14 Rajab 1442 H / Jumat, 26 Februari 2021
Sindir Risma
Fahri Hamzah: Kemiskinan Itu Bukan di Jakarta Tapi di Daerah Terpencil Sana
politikus | Rabu, 6 Januari 2021
Editor : Putrajaya | Penulis : Eep

Fahri Hamzah

Artikel Popular

pelalawan | Rabu, 24 Februari 2021

pelalawan | Kamis, 25 Februari 2021

pasar | Senin, 22 Februari 2021

pekanbaru | Selasa, 23 Februari 2021

pasar | Jumat, 19 Februari 2021

JAKARTA - Langkah blusukan yang dilakukan Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma dalam beberapa waktu terakhir ternyata menggelitik politikus Partai Gelora Fahri Hamzah untuk berkomentar.

Kata Fahri, Risma seharusnya bisa menempatkan diri sebagai Mensos bukan posisi sebelumnya sebagai Wali Kota Surabaya. Karenanya, dia meminta orang-orang di sekitar Mensos harus memberitahukan posisi dimaksud.

"Perbedaan tidak saja pada filosofi, skala, juga metode. Menteri Tidak dipilih tapi ditunjuk, kerja sektoral saja dan berlaku di seluruh negeri. Wali Kota dipilih, non sektoral tapi terbatas kota," tegas Fahri dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (6/1/2021).

Sebagai Mensos, Risma seharusnya melihat kemiskinan bukan di Kota Jakarta saja. Melainkan juga di daerah-daerah terpencil, dimana banyak warga yang kondisinya sangat miskin dan melarat. Bahkan beberapa diantaranya nekad bunuh diri karena kondisi ekonomi.

"Kemiskinan itu bukan di Jakarta tapi di daerah terpencil sana, itu rakyat bunuh diri, bunuh keluarga, ada ibu bunuh 3 anaknya karena melarat. Tapi para penjilat dalam birokrasi ini jahat. Tega amat sih. Ayolah mulai dari data," sebut Fahri.

Ia menambahkan, krisis ekonomi saat ini bisa terjadi lebih panjang ke depan karena terjadinya ketimpangan. Bedanya, meski kondisi ekonomi terhimpit namun masyarakat desa tidak ramai dan ribut seperti halnya di kota besar.

"Memang yang bahaya orang miskin kota, ada politik ada kelas menengah yang advokasi. Tapi kerja pakai data," jelas Fahri.

"Kita doakan siapapun yang memberi hatinya kepada rakyat jadi pemimpin di negeri ini. Tapi tolong juga pakai ilmu. Kerja pakai konsep dan jangan tiba masa tiba akal, sibuk dianggap sukses dan citra dianggap kinerja. Situasi sulit, uang makin sedikit tolong jangan sia-siakan waktu," tutupnya.



Artikel Terbaru
pelalawan | Kamis, 25 Februari 2021

Setelah melalui pemilihan secara alot,

akhirnya Dana Sipayung terpilih sebagai Ketua.


politik | Kamis, 25 Februari 2021

Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya mengungkap keterlibatan mantan anak.


politik | Kamis, 25 Februari 2021

Tiga pasangan gubernur dan wakil gubernur (wagub) untuk Provinsi Sumatra Barat, Kepulauan Riau,.


politik | Rabu, 24 Februari 2021

Ketua Majelis Tinggi Partai (MTP) Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengklaim tudingan.


riau | Rabu, 24 Februari 2021

Pemerintah Provinsi Riau menyatakan, pelantikan tiga kepala kepala daerah di Provinsi.


riau | Rabu, 24 Februari 2021

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri masih memproses usulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.


pelalawan | Rabu, 24 Februari 2021

Tidak tinggal diam karena nama baiknya dicemarkan melalui media online, anggota Dewan Perwakilan.


pelalawan | Rabu, 24 Februari 2021

Satu unit rumah, di Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, roboh hinga rata dengan tanah.


pekanbaru | Selasa, 23 Februari 2021

Bakti sosial donor darah sempena Hari Pers Nasional (HPN) 2021 dan HUT ke-75 Persatuan Wartawan.


pekanbaru | Selasa, 23 Februari 2021

PWI Riau masih dalam rangkaian Hari Pers dan HUT PWI ke- 75, Selasa(23/2-2021)siang ini .


Penggunaan Sirekap di Pilkada Serentak 2020 Dikritik | Mengapa Saat Tidur Kita Disunnahkan Miring Kanan | "Aku bilang ke Dia Ini Adaptasi" | Kontribusi Pendapatan Data XL Capai 80 Persen | XL Axiata Pastikan Kemampuan Jaringan Data Meningkat | SKK Migas Gelar Pelatihan Migas untuk Anggota PWI | Guru Ancam Demo Besar Besaran | Dompet Dhuafa Riau-Indragiri Hulu ajak Anak-anak Jangan Takut Berbagi | Ini Dia Daftar Mobil LCGC Terlaris | Waketum DPP PAN, Bara Hasibuan Tolak Mundur |

Fahri Hamzah

Sindir Risma

Fahri Hamzah: Kemiskinan Itu Bukan di Jakarta Tapi di Daerah Terpencil Sana

politikus | Rabu, 6 Januari 2021
Editor : Putrajaya | Penulis : Eep

JAKARTA - Langkah blusukan yang dilakukan Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma dalam beberapa waktu terakhir ternyata menggelitik politikus Partai Gelora Fahri Hamzah untuk berkomentar.

Kata Fahri, Risma seharusnya bisa menempatkan diri sebagai Mensos bukan posisi sebelumnya sebagai Wali Kota Surabaya. Karenanya, dia meminta orang-orang di sekitar Mensos harus memberitahukan posisi dimaksud.

"Perbedaan tidak saja pada filosofi, skala, juga metode. Menteri Tidak dipilih tapi ditunjuk, kerja sektoral saja dan berlaku di seluruh negeri. Wali Kota dipilih, non sektoral tapi terbatas kota," tegas Fahri dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (6/1/2021).

Sebagai Mensos, Risma seharusnya melihat kemiskinan bukan di Kota Jakarta saja. Melainkan juga di daerah-daerah terpencil, dimana banyak warga yang kondisinya sangat miskin dan melarat. Bahkan beberapa diantaranya nekad bunuh diri karena kondisi ekonomi.

"Kemiskinan itu bukan di Jakarta tapi di daerah terpencil sana, itu rakyat bunuh diri, bunuh keluarga, ada ibu bunuh 3 anaknya karena melarat. Tapi para penjilat dalam birokrasi ini jahat. Tega amat sih. Ayolah mulai dari data," sebut Fahri.

Ia menambahkan, krisis ekonomi saat ini bisa terjadi lebih panjang ke depan karena terjadinya ketimpangan. Bedanya, meski kondisi ekonomi terhimpit namun masyarakat desa tidak ramai dan ribut seperti halnya di kota besar.

"Memang yang bahaya orang miskin kota, ada politik ada kelas menengah yang advokasi. Tapi kerja pakai data," jelas Fahri.

"Kita doakan siapapun yang memberi hatinya kepada rakyat jadi pemimpin di negeri ini. Tapi tolong juga pakai ilmu. Kerja pakai konsep dan jangan tiba masa tiba akal, sibuk dianggap sukses dan citra dianggap kinerja. Situasi sulit, uang makin sedikit tolong jangan sia-siakan waktu," tutupnya.


Artikel Terbaru

pelalawan | Kamis, 25 Februari 2021

Setelah melalui pemilihan secara alot,

akhirnya Dana Sipayung terpilih sebagai Ketua.


politik | Kamis, 25 Februari 2021

Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya mengungkap keterlibatan mantan anak.


politik | Kamis, 25 Februari 2021

Tiga pasangan gubernur dan wakil gubernur (wagub) untuk Provinsi Sumatra Barat, Kepulauan Riau,.


politik | Rabu, 24 Februari 2021

Ketua Majelis Tinggi Partai (MTP) Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengklaim tudingan.


riau | Rabu, 24 Februari 2021

Pemerintah Provinsi Riau menyatakan, pelantikan tiga kepala kepala daerah di Provinsi.


riau | Rabu, 24 Februari 2021

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri masih memproses usulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.


pelalawan | Rabu, 24 Februari 2021

Tidak tinggal diam karena nama baiknya dicemarkan melalui media online, anggota Dewan Perwakilan.


pelalawan | Rabu, 24 Februari 2021

Satu unit rumah, di Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, roboh hinga rata dengan tanah.


pekanbaru | Selasa, 23 Februari 2021

Bakti sosial donor darah sempena Hari Pers Nasional (HPN) 2021 dan HUT ke-75 Persatuan Wartawan.


pekanbaru | Selasa, 23 Februari 2021

PWI Riau masih dalam rangkaian Hari Pers dan HUT PWI ke- 75, Selasa(23/2-2021)siang ini .