20 Rajab 1442 H / Kamis, 4 Maret 2021
Ketua PP Pelalawan Kutuk Keras Pembunuhan Siswa SMP Bernas
pelalawan | Minggu, 14 Februari 2021
Editor : red | Penulis : Ahmad Rafles

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pelalawan, Jufri SE (FOTO:ISTIMEWA)

PANGKALANKERINCI--Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pelalawan, Jufri SE mengutuk keras pelaku pembunuhan yang dilakukan terhadap Intan (15), siswi SMP Bernas yang menghebohkan warga Pelalawan beberapan hari lalu.

Pernyataan tersebut disampaikan Jufri saat diminta tanggapannya terkait peristiwa yang menghebohkan di Kabupaten Pelalawan ini di kantor MPC PP, Ahad (14/2/2021).

Jufri berharap semoga pihak kepolisian bisa secepat nya menangkap pelaku serta menghukum seberat-berat nya, karena apa yang dilakukan itu memang sangat tidak manusiawi dan sangat kejam.

"Semoga almarhumah khusnul khotimah dan  ditempatkan disisi nya,dan keluarga yg ditinggalkan iklas serta tabah menerima cobaan ini.

Sebagai ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pelalawan berharap kepada RT/ RW agar lebih aktif dalam mendata para warga yang tinggal di daerah nya masing-masing sehingga diketahui siapa-siapa warga yg tinggal di wilayahnya tersebut.

"Terus terang saya menilai selama ini pendataan warga bagi RT itu sangat kurang sehingga banyak tidak tahu siapa-siapa yang tinggal di daerah mereka.Contohnya di RT saya,seharus nya wajib lapor se kali 24  jam bagi  warga yg baru pindah di RT itu," ujar Jufri. 


Apalagi menurutnya, Kabupaten Pelalawan termasuk daerah industri banyak orang datang mencari pekerjaan ke Pelalawan, khusus ke Kota Pangkalan Kerinci, sehingga setiap hari dipastikan ada saja yang datang dan ada yang pergi.

" Jujur, kita tidak tau asal dan usul mereka serta tujuan mereka datang kesini ,bisa jadi mereka datang karena sporing kesini setelah melakukan kejahatan di tempat lain,dan banyak juga saya jumpai warga yang tidak memiliki identitas di Kerinci ini" sambung Ketua PP Pelalawan ini.

Selaku Ketua Ormas Pemuda Pancasila Jufri berharap kepada pemerintah daerah khusus nya RT/RW, selaku yang punya kewenangan agar bisa betul-betul mendata warga nya dan menerapkan wajib lapor 1 x 24 jam.

"Sistim ini  bisa menimalisir tingkat kejahatan di Kabupaten Pelalawan ini terutama di Pangkalan Kerinci. Apalagi disini banyak kontraktor yang membawa karyawan sendiri dari daerah mereka, tapi tidak melaporkan kepada pihak Pemerintah. Kami sebagai Ormas PP siap membantu bekerja sama, jika dibutuhkan tutup," Jufri.



Artikel Terbaru
pasar | Rabu, 3 Maret 2021

Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta para wajib pajak tidak menyuap pegawainya termasuk yang.


pasar | Rabu, 3 Maret 2021

Pertamina berkomitmen akan memaksimalkan potensi Blok Migas Rokan bukan saja untuk menyuplai.


riau | Selasa, 2 Maret 2021

Bagi orang yang telah melaksanakan vaksinasi Covid-19 Sinovac, memang ada efek samping yang di.


pekanbaru | Selasa, 2 Maret 2021

Praka Dedy Irawan yang meningggal dalam \kontak senjata dengan terduga teroris dari kelompok.


inspiratif | Selasa, 2 Maret 2021

Septian Bramandita, content creator berhasil memeroleh pendapatan sekitar Rp 1 miliar di usianya.


wajah | Selasa, 2 Maret 2021

Kabar duka datang dari industri hiburan Tanah Air. Rina Gunawan menghembuskan napas terakhir.


nusantara | Selasa, 2 Maret 2021

Presiden Jokowi hari ini resmi mencabut lampiran tiga Peraturan Presiden Nomor 10/2021 tentang.


pasar | Minggu, 28 Februari 2021

Program vaksin gotong royong mendapat sambutan positif dari pengusaha. Tercatat sebanyak 7 ribu.


riau | Minggu, 28 Februari 2021

Di Riau, Ahad  (28/2/2021) jumlah kasus positif baru bertambah sebanyak 63 orang.sedangkan.


riau | Minggu, 28 Februari 2021

Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Kota Pekanbaru dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi.


Penggunaan Sirekap di Pilkada Serentak 2020 Dikritik | Mengapa Saat Tidur Kita Disunnahkan Miring Kanan | "Aku bilang ke Dia Ini Adaptasi" | Kontribusi Pendapatan Data XL Capai 80 Persen | XL Axiata Pastikan Kemampuan Jaringan Data Meningkat | SKK Migas Gelar Pelatihan Migas untuk Anggota PWI | Guru Ancam Demo Besar Besaran | Dompet Dhuafa Riau-Indragiri Hulu ajak Anak-anak Jangan Takut Berbagi | Ini Dia Daftar Mobil LCGC Terlaris | Waketum DPP PAN, Bara Hasibuan Tolak Mundur |

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pelalawan, Jufri SE (FOTO:ISTIMEWA)

Ketua PP Pelalawan Kutuk Keras Pembunuhan Siswa SMP Bernas

pelalawan | Minggu, 14 Februari 2021
Editor : red | Penulis : Ahmad Rafles

PANGKALANKERINCI--Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pelalawan, Jufri SE mengutuk keras pelaku pembunuhan yang dilakukan terhadap Intan (15), siswi SMP Bernas yang menghebohkan warga Pelalawan beberapan hari lalu.

Pernyataan tersebut disampaikan Jufri saat diminta tanggapannya terkait peristiwa yang menghebohkan di Kabupaten Pelalawan ini di kantor MPC PP, Ahad (14/2/2021).

Jufri berharap semoga pihak kepolisian bisa secepat nya menangkap pelaku serta menghukum seberat-berat nya, karena apa yang dilakukan itu memang sangat tidak manusiawi dan sangat kejam.

"Semoga almarhumah khusnul khotimah dan  ditempatkan disisi nya,dan keluarga yg ditinggalkan iklas serta tabah menerima cobaan ini.

Sebagai ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pelalawan berharap kepada RT/ RW agar lebih aktif dalam mendata para warga yang tinggal di daerah nya masing-masing sehingga diketahui siapa-siapa warga yg tinggal di wilayahnya tersebut.

"Terus terang saya menilai selama ini pendataan warga bagi RT itu sangat kurang sehingga banyak tidak tahu siapa-siapa yang tinggal di daerah mereka.Contohnya di RT saya,seharus nya wajib lapor se kali 24  jam bagi  warga yg baru pindah di RT itu," ujar Jufri. 


Apalagi menurutnya, Kabupaten Pelalawan termasuk daerah industri banyak orang datang mencari pekerjaan ke Pelalawan, khusus ke Kota Pangkalan Kerinci, sehingga setiap hari dipastikan ada saja yang datang dan ada yang pergi.

" Jujur, kita tidak tau asal dan usul mereka serta tujuan mereka datang kesini ,bisa jadi mereka datang karena sporing kesini setelah melakukan kejahatan di tempat lain,dan banyak juga saya jumpai warga yang tidak memiliki identitas di Kerinci ini" sambung Ketua PP Pelalawan ini.

Selaku Ketua Ormas Pemuda Pancasila Jufri berharap kepada pemerintah daerah khusus nya RT/RW, selaku yang punya kewenangan agar bisa betul-betul mendata warga nya dan menerapkan wajib lapor 1 x 24 jam.

"Sistim ini  bisa menimalisir tingkat kejahatan di Kabupaten Pelalawan ini terutama di Pangkalan Kerinci. Apalagi disini banyak kontraktor yang membawa karyawan sendiri dari daerah mereka, tapi tidak melaporkan kepada pihak Pemerintah. Kami sebagai Ormas PP siap membantu bekerja sama, jika dibutuhkan tutup," Jufri.


Artikel Terbaru

pasar | Rabu, 3 Maret 2021

Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta para wajib pajak tidak menyuap pegawainya termasuk yang.


pasar | Rabu, 3 Maret 2021

Pertamina berkomitmen akan memaksimalkan potensi Blok Migas Rokan bukan saja untuk menyuplai.


riau | Selasa, 2 Maret 2021

Bagi orang yang telah melaksanakan vaksinasi Covid-19 Sinovac, memang ada efek samping yang di.


pekanbaru | Selasa, 2 Maret 2021

Praka Dedy Irawan yang meningggal dalam \kontak senjata dengan terduga teroris dari kelompok.


inspiratif | Selasa, 2 Maret 2021

Septian Bramandita, content creator berhasil memeroleh pendapatan sekitar Rp 1 miliar di usianya.


wajah | Selasa, 2 Maret 2021

Kabar duka datang dari industri hiburan Tanah Air. Rina Gunawan menghembuskan napas terakhir.


nusantara | Selasa, 2 Maret 2021

Presiden Jokowi hari ini resmi mencabut lampiran tiga Peraturan Presiden Nomor 10/2021 tentang.


pasar | Minggu, 28 Februari 2021

Program vaksin gotong royong mendapat sambutan positif dari pengusaha. Tercatat sebanyak 7 ribu.


riau | Minggu, 28 Februari 2021

Di Riau, Ahad  (28/2/2021) jumlah kasus positif baru bertambah sebanyak 63 orang.sedangkan.


riau | Minggu, 28 Februari 2021

Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Kota Pekanbaru dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi.