25 Jumadil Akhir 1443 H / Sabtu, 29 Januari 2022
Gajah Tunggal Berhasil Dievakuasi di Desa Melayu Besar
rohil | Senin, 27 Juli 2020
Editor : A Pitra Jaya | Penulis : PE

Evakuasi Gajah Tunggal di Desa Melayu Besar, Kecamatan Tanah Putih, Rokan Hilir (Foto: BBKSDA Riau)

PEKANBARUEXPRESS(ROKANHILIR)- Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama yayasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Wildlife Conservation Indonesia, Kepolisian dan masyarakat,  Minggu lalu (26/7-2020) berhasil melakukan evakuasi terhadap Gajah tunggal, di Desa Melayu Besar, Kecamatan Tanah Putih  Kabupaten Rokan Hilir.

Survey dan evakuasi terhadap Gajah tunggal yang dilakukan sejak tanggal 22 Juli itu dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan individu, peluang berkembang biak, dan menghentikan konflik yang terjadi dengan manusia.

"Gajah tunggal berhasil dievakuasi pada, Ahad (26/7) sekitar pukul 03.00 WIB dengan menggunakan 2 (dua) ekor Gajah jinak yaitu Bankin dan Indah,"ujar Kepala BBKSDA Riau Suharyono, Senin (27/7).

Selanjutnya, Gajah tunggal tersebut dibawa ke Pusat Latihan Gajah (PLG) Sebanga untuk pemeriksaan medis dan pemantauan perilaku. "Kegiatan pelepasliaran (Release) langsung setelah evakuasi tidak dimungkinkan karena perilaku Gajah yang agak jinak dikhawatirkan tidak dapat eksis lagi di alam dan menimbulkan konflik baru dengan manusia,"jelasnya. 
   
Sebelumnya, hasil survey populasi kantong Gajah sumatera yang dilakukan Balai Besar KSDA Riau bersama mitra pada tahun 2018 menunjukan bahwa masih terdapat populasi Gajah sebanyak 1 ekor di kantong Gajah Rokan Hilir dikutip di riaupos. Co. 

 "Berdasarkan hasil identifikasi, 1 (satu) ekor Gajah berjenis kelamin betina memiliki bobot lebih dari 4 ton dan diperkirakan berumur 50 tahun,"pungkasnya.



Artikel Terbaru
pekanbaru | Jumat, 28 Januari 2022
.

kampar | Jumat, 28 Januari 2022

Pemerintah Kota Dumai melakukan study banding dan sharing program ke Kabupanten.


riau | Jumat, 28 Januari 2022

Satu dari dua  calon Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan yang terdaftar sebagai peserta.



riau | Jumat, 28 Januari 2022

Pemerintah pusat melalui Kementrian Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN),.


pelalawan | Jumat, 28 Januari 2022

Bupati Pelalawan H Zukri melantik dan pengambilan sumpah jabatan sejumlah pejabat eselon.


siak | Kamis, 27 Januari 2022

Petani kelapa sawit, Palen Peter Aritonang (56) ditemukan tewas, diduga akibat di injak oleh.


hukum | Kamis, 27 Januari 2022

Istri Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin, Tiorita menjadi buah bibir publik. Sejumlah.


pasar | Kamis, 27 Januari 2022

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) baru minyak goreng.


kampar | Kamis, 27 Januari 2022

Menjelang Hari Jadi Kabupaten Kampar ke-72 yang tunggal 6 Februari 2022 mendatang, Bupati Kampar.


Jan 2022
29


Evakuasi Gajah Tunggal di Desa Melayu Besar, Kecamatan Tanah Putih, Rokan Hilir (Foto: BBKSDA Riau)

Gajah Tunggal Berhasil Dievakuasi di Desa Melayu Besar

rohil | Senin, 27 Juli 2020
Editor : A Pitra Jaya | Penulis : PE

PEKANBARUEXPRESS(ROKANHILIR)- Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama yayasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Wildlife Conservation Indonesia, Kepolisian dan masyarakat,  Minggu lalu (26/7-2020) berhasil melakukan evakuasi terhadap Gajah tunggal, di Desa Melayu Besar, Kecamatan Tanah Putih  Kabupaten Rokan Hilir.

Survey dan evakuasi terhadap Gajah tunggal yang dilakukan sejak tanggal 22 Juli itu dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan individu, peluang berkembang biak, dan menghentikan konflik yang terjadi dengan manusia.

"Gajah tunggal berhasil dievakuasi pada, Ahad (26/7) sekitar pukul 03.00 WIB dengan menggunakan 2 (dua) ekor Gajah jinak yaitu Bankin dan Indah,"ujar Kepala BBKSDA Riau Suharyono, Senin (27/7).

Selanjutnya, Gajah tunggal tersebut dibawa ke Pusat Latihan Gajah (PLG) Sebanga untuk pemeriksaan medis dan pemantauan perilaku. "Kegiatan pelepasliaran (Release) langsung setelah evakuasi tidak dimungkinkan karena perilaku Gajah yang agak jinak dikhawatirkan tidak dapat eksis lagi di alam dan menimbulkan konflik baru dengan manusia,"jelasnya. 
   
Sebelumnya, hasil survey populasi kantong Gajah sumatera yang dilakukan Balai Besar KSDA Riau bersama mitra pada tahun 2018 menunjukan bahwa masih terdapat populasi Gajah sebanyak 1 ekor di kantong Gajah Rokan Hilir dikutip di riaupos. Co. 

 "Berdasarkan hasil identifikasi, 1 (satu) ekor Gajah berjenis kelamin betina memiliki bobot lebih dari 4 ton dan diperkirakan berumur 50 tahun,"pungkasnya.


Artikel Terbaru

pekanbaru | Jumat, 28 Januari 2022
.

kampar | Jumat, 28 Januari 2022

Pemerintah Kota Dumai melakukan study banding dan sharing program ke Kabupanten.


riau | Jumat, 28 Januari 2022

Satu dari dua  calon Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan yang terdaftar sebagai peserta.



riau | Jumat, 28 Januari 2022

Pemerintah pusat melalui Kementrian Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN),.


pelalawan | Jumat, 28 Januari 2022

Bupati Pelalawan H Zukri melantik dan pengambilan sumpah jabatan sejumlah pejabat eselon.


siak | Kamis, 27 Januari 2022

Petani kelapa sawit, Palen Peter Aritonang (56) ditemukan tewas, diduga akibat di injak oleh.


hukum | Kamis, 27 Januari 2022

Istri Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin, Tiorita menjadi buah bibir publik. Sejumlah.


pasar | Kamis, 27 Januari 2022

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) baru minyak goreng.


kampar | Kamis, 27 Januari 2022

Menjelang Hari Jadi Kabupaten Kampar ke-72 yang tunggal 6 Februari 2022 mendatang, Bupati Kampar.