23 Zulqaidah 1441 H / Selasa, 14 Juli 2020
Bandingkan Korban Covid-19 dengan Lakalantas
Pernyataan Mahfud MD Menuai Kritikan
politik | Kamis, 28 Mei 2020
Editor : Redpes | Penulis : Ali Mansur
Anggota Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay

Pekanbaruexpress.com, JAKARTA - Pernyataan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD kembali menuai polemik. Kali ini Mahfud membandingkan angka kematian akibat Covid-19 lebih kecil dibandingkan kecelakaan lalu lintas (laka). Mahfud juga meminta masyarakat tidak takut berlebihan terhadap pandemi Covid-19 meksi jangan pula meremehkan.

Anggota Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay, menilai bahwa pernyataan Mahfud itu kurang bijak jika dikaitkan dengan penanganan Covid-19 di Indonesia. Selain itu, perbandingan kematian akibat kecelakaan lalu lintas dengan kecelakaan akibat Covid-19 juga dinilai tidak tepat.


“Kenapa tidak sekalian dibandingkan dengan kematian akibat Perang Dunia II? Kematian akibat perang dunia pasti jauh lebih banyak," kata Saleh dalam pesan singkatnya kepada Republika.co.id, Kamis (28/5).


Menurut Saleh, pernyataan Mahfud mengindikasikan beberapa hal. Pertama, pemerintah terkesan sudah tidak mampu melawan penyebaran Covid-19. Padahal, pemerintah sudah melakukan banyak upaya. Namun, upaya-upaya itu ternyata belum mampu mengontrol laju penyebaran Covid-19. Karena itu, masyarakat yang diminta untuk tidak takut berlebihan.

Kedua, pemerintah saat ini memang sedang membangun kesadaran baru masyarakat untuk kembali menjalani kehidupan sebagaimana biasa. "Ini diperlukan agar roda perekonomian kembali berjalan normal. Sebab, kebijakan PSBB yang diterapkan selama ini secara nyata berdampak langsung pada perekonomian di tingkat nasional, bahkan global," ungkap politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Kemudian, indikasi ketiga, Saleh menilai bahwa pemerintah menjadikan penyelamatan ekonomi sebagai prioritas utama. Sementara itu, penanganan Covid-19 hanya akan dilakukan sebagaimana penanganan penyakit-penyakit menular lain yang ada di Indonesia.

Hal ini tentu bertentangan dengan keputusan pemerintah terdahulu yang telah menjadikan Covid-19 sebagai bencana nasional. Gugus tugas pun menegaskan bahwa status bencana nasional itu belum berakhir.

“Kalau Pak Mahfud meminta agar masyarakat tidak takut berlebihan, lalu kenapa sejak awal ini ditetapkan sebagai bencana nasional? Bukankah suatu bencana, apalagi itu statusnya bencana nasional, sangat wajar ditakuti dan dikhawatirkan?" kata Saleh.

Selanjutnya, Saleh mendesak agar para pejabat pemerintah lebih bijak dalam memberikan pernyataan. Dengan begitu, masyarakat tetap punya optimisme dalam melawan corona.  Optimisme dan semangat masyarakat harus tetap dibangun. Sebab, dengan mereka dan bersama merekalah perlawanan terhadap corona ini dapat dilakukan.

Sebelumnya, Mahfud menegaskan, Covid-19 jangan dianggap enteng, tetapi juga tidak perlu ditakuti secara berlebihan. Ia mengatakan, rata-rata jumlah kematian yang disebabkan Covid-19 masih lebih kecil dari rata-rata jumlah kematian akibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

"Saudara jangan anggap enteng corona, tapi juga jangan takut betul," ungkap Mahfud dalam kegiatan halal bihalal Idul Fitri Keluarga Besar Universitas Sebelas Maret secara daring, Selasa (26/5). [*]

Sumber: republika.co.id



Artikel Terbaru
rohil, Selasa, 14 Juli 2020

Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hilir (Rohil) laksanakan pemusnahan Barang Bukti (BB) tindak Pidana Umum.


pekanbaru, Selasa, 14 Juli 2020

Tak terima dibayar 'kencan tidur'  dengan uang palsu Rp850 ribu, RP alias Riau (33).


pekanbaru, Kamis, 9 Juli 2020

SKK Migas Perwakilan Sumbagut bersama KKKS wilayah Riau, Kamis (9/7/2020) menyerahkan ratusan paket.


pasar, Selasa, 7 Juli 2020

Pekan ini, Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 8 – 14 Juli  di tingkat.


meranti, Selasa, 7 Juli 2020

Pesisir Pulau Rangsang, Kepulaun Meranti, Provinsi Riau, terjadi karhutla lagi. Titik api berada tidak.


nusantara, Selasa, 7 Juli 2020

Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) berdiri di saat dunia pers sedang risau dan galau hebat seiring.


olahraga, Senin, 6 Juli 2020

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Roni Rakhmat mengatakan penyelenggaraan Tour de Siak tahun ini.


wajah, Senin, 6 Juli 2020

Aktris Bolliwood, Priyanka Chopra terus melambungkan namanya di kancah film Hollywood. Kini, istri Nick.


hukum, Senin, 6 Juli 2020

Seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Bukit Tinggi, Sumatera Barat yang diduga mengendalikan.


hukum, Senin, 6 Juli 2020

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Yan Prana Jaya Indra Rasyid, Senin (6/7), pukul.