4 Zulhijjah 1443 H / Senin, 4 Juli 2022
Kader Tak Masuk Kabinet, SBY Akan Pidato Politik Tentukan Sikap Demokrat
politikus | Rabu, 23 Oktober 2019
Editor : | Penulis : okezone.com

ketum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Maruf Amin telah mengumumkan susunan Indonesia Kabinet Maju. Di dalamnya pun tak ada kader Partai Demokrat.

Mengenai hal itu, partai Demokrat angka bicara. Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan partainya menghormati keputusan politik Jokowi-Ma’ruf yang tak menyertakan kader partainya dalam jajaran kabinet.

“Demokrat meyakini bahwa keputusan Presiden Jokowi untuk tidak menyertakan Partai Demokrat memilih niat dan tujuan yang baik. Partai Demokrat juga mengerti sepenuhnya bahwa penyusunan kabinet adalah hak dan kewenangan (prerogatif) Presiden yang tidak dapat dipengaruhi oIeh pihak manapun,” kata Hinca dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Rabu (23/10/2019).

Pada prinsipnya, kata Hinca, Partai Demokrat ingin berperan dan berkontribusi agar pemerintahan Presiden Jokowi sukses dalam mengemban amanahnya.

“Tentu saja. Partai Demokrat akan sangat serius memperjuangkan aspirasi rakyat agar rakyat kita, para pemegang kedaulatan yang sejati itu, memiliki masa depan yang Iebih baik, serta mendapatkan kesejahteraan, keadilan, kedamaian dan kebebasan hakiki yang dijamin oleh konstitusi kita,” katanya.

Mengenai dimana posisi partai berlambang mercy itu, papar Hinca, akan ditentukan kemudian pada saatnya. Nantinya Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan menyampaikan secara resmi kepada seluruh jajaran partai, baik di pusat maupun daerah melalui pidato politik.

“Sambil menunggu pidato politik Ketua Umum Partai Demokrat berkaitan dengan posisi serta peran PD lima tahun ke depan, baik dalam kehidupan politik maupun pembangunan bangsa, diinstruksikan sekali lagi agar para kader partai tidak mengeluarkan sikap dan pernyataannya sendiri-sendiri," tuturnya.

Di sisi lain, Partai Demokrat mengucapkan selamat kepada Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin hingga para Menteri yang tergabung dalam jajaran Kabinet.

“Partai Demokrat mendoakan agar Kabinet Presiden Jokowi sukses dalam mengemban tugas-tugasnya, sesuai dengan harapan rakyat dan janji-janji kampanye yang disampaikan dalam Pemilu 2019 yang lalu,” ungkapnya.



Artikel Terbaru
riau | Minggu, 3 Juli 2022

Satu keluarga terdiri dari sopir dan tiga penumpang yang melewati Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang.


riau | Minggu, 3 Juli 2022

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan, mengungkapkan, sebanyak 1.253 orang.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar akan mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo menyikapi Anjlok.


nusantara | Minggu, 3 Juli 2022

Sebanyak 46 warga negara Indonesia atau WNI gagal beribadah haji furoda lantaran ketahuan.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

BPH Migas mengatakan mobil pelat hitam di atas 2.000 cc dilarang membeli BBM jenis.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

Apple memiliki sejumlah gadget anyar yang bakal ditawarkan ke publik mulai September 2022, mulai.


pasar | Jumat, 1 Juli 2022

PT PLN (Persero) menargetkan penambahan pengguna kompor listrik bisa mencapai 300 ribu di tahun.


pekanbaru | Jumat, 1 Juli 2022
.

riau | Jumat, 1 Juli 2022

Penyelesaian persoalan sampah menjadi penanganan prioritas Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru.


riau | Jumat, 1 Juli 2022

Dibukanya Pelabuhan Internasional Dumai-Malaka sejak bulan Mei 2022, Badan Pusat Statistik (BPS).


Jul 2022
04

PT IJA/JCI Sukses Laksanakan Vaksinasi Tahap II | Chevron Berencana PHK 10 Persen Karyawan | Supriati Maju Tanpa Restu Ketua DPD I Golkar Riau | PT IJA/JCI Siap Jadi Pilot Project Sistem Pengamanan Objek Vital | Dari Model, Dokter, ke Jubir Covid | Muhammadiyah Sebut DPR Tak Membela Rakyat | Sabtu, 24 Desa/Kelurahan di Bengkalis Alami Pemadaman |

ketum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono

Kader Tak Masuk Kabinet, SBY Akan Pidato Politik Tentukan Sikap Demokrat

politikus | Rabu, 23 Oktober 2019
Editor : | Penulis : okezone.com

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Maruf Amin telah mengumumkan susunan Indonesia Kabinet Maju. Di dalamnya pun tak ada kader Partai Demokrat.

Mengenai hal itu, partai Demokrat angka bicara. Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan partainya menghormati keputusan politik Jokowi-Ma’ruf yang tak menyertakan kader partainya dalam jajaran kabinet.

“Demokrat meyakini bahwa keputusan Presiden Jokowi untuk tidak menyertakan Partai Demokrat memilih niat dan tujuan yang baik. Partai Demokrat juga mengerti sepenuhnya bahwa penyusunan kabinet adalah hak dan kewenangan (prerogatif) Presiden yang tidak dapat dipengaruhi oIeh pihak manapun,” kata Hinca dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Rabu (23/10/2019).

Pada prinsipnya, kata Hinca, Partai Demokrat ingin berperan dan berkontribusi agar pemerintahan Presiden Jokowi sukses dalam mengemban amanahnya.

“Tentu saja. Partai Demokrat akan sangat serius memperjuangkan aspirasi rakyat agar rakyat kita, para pemegang kedaulatan yang sejati itu, memiliki masa depan yang Iebih baik, serta mendapatkan kesejahteraan, keadilan, kedamaian dan kebebasan hakiki yang dijamin oleh konstitusi kita,” katanya.

Mengenai dimana posisi partai berlambang mercy itu, papar Hinca, akan ditentukan kemudian pada saatnya. Nantinya Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan menyampaikan secara resmi kepada seluruh jajaran partai, baik di pusat maupun daerah melalui pidato politik.

“Sambil menunggu pidato politik Ketua Umum Partai Demokrat berkaitan dengan posisi serta peran PD lima tahun ke depan, baik dalam kehidupan politik maupun pembangunan bangsa, diinstruksikan sekali lagi agar para kader partai tidak mengeluarkan sikap dan pernyataannya sendiri-sendiri," tuturnya.

Di sisi lain, Partai Demokrat mengucapkan selamat kepada Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin hingga para Menteri yang tergabung dalam jajaran Kabinet.

“Partai Demokrat mendoakan agar Kabinet Presiden Jokowi sukses dalam mengemban tugas-tugasnya, sesuai dengan harapan rakyat dan janji-janji kampanye yang disampaikan dalam Pemilu 2019 yang lalu,” ungkapnya.


Artikel Terbaru

riau | Minggu, 3 Juli 2022

Satu keluarga terdiri dari sopir dan tiga penumpang yang melewati Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang.


riau | Minggu, 3 Juli 2022

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan, mengungkapkan, sebanyak 1.253 orang.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar akan mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo menyikapi Anjlok.


nusantara | Minggu, 3 Juli 2022

Sebanyak 46 warga negara Indonesia atau WNI gagal beribadah haji furoda lantaran ketahuan.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

BPH Migas mengatakan mobil pelat hitam di atas 2.000 cc dilarang membeli BBM jenis.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

Apple memiliki sejumlah gadget anyar yang bakal ditawarkan ke publik mulai September 2022, mulai.


pasar | Jumat, 1 Juli 2022

PT PLN (Persero) menargetkan penambahan pengguna kompor listrik bisa mencapai 300 ribu di tahun.


pekanbaru | Jumat, 1 Juli 2022
.

riau | Jumat, 1 Juli 2022

Penyelesaian persoalan sampah menjadi penanganan prioritas Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru.


riau | Jumat, 1 Juli 2022

Dibukanya Pelabuhan Internasional Dumai-Malaka sejak bulan Mei 2022, Badan Pusat Statistik (BPS).