4 Zulhijjah 1443 H / Senin, 4 Juli 2022
Supriati Maju Tanpa Restu Ketua DPD I Golkar Riau
politikus | Rabu, 9 September 2020
Editor : Putraja | Penulis : Putra

Ins: Supriati.

Pekanbaru - Supriati, kader senior Partai Golkar yang maju Pilkada Indragiri Hulu mengakui maju di Pilkada Indragiri Hulu tanpa surat rekomendasi dari Partai Golkar. Dia menilai, tidak ada persoalan asalkan tidak menggunakan atribut partai.

"Saya kader Golkar, malah dua periode di DPRD Riau. Rasa saya, kader Golkar yang maju (di luar rekomendasi partai) sudah banyak. Asal kita jangan memakai lambang partai. Saya tak usah banyak komentarlah soal itu," kata Supriati yang maju sebagai calon wakil bupati Inhu bersama Irjen Wahyu Adi, Senin (9/9/2020).

Soal izin dari Ketua DPD I Golkar Riau Syamsuar, Supriati mengakui dirinya hanya menyampaikan secara lisan. "Saya sudah menyampaikan melalui Ikhsan (Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Golkar Riau). Saya sudah minta izin. Dialah yang akan menyampaikannya.Karena waktu itu pak Syamsuar tak bisa dijumpai, karena beliau sedang tak bisa diganggu atau dijumpai karena sedang persiapan pelantikan Eselon II Pemprov Riau," ucap Supriati seperti dikutip cakaplah.

Supriati menambahkan, jikapun nanti ada sanksi dari Partai Golkar, Supriati mengaku siap menerima konsekuensi tersebut. "Kita siap," tegas Supriati.

Untuk diketahui pasangan Wahyu Adi-Supriati maju Pilkada Inhu dengan didukung empat partai politik yaitu PDI Perjuangan dengan 4 kursi di DPRD, Demokrat 3, PAN 3 dan Perindo 2. Sementara itu Partai Golkar memilih mengusung istri bupati Yopi Arianto, Rezyta Meylani.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Riau Bidang Pemenangan Pemilu, Ikhsan mengatakan kader Golkar yang maju tanpa menggunakan perahu parpol lain di luar rekomendasi Golkar sudah mengundurkan diri dari kepengururan.

Dua orang kader tersebut adalah Nasarudin yang menjabat Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD I Golkar Riau, dan Supriati yang menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Tani dan Nelayan DPD I Golkar Riau.

"Nasarudin dan Supriati sudah mengundurkan diri sebagai pengurus. Kalau sebagai kader itu nanti keputusan DPP. Perintah ketum kan jelas, kalau ada kader yang maju di luar garis partai, masuk dulu dalam parkir lah istilahnya. Nanti setelah Pilkada akan dievaluasi," kata Ikhsan, Senin (7/9/2020) lalu.

Untuk diketahui, Nasarudin maju pada Pilkada Pelalawan mendampingi Zukri dengan diusung oleh PDIP, PPP dan PKB. Sementara Golkar mengusung pasangan Adi Sukemi - M Rais di Pilkada Pelalawan.

Supriati maju Pilkada Inhu mendampingi Wahyu Adi dan diusung oleh PDIP, PAN, Demokrat dan Perindo. Sementara itu Golkar mendukung pasangan Rezita Meylani - Djunaidi Rachmat. (*)

 



Artikel Terbaru
riau | Minggu, 3 Juli 2022

Satu keluarga terdiri dari sopir dan tiga penumpang yang melewati Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang.


riau | Minggu, 3 Juli 2022

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan, mengungkapkan, sebanyak 1.253 orang.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar akan mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo menyikapi Anjlok.


nusantara | Minggu, 3 Juli 2022

Sebanyak 46 warga negara Indonesia atau WNI gagal beribadah haji furoda lantaran ketahuan.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

BPH Migas mengatakan mobil pelat hitam di atas 2.000 cc dilarang membeli BBM jenis.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

Apple memiliki sejumlah gadget anyar yang bakal ditawarkan ke publik mulai September 2022, mulai.


pasar | Jumat, 1 Juli 2022

PT PLN (Persero) menargetkan penambahan pengguna kompor listrik bisa mencapai 300 ribu di tahun.


pekanbaru | Jumat, 1 Juli 2022
.

riau | Jumat, 1 Juli 2022

Penyelesaian persoalan sampah menjadi penanganan prioritas Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru.


riau | Jumat, 1 Juli 2022

Dibukanya Pelabuhan Internasional Dumai-Malaka sejak bulan Mei 2022, Badan Pusat Statistik (BPS).


Jul 2022
04

Kader Tak Masuk Kabinet, SBY Akan Pidato Politik Tentukan Sikap Demokrat | PT IJA/JCI Sukses Laksanakan Vaksinasi Tahap II | Chevron Berencana PHK 10 Persen Karyawan | Supriati Maju Tanpa Restu Ketua DPD I Golkar Riau | PT IJA/JCI Siap Jadi Pilot Project Sistem Pengamanan Objek Vital | Dari Model, Dokter, ke Jubir Covid | Muhammadiyah Sebut DPR Tak Membela Rakyat |

Ins: Supriati.

Supriati Maju Tanpa Restu Ketua DPD I Golkar Riau

politikus | Rabu, 9 September 2020
Editor : Putraja | Penulis : Putra

Pekanbaru - Supriati, kader senior Partai Golkar yang maju Pilkada Indragiri Hulu mengakui maju di Pilkada Indragiri Hulu tanpa surat rekomendasi dari Partai Golkar. Dia menilai, tidak ada persoalan asalkan tidak menggunakan atribut partai.

"Saya kader Golkar, malah dua periode di DPRD Riau. Rasa saya, kader Golkar yang maju (di luar rekomendasi partai) sudah banyak. Asal kita jangan memakai lambang partai. Saya tak usah banyak komentarlah soal itu," kata Supriati yang maju sebagai calon wakil bupati Inhu bersama Irjen Wahyu Adi, Senin (9/9/2020).

Soal izin dari Ketua DPD I Golkar Riau Syamsuar, Supriati mengakui dirinya hanya menyampaikan secara lisan. "Saya sudah menyampaikan melalui Ikhsan (Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Golkar Riau). Saya sudah minta izin. Dialah yang akan menyampaikannya.Karena waktu itu pak Syamsuar tak bisa dijumpai, karena beliau sedang tak bisa diganggu atau dijumpai karena sedang persiapan pelantikan Eselon II Pemprov Riau," ucap Supriati seperti dikutip cakaplah.

Supriati menambahkan, jikapun nanti ada sanksi dari Partai Golkar, Supriati mengaku siap menerima konsekuensi tersebut. "Kita siap," tegas Supriati.

Untuk diketahui pasangan Wahyu Adi-Supriati maju Pilkada Inhu dengan didukung empat partai politik yaitu PDI Perjuangan dengan 4 kursi di DPRD, Demokrat 3, PAN 3 dan Perindo 2. Sementara itu Partai Golkar memilih mengusung istri bupati Yopi Arianto, Rezyta Meylani.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Riau Bidang Pemenangan Pemilu, Ikhsan mengatakan kader Golkar yang maju tanpa menggunakan perahu parpol lain di luar rekomendasi Golkar sudah mengundurkan diri dari kepengururan.

Dua orang kader tersebut adalah Nasarudin yang menjabat Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD I Golkar Riau, dan Supriati yang menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Tani dan Nelayan DPD I Golkar Riau.

"Nasarudin dan Supriati sudah mengundurkan diri sebagai pengurus. Kalau sebagai kader itu nanti keputusan DPP. Perintah ketum kan jelas, kalau ada kader yang maju di luar garis partai, masuk dulu dalam parkir lah istilahnya. Nanti setelah Pilkada akan dievaluasi," kata Ikhsan, Senin (7/9/2020) lalu.

Untuk diketahui, Nasarudin maju pada Pilkada Pelalawan mendampingi Zukri dengan diusung oleh PDIP, PPP dan PKB. Sementara Golkar mengusung pasangan Adi Sukemi - M Rais di Pilkada Pelalawan.

Supriati maju Pilkada Inhu mendampingi Wahyu Adi dan diusung oleh PDIP, PAN, Demokrat dan Perindo. Sementara itu Golkar mendukung pasangan Rezita Meylani - Djunaidi Rachmat. (*)

 


Artikel Terbaru

riau | Minggu, 3 Juli 2022

Satu keluarga terdiri dari sopir dan tiga penumpang yang melewati Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang.


riau | Minggu, 3 Juli 2022

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan, mengungkapkan, sebanyak 1.253 orang.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar akan mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo menyikapi Anjlok.


nusantara | Minggu, 3 Juli 2022

Sebanyak 46 warga negara Indonesia atau WNI gagal beribadah haji furoda lantaran ketahuan.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

BPH Migas mengatakan mobil pelat hitam di atas 2.000 cc dilarang membeli BBM jenis.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

Apple memiliki sejumlah gadget anyar yang bakal ditawarkan ke publik mulai September 2022, mulai.


pasar | Jumat, 1 Juli 2022

PT PLN (Persero) menargetkan penambahan pengguna kompor listrik bisa mencapai 300 ribu di tahun.


pekanbaru | Jumat, 1 Juli 2022
.

riau | Jumat, 1 Juli 2022

Penyelesaian persoalan sampah menjadi penanganan prioritas Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru.


riau | Jumat, 1 Juli 2022

Dibukanya Pelabuhan Internasional Dumai-Malaka sejak bulan Mei 2022, Badan Pusat Statistik (BPS).