14 Rajab 1442 H / Jumat, 26 Februari 2021
Kemkes Akui Belum Miliki Jumlah Data Penerima Vaksin
nusantara | Kamis, 21 Januari 2021
Editor : red | Penulis : PE*

Seorang dokter (kedua kanan) menjalani vaksinasi COVID-19 di RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (14/1/2021). Kemenkes mengakui belum ada rincian data penerima vaksinasi. (ANTARA FOTO/FB Anggoro/cnn)

Artikel Popular

pelalawan | Rabu, 24 Februari 2021

pelalawan | Kamis, 25 Februari 2021

pasar | Senin, 22 Februari 2021

pekanbaru | Selasa, 23 Februari 2021

pasar | Jumat, 19 Februari 2021

JAKARTA-- Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menyatakan pihaknya belum memiliki rincian data terkait jumlah warga yang telah menjalani vaksinasi setelah program tersebut berjalan satu pekan, sejak 13 Januari 2021.

"Tidak ada rincian datanya dan saat ini sudah perbaikan sistem," kata Nadia lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Kamis (21/1).

Namun demikian, Nadia memastikan bahwa sistem pencatatan terhadap warga yang telah divaksin tetap akan dilakukan. Saat ini, katanya, tim masih tengah memperbaiki sistem pencatatan dan registrasi vaksinasi.

Selain itu, ia menambahkan, vaksinasi saat ini juga baru dilakukan terhadap tenaga kesehatan, termasuk sejumlah kepala daerah. Vaksinasi belum dilakukan terhadap warga masyarakat secara umum.

"Ini baru petugas kesehatan, belum ada masyarakat kecuali yang kemarin menerima penyuntikan pertama," kata dia.

Pemerintah telah mengatur petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi Covid-19 lewat Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.02/4/ 1 /2021 tentang petunjuk teknis vaksinasi Covid-19.

Aturan tersebut mengatur tentang kelompok prioritas yang akan menerima vaksin di gelombang pertama vaksinasi mulai Januari-April.

Dalam kurun waktu itu, sejumlah kelompok yang menerima vaksinasi di antaranya yakni, tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, termasuk mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan profesi kedokteran dan bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan.

Selain tenaga kesehatan, beberapa kelompok lain yakni, petugas pelayanan publik seperti TNI-Polri, aparat hukum, dan petugas pelayanan publik lain seperti petugas di bandara/pelabuhan/stasiun/terminal, hingga perbankan. Selain mereka, kelompok prioritas penerima vaksin adalah warga berusia di atas 60 tahun.

 

Sumber:CNN



Artikel Terbaru
pelalawan | Kamis, 25 Februari 2021

Setelah melalui pemilihan secara alot,

akhirnya Dana Sipayung terpilih sebagai Ketua.


politik | Kamis, 25 Februari 2021

Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya mengungkap keterlibatan mantan anak.


politik | Kamis, 25 Februari 2021

Tiga pasangan gubernur dan wakil gubernur (wagub) untuk Provinsi Sumatra Barat, Kepulauan Riau,.


politik | Rabu, 24 Februari 2021

Ketua Majelis Tinggi Partai (MTP) Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengklaim tudingan.


riau | Rabu, 24 Februari 2021

Pemerintah Provinsi Riau menyatakan, pelantikan tiga kepala kepala daerah di Provinsi.


riau | Rabu, 24 Februari 2021

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri masih memproses usulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.


pelalawan | Rabu, 24 Februari 2021

Tidak tinggal diam karena nama baiknya dicemarkan melalui media online, anggota Dewan Perwakilan.


pelalawan | Rabu, 24 Februari 2021

Satu unit rumah, di Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, roboh hinga rata dengan tanah.


pekanbaru | Selasa, 23 Februari 2021

Bakti sosial donor darah sempena Hari Pers Nasional (HPN) 2021 dan HUT ke-75 Persatuan Wartawan.


pekanbaru | Selasa, 23 Februari 2021

PWI Riau masih dalam rangkaian Hari Pers dan HUT PWI ke- 75, Selasa(23/2-2021)siang ini .


Penggunaan Sirekap di Pilkada Serentak 2020 Dikritik | Mengapa Saat Tidur Kita Disunnahkan Miring Kanan | "Aku bilang ke Dia Ini Adaptasi" | Kontribusi Pendapatan Data XL Capai 80 Persen | XL Axiata Pastikan Kemampuan Jaringan Data Meningkat | SKK Migas Gelar Pelatihan Migas untuk Anggota PWI | Guru Ancam Demo Besar Besaran | Dompet Dhuafa Riau-Indragiri Hulu ajak Anak-anak Jangan Takut Berbagi | Ini Dia Daftar Mobil LCGC Terlaris | Waketum DPP PAN, Bara Hasibuan Tolak Mundur |

Seorang dokter (kedua kanan) menjalani vaksinasi COVID-19 di RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (14/1/2021). Kemenkes mengakui belum ada rincian data penerima vaksinasi. (ANTARA FOTO/FB Anggoro/cnn)

Kemkes Akui Belum Miliki Jumlah Data Penerima Vaksin

nusantara | Kamis, 21 Januari 2021
Editor : red | Penulis : PE*

JAKARTA-- Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menyatakan pihaknya belum memiliki rincian data terkait jumlah warga yang telah menjalani vaksinasi setelah program tersebut berjalan satu pekan, sejak 13 Januari 2021.

"Tidak ada rincian datanya dan saat ini sudah perbaikan sistem," kata Nadia lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Kamis (21/1).

Namun demikian, Nadia memastikan bahwa sistem pencatatan terhadap warga yang telah divaksin tetap akan dilakukan. Saat ini, katanya, tim masih tengah memperbaiki sistem pencatatan dan registrasi vaksinasi.

Selain itu, ia menambahkan, vaksinasi saat ini juga baru dilakukan terhadap tenaga kesehatan, termasuk sejumlah kepala daerah. Vaksinasi belum dilakukan terhadap warga masyarakat secara umum.

"Ini baru petugas kesehatan, belum ada masyarakat kecuali yang kemarin menerima penyuntikan pertama," kata dia.

Pemerintah telah mengatur petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi Covid-19 lewat Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.02/4/ 1 /2021 tentang petunjuk teknis vaksinasi Covid-19.

Aturan tersebut mengatur tentang kelompok prioritas yang akan menerima vaksin di gelombang pertama vaksinasi mulai Januari-April.

Dalam kurun waktu itu, sejumlah kelompok yang menerima vaksinasi di antaranya yakni, tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, termasuk mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan profesi kedokteran dan bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan.

Selain tenaga kesehatan, beberapa kelompok lain yakni, petugas pelayanan publik seperti TNI-Polri, aparat hukum, dan petugas pelayanan publik lain seperti petugas di bandara/pelabuhan/stasiun/terminal, hingga perbankan. Selain mereka, kelompok prioritas penerima vaksin adalah warga berusia di atas 60 tahun.

 

Sumber:CNN


Artikel Terbaru

pelalawan | Kamis, 25 Februari 2021

Setelah melalui pemilihan secara alot,

akhirnya Dana Sipayung terpilih sebagai Ketua.


politik | Kamis, 25 Februari 2021

Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya mengungkap keterlibatan mantan anak.


politik | Kamis, 25 Februari 2021

Tiga pasangan gubernur dan wakil gubernur (wagub) untuk Provinsi Sumatra Barat, Kepulauan Riau,.


politik | Rabu, 24 Februari 2021

Ketua Majelis Tinggi Partai (MTP) Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengklaim tudingan.


riau | Rabu, 24 Februari 2021

Pemerintah Provinsi Riau menyatakan, pelantikan tiga kepala kepala daerah di Provinsi.


riau | Rabu, 24 Februari 2021

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri masih memproses usulan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.


pelalawan | Rabu, 24 Februari 2021

Tidak tinggal diam karena nama baiknya dicemarkan melalui media online, anggota Dewan Perwakilan.


pelalawan | Rabu, 24 Februari 2021

Satu unit rumah, di Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, roboh hinga rata dengan tanah.


pekanbaru | Selasa, 23 Februari 2021

Bakti sosial donor darah sempena Hari Pers Nasional (HPN) 2021 dan HUT ke-75 Persatuan Wartawan.


pekanbaru | Selasa, 23 Februari 2021

PWI Riau masih dalam rangkaian Hari Pers dan HUT PWI ke- 75, Selasa(23/2-2021)siang ini .