14 Rajab 1442 H / Jumat, 26 Februari 2021
Mendiknas, Nadiem Makarim Undur Jadwal Asesmen Nasional ke September 2021
nusantara | Rabu, 20 Januari 2021
Editor : Apitrajaya | Penulis : Putra

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Artikel Popular

pelalawan | Rabu, 24 Februari 2021

pelalawan | Kamis, 25 Februari 2021

pasar | Senin, 22 Februari 2021

pekanbaru | Selasa, 23 Februari 2021

pasar | Jumat, 19 Februari 2021

JAKARTA - Pemerintah memutuskan untuk mengundur Asesmen Nasional Tahun 2021 ke bulan September tahun ini. Semula, program pengganti Ujian Nasional (UN) itu dijadwalkan pada rentang Maret hingga Agustus 2021. Namun, Nadiem menyebut ada kendala karena pandemi Covid-19.

"Kemendikbud memutuskan untuk menunda pelaksanaan Asesmen Nasional, dan target jadwal baru yaitu September dan Oktober 2021," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim dalam rapat virtual bersama Komisi X DPR RI, Rabu (20/1).

Dia mengatakan, penundaan dilakukan agar persiapan logistik bisa lebih baik. Selain itu, Kemendikbud menanti program vaksinasi guna menjamin keselamatan guru dan peserta didik.

Dengan perubahan jadwal tersebut, Kemendikbud akan melakukan simulasi Asesmen Nasional terlebih dulu. Simulasi digelar pada April-Agustus 2021.

"Pengembangan teknis AN ini dilakukan oleh berbagai macam pakar nasional dan internasional dengan latar belakang peneliti dan akademisi," ujar Nadiem.

Mantan Bos Gojek itu menegaskan Asesmen Nasional tetap dilakukan tahun ini. Menurutnya, gelaran itu penting untuk mengukur tingkat mutu pendidikan di seluruh daerah.

"Kalau kita tidak laksanakan asesmen tahun ini, artinya kita tidak akan bisa mengetahui mana sekolah dan daerah yang paling tertinggal," ujarnya.

"Kalau kita tidak bisa mengetahui mana sekolah dan daerah yang tertinggal kita tidak bisa membuat strategi penganggaran strategi bantuan untuk sekolah yang paling membutuhkan bantuan kita," kata Nadiem menambahkan.

Sebelumnya, pemerintah menghapus Ujian Nasional sebagai syarat kelulusan di sekolah. Sebagai pengganti, Kemendikbud merumuskan Asesmen Nasional.

Salah satu perbedaan Asesmen Nasional dengan UN adalah keluaran yang dihasilkan. Asesmen Nasional tidak lagi mengukur kemampuan siswa, melainkan untuk pemetaan keberhasilan pendidikan secara nasional. *

Sumber: CNN Indonesia



Artikel Terbaru
pelalawan | Kamis, 25 Februari 2021

Setelah melalui pemilihan secara alot,

akhirnya Dana Sipayung terpilih sebagai Ketua.


politik | Kamis, 25 Februari 2021

Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya mengungkap keterlibatan mantan anak.


politik | Kamis, 25 Februari 2021

Tiga pasangan gubernur dan wakil gubernur (wagub) untuk Provinsi Sumatra Barat, Kepulauan Riau,.


politik | Rabu, 24 Februari 2021

Ketua Majelis Tinggi Partai (MTP) Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengklaim tudingan.


riau | Rabu, 24 Februari 2021

Pemerintah Provinsi Riau menyatakan, pelantikan tiga kepala kepala daerah di Provinsi.


riau | Rabu, 24 Februari 2021

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri masih memproses usulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.


pelalawan | Rabu, 24 Februari 2021

Tidak tinggal diam karena nama baiknya dicemarkan melalui media online, anggota Dewan Perwakilan.


pelalawan | Rabu, 24 Februari 2021

Satu unit rumah, di Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, roboh hinga rata dengan tanah.


pekanbaru | Selasa, 23 Februari 2021

Bakti sosial donor darah sempena Hari Pers Nasional (HPN) 2021 dan HUT ke-75 Persatuan Wartawan.


pekanbaru | Selasa, 23 Februari 2021

PWI Riau masih dalam rangkaian Hari Pers dan HUT PWI ke- 75, Selasa(23/2-2021)siang ini .


Penggunaan Sirekap di Pilkada Serentak 2020 Dikritik | Mengapa Saat Tidur Kita Disunnahkan Miring Kanan | "Aku bilang ke Dia Ini Adaptasi" | Kontribusi Pendapatan Data XL Capai 80 Persen | XL Axiata Pastikan Kemampuan Jaringan Data Meningkat | SKK Migas Gelar Pelatihan Migas untuk Anggota PWI | Guru Ancam Demo Besar Besaran | Dompet Dhuafa Riau-Indragiri Hulu ajak Anak-anak Jangan Takut Berbagi | Ini Dia Daftar Mobil LCGC Terlaris | Waketum DPP PAN, Bara Hasibuan Tolak Mundur |

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Mendiknas, Nadiem Makarim Undur Jadwal Asesmen Nasional ke September 2021

nusantara | Rabu, 20 Januari 2021
Editor : Apitrajaya | Penulis : Putra

JAKARTA - Pemerintah memutuskan untuk mengundur Asesmen Nasional Tahun 2021 ke bulan September tahun ini. Semula, program pengganti Ujian Nasional (UN) itu dijadwalkan pada rentang Maret hingga Agustus 2021. Namun, Nadiem menyebut ada kendala karena pandemi Covid-19.

"Kemendikbud memutuskan untuk menunda pelaksanaan Asesmen Nasional, dan target jadwal baru yaitu September dan Oktober 2021," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim dalam rapat virtual bersama Komisi X DPR RI, Rabu (20/1).

Dia mengatakan, penundaan dilakukan agar persiapan logistik bisa lebih baik. Selain itu, Kemendikbud menanti program vaksinasi guna menjamin keselamatan guru dan peserta didik.

Dengan perubahan jadwal tersebut, Kemendikbud akan melakukan simulasi Asesmen Nasional terlebih dulu. Simulasi digelar pada April-Agustus 2021.

"Pengembangan teknis AN ini dilakukan oleh berbagai macam pakar nasional dan internasional dengan latar belakang peneliti dan akademisi," ujar Nadiem.

Mantan Bos Gojek itu menegaskan Asesmen Nasional tetap dilakukan tahun ini. Menurutnya, gelaran itu penting untuk mengukur tingkat mutu pendidikan di seluruh daerah.

"Kalau kita tidak laksanakan asesmen tahun ini, artinya kita tidak akan bisa mengetahui mana sekolah dan daerah yang paling tertinggal," ujarnya.

"Kalau kita tidak bisa mengetahui mana sekolah dan daerah yang tertinggal kita tidak bisa membuat strategi penganggaran strategi bantuan untuk sekolah yang paling membutuhkan bantuan kita," kata Nadiem menambahkan.

Sebelumnya, pemerintah menghapus Ujian Nasional sebagai syarat kelulusan di sekolah. Sebagai pengganti, Kemendikbud merumuskan Asesmen Nasional.

Salah satu perbedaan Asesmen Nasional dengan UN adalah keluaran yang dihasilkan. Asesmen Nasional tidak lagi mengukur kemampuan siswa, melainkan untuk pemetaan keberhasilan pendidikan secara nasional. *

Sumber: CNN Indonesia


Artikel Terbaru

pelalawan | Kamis, 25 Februari 2021

Setelah melalui pemilihan secara alot,

akhirnya Dana Sipayung terpilih sebagai Ketua.


politik | Kamis, 25 Februari 2021

Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya mengungkap keterlibatan mantan anak.


politik | Kamis, 25 Februari 2021

Tiga pasangan gubernur dan wakil gubernur (wagub) untuk Provinsi Sumatra Barat, Kepulauan Riau,.


politik | Rabu, 24 Februari 2021

Ketua Majelis Tinggi Partai (MTP) Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengklaim tudingan.


riau | Rabu, 24 Februari 2021

Pemerintah Provinsi Riau menyatakan, pelantikan tiga kepala kepala daerah di Provinsi.


riau | Rabu, 24 Februari 2021

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri masih memproses usulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.


pelalawan | Rabu, 24 Februari 2021

Tidak tinggal diam karena nama baiknya dicemarkan melalui media online, anggota Dewan Perwakilan.


pelalawan | Rabu, 24 Februari 2021

Satu unit rumah, di Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, roboh hinga rata dengan tanah.


pekanbaru | Selasa, 23 Februari 2021

Bakti sosial donor darah sempena Hari Pers Nasional (HPN) 2021 dan HUT ke-75 Persatuan Wartawan.


pekanbaru | Selasa, 23 Februari 2021

PWI Riau masih dalam rangkaian Hari Pers dan HUT PWI ke- 75, Selasa(23/2-2021)siang ini .