4 Zulhijjah 1443 H / Senin, 4 Juli 2022
Lakukan Restrukturisasi
Chevron Berencana PHK 10 Persen Karyawan
mancanegara | Sabtu, 30 Mei 2020
Editor : Redpes | Penulis : Adinda Pryanka

Chevron. [Int]

 CALIFORNIA - Perusahaan minyak dunia Chevron Corporation akan memangkas 10-15 persen tenaga kerja di seluruh dunia, atau sekitar 4.500 hingga 6.750 pekerja. Langkah ini sebagai bagian dari restrukturisasi yang sedang berlangsung di internal produsen minyak terbesar kedua Amerika Serikat (AS) tersebut.

Sebelumnya, seperti dilansir Reuters, Kamis (28/5), Chevron mengungkapkan kebijakan pengurangan pengeluaran tahunan hingga 30 persen. Chevron juga menyebutkan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) di tengah penurunan tajam harga minyak tahun ini dan permintaan yang lebih rendah untuk minyak dan gas akibat pandemi Covid-19.

Secara luas, Chevron dipandang sebagai perusahaan dengan standar keuangan yang disiplin di industri minyak. Mereka juga dikenal pertama kali melakukan pemotongan anggaran secara signifikan seiring anjloknya permintaan minyak.

Tahun lalu, Chevron mengabaikan tawaran pengambilalihan untuk Anadarko Petroleum Corp karena tidak ingin terlibat perang penawaran dengan Occidental Petroleum Corp. Chevron mengantongi break fee (penalti) 1 miliar dolar AS, sementara Occidental harus menghadapi kemarahan investor karena kesepakatan yang tidak tepat waktu.

Chevron yang memiliki 45 ribu karyawan, memperkirakan akan menghapus sekitar 10 persen hingga 15 persen dari total staf di tingkat global. "Untuk menyamakan tingkat aktivitas yang kami perkirakan," kata juru bicara Veronica Flores-Paniagua.

Ia menambahkan, pemutusan hubungan kerja terhadap ribuan pekerja tersebut dilakukan untuk mengatasi kondisi pasar sekarang dengan dampak berbeda-beda pada tiap unit bisnis dan wilayah. Sebagian besar pengurangan akan dilakukan tahun ini.

"Ini keputusan yang sangat sulit, kami tidak menganggapnya enteng," kata Flores-Paniagua.

Berdasarkan catatan dari Presiden Eksekutif Chevron Joseph Geagea yang dilihat Reuters, perusahaan akan kembali melakukan seleksi pekerja pada bulan depan. Ia memastikan, tambahan pesangon, subsidi tunjangan medis dan layanan pendidikan akan tersedia untuk karyawan Chevron Amerika yang kehilangan posisi mereka.

Rencana pemangkasan lapangan kerja yang diusulkan Chevron sejalan dengan kinerja perusahaan minyak dan banyak produsen kecil yang mengalami kejatuhan harga saat ini. "Sebagian besar perusahaan akan memotong, minimal 10 persen dari staf," kata analis energi di Edward Jones, Jennifer Rowland.

Harga minyak mentah Amerika Serikat hampir berkurang setengahnya pada tahun ini menjadi sekitar 33 dolar AS per barel. Pandemi Covid-19 telah memangkas permintaan terhadpa industri perjalanan yang menyebabkan pengurangan permintaan minyak sebanyak 2 juta barel per hari.

Pada bulan ini, Chevron mengatakan, akan mengurangi produksi minyak serpih AS yang direncanakan sekitar 125 ribu barel per hari.

Sementara itu, produsen minyak nomor satu AS Exxon Mobil Corp mengatakan belum mengambil langkah untuk mengurangi tenaga kerjanya. Exxon hanya akan memangkas pengeluaran hingga 30 persen tahun ini.

"Hari ini, kami tidak punya rencana PHK," tutur Direktur Eksekutif Darren Woods dalam pertemuan pemegang saham tahunan, Rabu (27/5). [/]

Sumber: Republika.co.id



Artikel Terbaru
riau | Minggu, 3 Juli 2022

Satu keluarga terdiri dari sopir dan tiga penumpang yang melewati Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang.


riau | Minggu, 3 Juli 2022

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan, mengungkapkan, sebanyak 1.253 orang.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar akan mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo menyikapi Anjlok.


nusantara | Minggu, 3 Juli 2022

Sebanyak 46 warga negara Indonesia atau WNI gagal beribadah haji furoda lantaran ketahuan.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

BPH Migas mengatakan mobil pelat hitam di atas 2.000 cc dilarang membeli BBM jenis.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

Apple memiliki sejumlah gadget anyar yang bakal ditawarkan ke publik mulai September 2022, mulai.


pasar | Jumat, 1 Juli 2022

PT PLN (Persero) menargetkan penambahan pengguna kompor listrik bisa mencapai 300 ribu di tahun.


pekanbaru | Jumat, 1 Juli 2022
.

riau | Jumat, 1 Juli 2022

Penyelesaian persoalan sampah menjadi penanganan prioritas Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru.


riau | Jumat, 1 Juli 2022

Dibukanya Pelabuhan Internasional Dumai-Malaka sejak bulan Mei 2022, Badan Pusat Statistik (BPS).


Jul 2022
04

Supriati Maju Tanpa Restu Ketua DPD I Golkar Riau | PT IJA/JCI Siap Jadi Pilot Project Sistem Pengamanan Objek Vital | PT IJA/JCI Sukses Laksanakan Vaksinasi Tahap II | Dari Model, Dokter, ke Jubir Covid | Muhammadiyah Sebut DPR Tak Membela Rakyat | Sabtu, 24 Desa/Kelurahan di Bengkalis Alami Pemadaman | Minang Marentak; Saling Berwasiat dengan Ade Armando |

Chevron. [Int]

Lakukan Restrukturisasi

Chevron Berencana PHK 10 Persen Karyawan

mancanegara | Sabtu, 30 Mei 2020
Editor : Redpes | Penulis : Adinda Pryanka

 CALIFORNIA - Perusahaan minyak dunia Chevron Corporation akan memangkas 10-15 persen tenaga kerja di seluruh dunia, atau sekitar 4.500 hingga 6.750 pekerja. Langkah ini sebagai bagian dari restrukturisasi yang sedang berlangsung di internal produsen minyak terbesar kedua Amerika Serikat (AS) tersebut.

Sebelumnya, seperti dilansir Reuters, Kamis (28/5), Chevron mengungkapkan kebijakan pengurangan pengeluaran tahunan hingga 30 persen. Chevron juga menyebutkan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) di tengah penurunan tajam harga minyak tahun ini dan permintaan yang lebih rendah untuk minyak dan gas akibat pandemi Covid-19.

Secara luas, Chevron dipandang sebagai perusahaan dengan standar keuangan yang disiplin di industri minyak. Mereka juga dikenal pertama kali melakukan pemotongan anggaran secara signifikan seiring anjloknya permintaan minyak.

Tahun lalu, Chevron mengabaikan tawaran pengambilalihan untuk Anadarko Petroleum Corp karena tidak ingin terlibat perang penawaran dengan Occidental Petroleum Corp. Chevron mengantongi break fee (penalti) 1 miliar dolar AS, sementara Occidental harus menghadapi kemarahan investor karena kesepakatan yang tidak tepat waktu.

Chevron yang memiliki 45 ribu karyawan, memperkirakan akan menghapus sekitar 10 persen hingga 15 persen dari total staf di tingkat global. "Untuk menyamakan tingkat aktivitas yang kami perkirakan," kata juru bicara Veronica Flores-Paniagua.

Ia menambahkan, pemutusan hubungan kerja terhadap ribuan pekerja tersebut dilakukan untuk mengatasi kondisi pasar sekarang dengan dampak berbeda-beda pada tiap unit bisnis dan wilayah. Sebagian besar pengurangan akan dilakukan tahun ini.

"Ini keputusan yang sangat sulit, kami tidak menganggapnya enteng," kata Flores-Paniagua.

Berdasarkan catatan dari Presiden Eksekutif Chevron Joseph Geagea yang dilihat Reuters, perusahaan akan kembali melakukan seleksi pekerja pada bulan depan. Ia memastikan, tambahan pesangon, subsidi tunjangan medis dan layanan pendidikan akan tersedia untuk karyawan Chevron Amerika yang kehilangan posisi mereka.

Rencana pemangkasan lapangan kerja yang diusulkan Chevron sejalan dengan kinerja perusahaan minyak dan banyak produsen kecil yang mengalami kejatuhan harga saat ini. "Sebagian besar perusahaan akan memotong, minimal 10 persen dari staf," kata analis energi di Edward Jones, Jennifer Rowland.

Harga minyak mentah Amerika Serikat hampir berkurang setengahnya pada tahun ini menjadi sekitar 33 dolar AS per barel. Pandemi Covid-19 telah memangkas permintaan terhadpa industri perjalanan yang menyebabkan pengurangan permintaan minyak sebanyak 2 juta barel per hari.

Pada bulan ini, Chevron mengatakan, akan mengurangi produksi minyak serpih AS yang direncanakan sekitar 125 ribu barel per hari.

Sementara itu, produsen minyak nomor satu AS Exxon Mobil Corp mengatakan belum mengambil langkah untuk mengurangi tenaga kerjanya. Exxon hanya akan memangkas pengeluaran hingga 30 persen tahun ini.

"Hari ini, kami tidak punya rencana PHK," tutur Direktur Eksekutif Darren Woods dalam pertemuan pemegang saham tahunan, Rabu (27/5). [/]

Sumber: Republika.co.id


Artikel Terbaru

riau | Minggu, 3 Juli 2022

Satu keluarga terdiri dari sopir dan tiga penumpang yang melewati Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang.


riau | Minggu, 3 Juli 2022

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan, mengungkapkan, sebanyak 1.253 orang.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar akan mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo menyikapi Anjlok.


nusantara | Minggu, 3 Juli 2022

Sebanyak 46 warga negara Indonesia atau WNI gagal beribadah haji furoda lantaran ketahuan.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

BPH Migas mengatakan mobil pelat hitam di atas 2.000 cc dilarang membeli BBM jenis.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

Apple memiliki sejumlah gadget anyar yang bakal ditawarkan ke publik mulai September 2022, mulai.


pasar | Jumat, 1 Juli 2022

PT PLN (Persero) menargetkan penambahan pengguna kompor listrik bisa mencapai 300 ribu di tahun.


pekanbaru | Jumat, 1 Juli 2022
.

riau | Jumat, 1 Juli 2022

Penyelesaian persoalan sampah menjadi penanganan prioritas Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru.


riau | Jumat, 1 Juli 2022

Dibukanya Pelabuhan Internasional Dumai-Malaka sejak bulan Mei 2022, Badan Pusat Statistik (BPS).