9 Rabiul Akhir 1442 H / Rabu, 25 November 2020
Barang Bukti Narkotika Senilai Miliaran Dimusnahkan
hukum | Kamis, 24 September 2020
Editor : Putrajaya | Penulis : Lda

Kepala BNNP Riau, Brigjen Pol Kenedy dan sejumlah pejabat saat pemusnahan barang bukti.

Artikel Popular

politik | Sabtu, 21 November 2020

nusantara | Sabtu, 21 November 2020

politik | Sabtu, 21 November 2020

politik | Sabtu, 21 November 2020

politik | Sabtu, 21 November 2020

Pekanbaru - Barang bukti narkotika senilai miliaran rupiah dimusnah Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau. Sebelum dimusnahkan, narkotika terlebih dahulu diuji oleh petugas dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru untuk memastikan barang bukti itu mengandung zat adiktif.

Kepala BNNP Riau, Brigjen Pol Kenedy menjelaskan, jumlah barang bukti yang dimusnah yakni 11.862 gram sabu dan 500 butir pil ekstasi. "Barang bukti sabu dan ekstasi yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan empat kasus. Ada empat tersangka diamankan," ujar Kepala BNNP Riau, Brigjen Pol Kenedy, Kamis (24/9).  

Jenderal bintang satu ini menjelaskan, barang bukti 1 Kg sabu dan 500 butir pil ekstasi disita dari tersangka Af (38), warga Jalan Pemuda, Kelurahan Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki. Tersangka merupakan mantan narapidana yang baru keluar dari lembaga pemasyarakatan.

Narkotika ini rencananya akan diantarkan tersangka Af ke Minas, Kabupaten Siak. Namun tim BNNP Riau berhasil mencegat tersangka saat melintas dengan sepeda motor di Jalan Laos Arengka II, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru.

Pengungkapan kedua dilakukan di Hotel Novotel, Jalan Riau, Kota Pekanbaru, pada 13 September 2020. Kasus ini terungkap setelah ada laporan dari manejer hotel yang menyebutkan ada benda mencurigakan yang ditinggal pengunjung.

Tim Pemberantasan BNNP Riau langsung menuju TKP dan menemukan 162 gram sabu di salah satu kamar hotel. Namun tamu yang menyewa kamar hotel sudah pergi ke Yogyakarta hingga BNNP Riau berkoordinasi dengan BNNP Yogyakarta. "Dua orang diamankan oleh BNNP Yogyakarta," kata Kenedy.

Dan di hari yang sama, BNNP Riau juga berhasil menggagalkan pengiriman paket berisi narkotika melalui kargo Bandara Sultan Syarif Kasim II. Barang terdeteksi oleh petugas Aviation Security dan ditemukan paket berisi 147 gram sabu. "Satu orang tersangka berinisial RH diamankan di Jalan Arifin Achmad,"  ucap Kennedy.

Kasus ini keempat diungkap personel TNI Angkatan Laut 18 September 2020. Ketika itu berhasil diamankan 1 unit Kapal Pompong Nelayan tanpa nama beserta 2 orang Anak Buah Kapal berinisial SN (31) dan ZN (38) di Perairan Titi Akar, Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis.

"Diamankan 10 bungkus besar dan 2 bungkus kecil berisi sabu dengan berat 10.751 gram. Sabu dibungkus dalam kemasan teh China bertuliskan Guanyinwang dan Chinese Pin,"  jelas Kenedy.

Bandar sabu itu berada di Malaysia. Barang dibawa ke Indonesia melalui riau dengan menggnakan speedboat. BNNP Riau masih melakukan pengembangan terhadap jaringan internasional itu.

Dari empat kasus itu, Kenedy menyebutkan salah satunya diduga dikendalikan oleh seseorang di lembaga pemasyarakat. "Pengendali ada di sana," ungkap Kenedy. [*/lda]



Artikel Terbaru
politik | Sabtu, 21 November 2020

Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengkritik langkah TNI terjun langsung menurunkan baliho.


nusantara | Sabtu, 21 November 2020

Penurunan baliho Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab oleh anggota TNI berpotensi.


politik | Sabtu, 21 November 2020

Instrukti Menteri Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penegakkan Protokol Kesehatan untuk.


politik | Sabtu, 21 November 2020

Kementerian Dalam Negeri atau Kemendagri menekankan jika pembubaran ormas merupakan kewenangan.


politik | Sabtu, 21 November 2020

Mantan Kepala BIN, Sutiyoso, turut menanggapi ketegangan di tengah masyarakat yang belakangan.


politikus | Sabtu, 21 November 2020

Tindakan Pangdam Jaya, Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang mengerahkan pasukan untuk.


pelalawan | Jumat, 20 November 2020

Atlit-atlit menembak Provinsi Riau berhasil menyapu bersih medali dalam kejuaraan Nasional.


politik | Kamis, 19 November 2020

Meski dinilai melanggar Ketentuan Pasal 78 Undang undan tentang Pemerintahan Daerah, ternyata.


wajah | Kamis, 19 November 2020

Sejak kecil Felixia Yeap tidak pernah mengenal agama. Hanya nasihat sang ibu ketika dia belum.


pasar | Kamis, 19 November 2020

Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.095 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Kamis.


Penggunaan Sirekap di Pilkada Serentak 2020 Dikritik | Mengapa Saat Tidur Kita Disunnahkan Miring Kanan | Kontribusi Pendapatan Data XL Capai 80 Persen | XL Axiata Pastikan Kemampuan Jaringan Data Meningkat | SKK Migas Gelar Pelatihan Migas untuk Anggota PWI | Guru Ancam Demo Besar Besaran | Dompet Dhuafa Riau-Indragiri Hulu ajak Anak-anak Jangan Takut Berbagi | Ini Dia Daftar Mobil LCGC Terlaris | Waketum DPP PAN, Bara Hasibuan Tolak Mundur | LAM Riau Apresiasi dan Dukung Kinerja KPU |

Kepala BNNP Riau, Brigjen Pol Kenedy dan sejumlah pejabat saat pemusnahan barang bukti.

Barang Bukti Narkotika Senilai Miliaran Dimusnahkan

hukum | Kamis, 24 September 2020
Editor : Putrajaya | Penulis : Lda

Pekanbaru - Barang bukti narkotika senilai miliaran rupiah dimusnah Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau. Sebelum dimusnahkan, narkotika terlebih dahulu diuji oleh petugas dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru untuk memastikan barang bukti itu mengandung zat adiktif.

Kepala BNNP Riau, Brigjen Pol Kenedy menjelaskan, jumlah barang bukti yang dimusnah yakni 11.862 gram sabu dan 500 butir pil ekstasi. "Barang bukti sabu dan ekstasi yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan empat kasus. Ada empat tersangka diamankan," ujar Kepala BNNP Riau, Brigjen Pol Kenedy, Kamis (24/9).  

Jenderal bintang satu ini menjelaskan, barang bukti 1 Kg sabu dan 500 butir pil ekstasi disita dari tersangka Af (38), warga Jalan Pemuda, Kelurahan Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki. Tersangka merupakan mantan narapidana yang baru keluar dari lembaga pemasyarakatan.

Narkotika ini rencananya akan diantarkan tersangka Af ke Minas, Kabupaten Siak. Namun tim BNNP Riau berhasil mencegat tersangka saat melintas dengan sepeda motor di Jalan Laos Arengka II, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru.

Pengungkapan kedua dilakukan di Hotel Novotel, Jalan Riau, Kota Pekanbaru, pada 13 September 2020. Kasus ini terungkap setelah ada laporan dari manejer hotel yang menyebutkan ada benda mencurigakan yang ditinggal pengunjung.

Tim Pemberantasan BNNP Riau langsung menuju TKP dan menemukan 162 gram sabu di salah satu kamar hotel. Namun tamu yang menyewa kamar hotel sudah pergi ke Yogyakarta hingga BNNP Riau berkoordinasi dengan BNNP Yogyakarta. "Dua orang diamankan oleh BNNP Yogyakarta," kata Kenedy.

Dan di hari yang sama, BNNP Riau juga berhasil menggagalkan pengiriman paket berisi narkotika melalui kargo Bandara Sultan Syarif Kasim II. Barang terdeteksi oleh petugas Aviation Security dan ditemukan paket berisi 147 gram sabu. "Satu orang tersangka berinisial RH diamankan di Jalan Arifin Achmad,"  ucap Kennedy.

Kasus ini keempat diungkap personel TNI Angkatan Laut 18 September 2020. Ketika itu berhasil diamankan 1 unit Kapal Pompong Nelayan tanpa nama beserta 2 orang Anak Buah Kapal berinisial SN (31) dan ZN (38) di Perairan Titi Akar, Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis.

"Diamankan 10 bungkus besar dan 2 bungkus kecil berisi sabu dengan berat 10.751 gram. Sabu dibungkus dalam kemasan teh China bertuliskan Guanyinwang dan Chinese Pin,"  jelas Kenedy.

Bandar sabu itu berada di Malaysia. Barang dibawa ke Indonesia melalui riau dengan menggnakan speedboat. BNNP Riau masih melakukan pengembangan terhadap jaringan internasional itu.

Dari empat kasus itu, Kenedy menyebutkan salah satunya diduga dikendalikan oleh seseorang di lembaga pemasyarakat. "Pengendali ada di sana," ungkap Kenedy. [*/lda]


Artikel Terbaru

politik | Sabtu, 21 November 2020

Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengkritik langkah TNI terjun langsung menurunkan baliho.


nusantara | Sabtu, 21 November 2020

Penurunan baliho Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab oleh anggota TNI berpotensi.


politik | Sabtu, 21 November 2020

Instrukti Menteri Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penegakkan Protokol Kesehatan untuk.


politik | Sabtu, 21 November 2020

Kementerian Dalam Negeri atau Kemendagri menekankan jika pembubaran ormas merupakan kewenangan.


politik | Sabtu, 21 November 2020

Mantan Kepala BIN, Sutiyoso, turut menanggapi ketegangan di tengah masyarakat yang belakangan.


politikus | Sabtu, 21 November 2020

Tindakan Pangdam Jaya, Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang mengerahkan pasukan untuk.


pelalawan | Jumat, 20 November 2020

Atlit-atlit menembak Provinsi Riau berhasil menyapu bersih medali dalam kejuaraan Nasional.


politik | Kamis, 19 November 2020

Meski dinilai melanggar Ketentuan Pasal 78 Undang undan tentang Pemerintahan Daerah, ternyata.


wajah | Kamis, 19 November 2020

Sejak kecil Felixia Yeap tidak pernah mengenal agama. Hanya nasihat sang ibu ketika dia belum.


pasar | Kamis, 19 November 2020

Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.095 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Kamis.