16 Zulqaidah 1441 H / Selasa, 7 Juli 2020
Profesor Ying Si Penemu Rapid Test Putuskan Berhijab
wajah | Selasa, 26 Mei 2020
Editor : Repes | Penulis : Antique Putra
Profesor Ying, penemu Rapid Test. [/sahijab]

Nama Profesor Jackie Ying mencuat, seiring ditemukannya alat uji COVID-19 tercepat atau rapid test pada tahun ini. Ying adalah pimpinan Lab NanoBio, perusahaan sains, teknologi, dan penelitian yang menemukan alat rapid test tersebut.

Seperti dikutip Sahijab dari laman Republika, Ying ternyata adalah seorang mualaf. Dia lahir di Taiwan pada 1966. Pada usia tujuh tahun, ia dan keluarganya pindah ke Singapura. Ayahnya seorang dosen Sastra China, di Nanyang University.

Sejak kecil, ia sangat menyukai ilmu pengetahuan, khususnya ilmu kimia. Namun, informasi soal kehidupan pribadinya tidak tersentuh.

Namun, dalam beberapa kali, profesor Ying mengisi program inspirasi di mana ia berbagi pengalaman tentang perubahan dan prestasi. Termasuk, bagaimana ia memilih Islam. Profesor Ying mengaku awalnya, selain bekerja hanya sedikit hal yang ia lakukan. Seperti mengajak putrinya ke taman.

Seiring perjalanan waktu, ada perubahan dalam hidupnya. Ia mengenal agama melalui teman baiknya saat belajar di Raffles Girls School. Barulah, pada usia 30 tahun, dia mulai membaca soal agama Islam. Dalam kesimpulannya, menurut Profesor Ying, Islam merupakan agama yang sederhana dan masuk akal.

Ketika menjadi Muslim, Profesor Ying mengaku tak ada reaksi negatif. Namun, koleganya tidak menghiraukan perubahan itu. Yang pasti, koleganya tidak lagi melihat sosok Profesor Ying yang tidak percaya dengan adanya Sang Pencipta di balik sistematika biologis kehidupan. Namun, seorang yang meyakini ada sesuatu yang Maha Besar di balik sistem kehidupan.

Setelah menjadi Muslim, Profesor Ying akhirnya bisa melaksanakan umroh. Sepulangnya dari umroh, dia mulai mengenakan hijab.

Sejak menjadi Muslim, Profesor Ying sangat aktif berdakwah di Yayasan Mandaki. Yayasan ini memiliki tujuan membantu pengembangan sumber daya komunitas Muslim Melayu di Singapura.

Kini, ia menjadi salah satu mentor di bawah Mendaki Project. Anak didik, di mana ia menjadi mentor, atau pemuda Muslim terinspirasi dan berniat masuk ke bidang Sains, ia memberi mereka kesempatan untuk membenamkan diri dalam proyek-proyek penelitian yang dilakukan di laboratoriumnya. [hijab]



Artikel Terbaru
pasar, Selasa, 7 Juli 2020

Pekan ini, Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 8 – 14 Juli  di tingkat.


meranti, Selasa, 7 Juli 2020

Pesisir Pulau Rangsang, Kepulaun Meranti, Provinsi Riau, terjadi karhutla lagi. Titik api berada tidak.


nusantara, Selasa, 7 Juli 2020

Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) berdiri di saat dunia pers sedang risau dan galau hebat seiring.


olahraga, Senin, 6 Juli 2020

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Roni Rakhmat mengatakan penyelenggaraan Tour de Siak tahun ini.


wajah, Senin, 6 Juli 2020

Aktris Bolliwood, Priyanka Chopra terus melambungkan namanya di kancah film Hollywood. Kini, istri Nick.


hukum, Senin, 6 Juli 2020

Seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Bukit Tinggi, Sumatera Barat yang diduga mengendalikan.


hukum, Senin, 6 Juli 2020

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Yan Prana Jaya Indra Rasyid, Senin (6/7), pukul.


pekanbaru, Senin, 6 Juli 2020

Seekor bayi Gajah jantan hasil perkawinan Gajah binaan di Taman Wisata.


hukum, Minggu, 5 Juli 2020

Forum Pondok Pesantren (FPP) Priangan Timur menyesalkan pernyataan Denny Siregar yang menulis penyataan.


mancanegara, Jumat, 3 Juli 2020

Sebuah video yang beredar baru-baru ini membuat netizen sedih sekaligus marah. Video yang menggegerkan di.