindakan Pangdam Jaya, Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang mengerahkan pasukan untuk.


pelalawan | Jumat, 20 November 2020

Atlit-atlit menembak Provinsi Riau berhasil menyapu bersih medali dalam kejuaraan Nasional.


politik | Kamis, 19 November 2020

Meski dinilai melanggar Ketentuan Pasal 78 Undang undan tentang Pemerintahan Daerah, ternyata.


wajah | Kamis, 19 November 2020

Sejak kecil Felixia Yeap tidak pernah mengenal agama. Hanya nasihat sang ibu ketika dia belum.


pasar | Kamis, 19 November 2020

Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.095 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Kamis.