16 Zulqaidah 1441 H / Selasa, 7 Juli 2020
PSBB Tahap III di Sumbar hingga 7 Juni, kecuali Bukittinggi
nusantara | Kamis, 28 Mei 2020
Editor : Des Jamran | Penulis : Jeka Kampai
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno

PEKANBARUEXPRESS, JAKARTA - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayahnya untuk menekan penyebaran virus Corona (COVID-19). PSBB yang kini masuk tahap III itu akan berlangsung hingga 7 Juni mendatang.

"Kami sampai pada kesimpulan untuk melanjutkan PSBB. Tapi PSBB kali ini hanya di 18 daerah, kecuali Bukittinggi. Kota Bukittinggi sudah tidak melanjutkan PSBB karena sudah siap menerapkan skenario new normal," kata Gubernur Irwan Prayitno kepada wartawan seusai pertemuan virtual dengan seluruh bupati dan wali kota, Kamis (28/5/2020).

Irwan kemudian mengatakan khusus Bukittinggi diizinkan melanjutkan tahapan skenario kehidupan normal yang baru atau new normal. Ia menjelaskan salah satu alasan perpanjangan PSBB di Sumbar adalah reproduction number kasus Corona di di wilayahnya hari ini berada di angka 1,06. Karena reproduction number kasus Corona masih di atas angka 1, belum memenuhi syarat untuk new normal.

"Secara provinsi, RT kita masih di atas 1. Kalau beberapa kabupaten/kota memang ada yang sudah berada di bawah 1," jelas dia.

Irwan menambahkan ada empat penekanan yang dilakukan dalam perpanjangan PSBB kali ini. Penekanan pertama adalah melakukan persiapan dan pelaksanaan tahap-tahap menuju new normal dengan melakukan pengurangan pembatasan-pembatasan selama PSBB.

Penekanan ketiga pada pelaksanaan PSBB lanjutan di Sumbar ini ialah memaksimalkan sistem kesehatan, seperti rumah sakit, laboratorium, dan semua kelengkapan di dalamnya untuk menangani kasus Corona. Termasuk kegiatan menekan angka penularan Corona, seperti melakukan tracking, melakukan uji swab, isolasi, sampai perawatan.

"Jadi kita terus mengendalikan penyebaran COVID dengan memaksimalkan kerja-kerja kesehatan," ucap Irwan Prayitno.

Pemprov Sumbar juga mendukung kabupaten dan kota yang akan menerapkan skenario new normal, seperti Kota Bukittinggi. Dengan syarat mematuhi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 328 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease (COVID-19) di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi dan SK Mendagri Nomor 440-830 tentang pedoman tatanan normal baru produktif dan aman./Detik.com



Artikel Terbaru
pasar, Selasa, 7 Juli 2020

Pekan ini, Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 8 – 14 Juli  di tingkat.


meranti, Selasa, 7 Juli 2020

Pesisir Pulau Rangsang, Kepulaun Meranti, Provinsi Riau, terjadi karhutla lagi. Titik api berada tidak.


nusantara, Selasa, 7 Juli 2020

Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) berdiri di saat dunia pers sedang risau dan galau hebat seiring.


olahraga, Senin, 6 Juli 2020

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Roni Rakhmat mengatakan penyelenggaraan Tour de Siak tahun ini.


wajah, Senin, 6 Juli 2020

Aktris Bolliwood, Priyanka Chopra terus melambungkan namanya di kancah film Hollywood. Kini, istri Nick.


hukum, Senin, 6 Juli 2020

Seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Bukit Tinggi, Sumatera Barat yang diduga mengendalikan.


hukum, Senin, 6 Juli 2020

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Yan Prana Jaya Indra Rasyid, Senin (6/7), pukul.


pekanbaru, Senin, 6 Juli 2020

Seekor bayi Gajah jantan hasil perkawinan Gajah binaan di Taman Wisata.


hukum, Minggu, 5 Juli 2020

Forum Pondok Pesantren (FPP) Priangan Timur menyesalkan pernyataan Denny Siregar yang menulis penyataan.


mancanegara, Jumat, 3 Juli 2020

Sebuah video yang beredar baru-baru ini membuat netizen sedih sekaligus marah. Video yang menggegerkan di.