|
PEKANBARUEXPRESS
|
![]() |
|||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
Editor : red | Penulis : PE*
JAKARTA-- Berbagai peristiwa menarik terjadi di berbagai belahan dunia pada Kamis (21/1-2021) kemarin. Mulai dari Presiden AS Joe Biden mencabut sejumlah kebijakan era Donald Trump sampai pabrik tempe Indonesia di China.
1. Usai Dilantik, Biden Cabut Sejumlah Kebijakan Trump
Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, langsung menerbitkan beberapa keputusan presiden yang membatalkan sejumlah kebijakan pendahulunya, Donald Trump, tidak lama usai dilantik.
Dilansir Associated Press, Kamis (21/1), tiga kebijakan utama yang kembali diterapkan Biden adalah kewajiban penggunaan masker, kembali menaati Perjanjian Iklim Paris dan membatalkan sejumlah kebijakan Trump untuk pendatang.
DPR Minta Audit Menyeluruh Seluruh Bandara Khusus Usai Polemik IMIP
Gubernur Riau Abdul Wahid Tiba di KPK, Langsung Jalani Pemeriksaan Usai OTT di Pekanbaru
Dalam hal pandemi, Biden mewajibkan penggunaan masker dan menjaga jarak oleh para pegawai negeri sipil dan honorer di seluruh gedung pemerintah pusat.
Selain itu, Biden memerintahkan kabinetnya supaya AS segera bergabung kembali sebagai Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Dia bahkan mengutus epidemiolog, Dr. Anthony Fauci, sebagai perwakilan AS untuk menyampaikan pidato di WHO pada hari ini waktu setempat.
Biden juga memerintahkan kabinetnya untuk segera menyatakan AS akan kembali menaati Perjanjian Iklim Paris. Dia menjanjikan Negeri Paman Sam akan berupaya untuk menekan tingkat emisi karbon guna menahan laju perubahan iklim dengan mengembangkan energi ramah lingkungan.
Bjorka Intelligence Brief: Jejak Sang Hacker yang Tak Pernah Usai
Amin Syukri Pimpin PWI Rohul 2024–2027 Usai Dilantik Raja Isyam Azwar
Dalam bidang imigrasi, Biden mencabut larangan masuk yang diterapkan Trump terhadap penduduk dari tujuh negara mayoritas Muslim yang diterapkan pada Januari 2017.
2. Bom Bunuh Diri Guncang Irak, 20 Orang Tewas
Lebih dari 20 orang tewas dan 40 luka-luka dalam dua ledakan bom bunuh diri yang menghantam Baghdad, Irak, pada Kamis (21/1) pagi.
Wartawan AFP mengaku mendengar ledakan besar diikuti dengan sirine ambulans yang bergegas menuju lokasi di Tayaran Square.
Berbisnis Sawit di Lahan Haram: Dua Orang Dicokok Polisi Usai Garap 143 Hektare Hutan Lindung
Komisi I DPR RI Tinjau Kesiapan Transformasi Korem 031/WB Jadi Kodam XIX/Tuanku Tambusai
Dilansir CNN, pasukan keamanan mengatakan mereka sempat mengejar dua pelaku sebelum akhirnya meledakkan diri. Itu adalah serangan bunuh diri pertama yang menyerang Baghdad dalam hampir dua tahun terakhir.
Meski Irak selama bertahun-tahun kerap dilanda kekerasan mematikan, tapi bom bunuh diri relatif jarang terjadi di ibu kota. Serangan serupa terakhir terjadi pada Juni 2019 dan menyebabkan beberapa orang tewas.
Sejauh ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggungjawab atas serangan tersebut. Tapi serangan bom bunuh diri kerap digunakan oleh kelompok-kelompok Islamis ultra-konservatif seperti ISIS.
Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Rp16.264 per Dolar AS
Manajer PT SSL Meninggal Dunia Usai Serangan Jantung, Klinik Perusahaan Telanjur Dibakar Massa
3. Pertama dalam Sejarah, Indonesia Punya Pabrik Tempe di China
Indonesia untuk pertama kali dalam sejarah resmi mendirikan pabrik tempe di China. Pabrik tersebut dibangun di kawasan industri pengolahan makanan di distrik Songjiang, Shanghai, dan diresmikan pada Selasa (19/1).
Pabrik itu nantinya akan memproduksi tempe dengan nama "Rusto Tempeh".
Menurut keterangan resmi di situs Kementerian Luar Negeri RI, pabrik tempe tersebut didirikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia di China yang cukup besar.
Kecelakaan Beruntun di Jalan Tuanku Tambusai, Dipicu Pelecehan Seksual di Dalam Kendaraan
Gubri besok Lantik Bupati -Wabup Siak Terpilih, Afni dan Syamsurizal
Duta Besar Indonesia untuk China dan Mongolia Djauhari Oratmangun mengatakan keberadaan pabrik tempe itu menunjukkan kecintaan anak bangsa untuk mempromosikan kuliner Indonesia ke masyarakat China.
Namun jumlahnya masih sangat terbatas karena hanya dikenal di kalangan diaspora Indonesia dan warga setempat yang pernah tinggal atau mengunjungi Indonesia.
Kata dia, perusahaan tempe itu bukan hanya wujud dari kecintaan masyarakat Indonesia di China, melainkan juga akan menjadi salah satu alat diplomasi kuliner Nusantara di China.
Lakalantas Maut, Sopir Ambulans dan Pasien yang Dibawanya Tewas Ditabrak Land Cruiser di Jalintim
Wabup Kampar Siap Hadiri Dialog Terbuka Usai Aksi Mahasiswa
Sumber: CNN