18 Syawwal 1443 H / Jumat, 20 Mei 2022
Gajah Tunggal Berhasil Dievakuasi di Desa Melayu Besar
rohil | Senin, 27 Juli 2020
Editor : A Pitra Jaya | Penulis : PE

Evakuasi Gajah Tunggal di Desa Melayu Besar, Kecamatan Tanah Putih, Rokan Hilir (Foto: BBKSDA Riau)

PEKANBARUEXPRESS(ROKANHILIR)- Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama yayasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Wildlife Conservation Indonesia, Kepolisian dan masyarakat,  Minggu lalu (26/7-2020) berhasil melakukan evakuasi terhadap Gajah tunggal, di Desa Melayu Besar, Kecamatan Tanah Putih  Kabupaten Rokan Hilir.

Survey dan evakuasi terhadap Gajah tunggal yang dilakukan sejak tanggal 22 Juli itu dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan individu, peluang berkembang biak, dan menghentikan konflik yang terjadi dengan manusia.

"Gajah tunggal berhasil dievakuasi pada, Ahad (26/7) sekitar pukul 03.00 WIB dengan menggunakan 2 (dua) ekor Gajah jinak yaitu Bankin dan Indah,"ujar Kepala BBKSDA Riau Suharyono, Senin (27/7).

Selanjutnya, Gajah tunggal tersebut dibawa ke Pusat Latihan Gajah (PLG) Sebanga untuk pemeriksaan medis dan pemantauan perilaku. "Kegiatan pelepasliaran (Release) langsung setelah evakuasi tidak dimungkinkan karena perilaku Gajah yang agak jinak dikhawatirkan tidak dapat eksis lagi di alam dan menimbulkan konflik baru dengan manusia,"jelasnya. 
   
Sebelumnya, hasil survey populasi kantong Gajah sumatera yang dilakukan Balai Besar KSDA Riau bersama mitra pada tahun 2018 menunjukan bahwa masih terdapat populasi Gajah sebanyak 1 ekor di kantong Gajah Rokan Hilir dikutip di riaupos. Co. 

 "Berdasarkan hasil identifikasi, 1 (satu) ekor Gajah berjenis kelamin betina memiliki bobot lebih dari 4 ton dan diperkirakan berumur 50 tahun,"pungkasnya.



Artikel Terbaru
pekanbaru | Kamis, 19 Mei 2022

Menjelang akhir masa jabatan (AMJ) Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru Firdaus-Ayat, sejumlah.


pelalawan | Kamis, 19 Mei 2022

Bupati Pelalawan H Zukri Misran menyurati Presiden Joko Widodo. Ia meminta presiden agar.


riau | Kamis, 19 Mei 2022

Dalam acara sosialisasi penerima bantuan bagi usaha mikro bersumber dari dana anggaran.


pekanbaru | Kamis, 19 Mei 2022

Wali Kota Pekanbaru Dr. H. Firdaus mendapat penghargaan atas komitmen dan dukungan dalam.


riau | Kamis, 19 Mei 2022

Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 18 sampai 24 Mei 2022 mengalami kenaikkan.



nusantara | Kamis, 19 Mei 2022
.

nusantara | Kamis, 19 Mei 2022

Penceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) merespons santai tudingan Singapura yang menganggapnya pro.


pasar | Kamis, 19 Mei 2022

Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite tidak.


nusantara | Selasa, 17 Mei 2022

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk melonggarkan kebijakan penggunaan masker..


Mei 2022
20


Evakuasi Gajah Tunggal di Desa Melayu Besar, Kecamatan Tanah Putih, Rokan Hilir (Foto: BBKSDA Riau)

Gajah Tunggal Berhasil Dievakuasi di Desa Melayu Besar

rohil | Senin, 27 Juli 2020
Editor : A Pitra Jaya | Penulis : PE

PEKANBARUEXPRESS(ROKANHILIR)- Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama yayasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Wildlife Conservation Indonesia, Kepolisian dan masyarakat,  Minggu lalu (26/7-2020) berhasil melakukan evakuasi terhadap Gajah tunggal, di Desa Melayu Besar, Kecamatan Tanah Putih  Kabupaten Rokan Hilir.

Survey dan evakuasi terhadap Gajah tunggal yang dilakukan sejak tanggal 22 Juli itu dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan individu, peluang berkembang biak, dan menghentikan konflik yang terjadi dengan manusia.

"Gajah tunggal berhasil dievakuasi pada, Ahad (26/7) sekitar pukul 03.00 WIB dengan menggunakan 2 (dua) ekor Gajah jinak yaitu Bankin dan Indah,"ujar Kepala BBKSDA Riau Suharyono, Senin (27/7).

Selanjutnya, Gajah tunggal tersebut dibawa ke Pusat Latihan Gajah (PLG) Sebanga untuk pemeriksaan medis dan pemantauan perilaku. "Kegiatan pelepasliaran (Release) langsung setelah evakuasi tidak dimungkinkan karena perilaku Gajah yang agak jinak dikhawatirkan tidak dapat eksis lagi di alam dan menimbulkan konflik baru dengan manusia,"jelasnya. 
   
Sebelumnya, hasil survey populasi kantong Gajah sumatera yang dilakukan Balai Besar KSDA Riau bersama mitra pada tahun 2018 menunjukan bahwa masih terdapat populasi Gajah sebanyak 1 ekor di kantong Gajah Rokan Hilir dikutip di riaupos. Co. 

 "Berdasarkan hasil identifikasi, 1 (satu) ekor Gajah berjenis kelamin betina memiliki bobot lebih dari 4 ton dan diperkirakan berumur 50 tahun,"pungkasnya.


Artikel Terbaru

pekanbaru | Kamis, 19 Mei 2022

Menjelang akhir masa jabatan (AMJ) Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru Firdaus-Ayat, sejumlah.


pelalawan | Kamis, 19 Mei 2022

Bupati Pelalawan H Zukri Misran menyurati Presiden Joko Widodo. Ia meminta presiden agar.


riau | Kamis, 19 Mei 2022

Dalam acara sosialisasi penerima bantuan bagi usaha mikro bersumber dari dana anggaran.


pekanbaru | Kamis, 19 Mei 2022

Wali Kota Pekanbaru Dr. H. Firdaus mendapat penghargaan atas komitmen dan dukungan dalam.


riau | Kamis, 19 Mei 2022

Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 18 sampai 24 Mei 2022 mengalami kenaikkan.



nusantara | Kamis, 19 Mei 2022
.

nusantara | Kamis, 19 Mei 2022

Penceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) merespons santai tudingan Singapura yang menganggapnya pro.


pasar | Kamis, 19 Mei 2022

Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite tidak.


nusantara | Selasa, 17 Mei 2022

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk melonggarkan kebijakan penggunaan masker..