20 Rajab 1442 H / Kamis, 4 Maret 2021
Divaksin, Lansia Berpenyakit Bawaan Perlu Bawa Surat Dokter 
nusantara | Senin, 15 Februari 2021
Editor : red | Penulis : PE*

Ilustrasi: Lansia /FOTO: klik dokter

JAKARTA -- Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan kelompok lanjut usia (lansia) penerima vaksin dengan penyakit bawaan (komorbid) perlu membawa surat keterangan layak menerima vaksin dari dokter.

"Lansia dalam kondisi tertentu di mana komorbidnya terkendali, kami harap pada saat vaksinasi membawa surat layak vaksin dari dokter yang merawat," kata Nadia saat  Senin (15/2) seperti dilansir CNN.Indonesia

Adapun penyakit komorbid pada lansia yang dimaksud seperti sakit jantung, hipertensi, gangguan liver, ginjal, dan penyakit autoimun.

Nadia juga menegaskan, pemeriksaan komorbid pada lansia tidak dilakukan pada saat vaksinasi Covid-19. Ketika pelaksanaan vaksinasi, petugas kesehatan atau vaksinator hanya akan memberikan suntikan vaksin tanpa memeriksa komorbid.

"Jadi kalau mau periksa ke puskesmas bisa divaksin atau tidak, sebaiknya sekarang dalam waktu dekat, karena saat pemberian vaksin Covid-19 hanya disuntik saja tidak diperiksa komorbidnya," ucap Nadia.

Diketahui, Kementerian Kesehatan akan melakukan vaksinasi Covid-19 tahap dua pada 21,5 juta orang lansia. Pelaksanaan vaksinasi tahap dua ini akan dilakukan mulai 17 Februari dan diharapkan selesai pada Mei.

Untuk program vaksinasi Covid-19 pada lansia, Kemenkes menggunakan data milik Dukcapil Kemendagri dan BPJS Kesehatan. Vaksinasi lansia juga hanya akan diberikan di fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit atau puskesmas.

Kelompok lansia juga bisa mendaftarkan dirinya untuk ikut program vaksinasi Covid-19 ke puskesmas sekitar tempat tinggal masing-masing.


Sumber: CNN Indonesia
 



Artikel Terbaru
pasar | Rabu, 3 Maret 2021

Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta para wajib pajak tidak menyuap pegawainya termasuk yang.


pasar | Rabu, 3 Maret 2021

Pertamina berkomitmen akan memaksimalkan potensi Blok Migas Rokan bukan saja untuk menyuplai.


riau | Selasa, 2 Maret 2021

Bagi orang yang telah melaksanakan vaksinasi Covid-19 Sinovac, memang ada efek samping yang di.


pekanbaru | Selasa, 2 Maret 2021

Praka Dedy Irawan yang meningggal dalam \kontak senjata dengan terduga teroris dari kelompok.


inspiratif | Selasa, 2 Maret 2021

Septian Bramandita, content creator berhasil memeroleh pendapatan sekitar Rp 1 miliar di usianya.


wajah | Selasa, 2 Maret 2021

Kabar duka datang dari industri hiburan Tanah Air. Rina Gunawan menghembuskan napas terakhir.


nusantara | Selasa, 2 Maret 2021

Presiden Jokowi hari ini resmi mencabut lampiran tiga Peraturan Presiden Nomor 10/2021 tentang.


pasar | Minggu, 28 Februari 2021

Program vaksin gotong royong mendapat sambutan positif dari pengusaha. Tercatat sebanyak 7 ribu.


riau | Minggu, 28 Februari 2021

Di Riau, Ahad  (28/2/2021) jumlah kasus positif baru bertambah sebanyak 63 orang.sedangkan.


riau | Minggu, 28 Februari 2021

Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Kota Pekanbaru dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi.


Penggunaan Sirekap di Pilkada Serentak 2020 Dikritik | Mengapa Saat Tidur Kita Disunnahkan Miring Kanan | "Aku bilang ke Dia Ini Adaptasi" | Kontribusi Pendapatan Data XL Capai 80 Persen | XL Axiata Pastikan Kemampuan Jaringan Data Meningkat | SKK Migas Gelar Pelatihan Migas untuk Anggota PWI | Guru Ancam Demo Besar Besaran | Dompet Dhuafa Riau-Indragiri Hulu ajak Anak-anak Jangan Takut Berbagi | Ini Dia Daftar Mobil LCGC Terlaris | Waketum DPP PAN, Bara Hasibuan Tolak Mundur |

Ilustrasi: Lansia /FOTO: klik dokter

Divaksin, Lansia Berpenyakit Bawaan Perlu Bawa Surat Dokter 

nusantara | Senin, 15 Februari 2021
Editor : red | Penulis : PE*

JAKARTA -- Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan kelompok lanjut usia (lansia) penerima vaksin dengan penyakit bawaan (komorbid) perlu membawa surat keterangan layak menerima vaksin dari dokter.

"Lansia dalam kondisi tertentu di mana komorbidnya terkendali, kami harap pada saat vaksinasi membawa surat layak vaksin dari dokter yang merawat," kata Nadia saat  Senin (15/2) seperti dilansir CNN.Indonesia

Adapun penyakit komorbid pada lansia yang dimaksud seperti sakit jantung, hipertensi, gangguan liver, ginjal, dan penyakit autoimun.

Nadia juga menegaskan, pemeriksaan komorbid pada lansia tidak dilakukan pada saat vaksinasi Covid-19. Ketika pelaksanaan vaksinasi, petugas kesehatan atau vaksinator hanya akan memberikan suntikan vaksin tanpa memeriksa komorbid.

"Jadi kalau mau periksa ke puskesmas bisa divaksin atau tidak, sebaiknya sekarang dalam waktu dekat, karena saat pemberian vaksin Covid-19 hanya disuntik saja tidak diperiksa komorbidnya," ucap Nadia.

Diketahui, Kementerian Kesehatan akan melakukan vaksinasi Covid-19 tahap dua pada 21,5 juta orang lansia. Pelaksanaan vaksinasi tahap dua ini akan dilakukan mulai 17 Februari dan diharapkan selesai pada Mei.

Untuk program vaksinasi Covid-19 pada lansia, Kemenkes menggunakan data milik Dukcapil Kemendagri dan BPJS Kesehatan. Vaksinasi lansia juga hanya akan diberikan di fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit atau puskesmas.

Kelompok lansia juga bisa mendaftarkan dirinya untuk ikut program vaksinasi Covid-19 ke puskesmas sekitar tempat tinggal masing-masing.


Sumber: CNN Indonesia
 


Artikel Terbaru

pasar | Rabu, 3 Maret 2021

Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta para wajib pajak tidak menyuap pegawainya termasuk yang.


pasar | Rabu, 3 Maret 2021

Pertamina berkomitmen akan memaksimalkan potensi Blok Migas Rokan bukan saja untuk menyuplai.


riau | Selasa, 2 Maret 2021

Bagi orang yang telah melaksanakan vaksinasi Covid-19 Sinovac, memang ada efek samping yang di.


pekanbaru | Selasa, 2 Maret 2021

Praka Dedy Irawan yang meningggal dalam \kontak senjata dengan terduga teroris dari kelompok.


inspiratif | Selasa, 2 Maret 2021

Septian Bramandita, content creator berhasil memeroleh pendapatan sekitar Rp 1 miliar di usianya.


wajah | Selasa, 2 Maret 2021

Kabar duka datang dari industri hiburan Tanah Air. Rina Gunawan menghembuskan napas terakhir.


nusantara | Selasa, 2 Maret 2021

Presiden Jokowi hari ini resmi mencabut lampiran tiga Peraturan Presiden Nomor 10/2021 tentang.


pasar | Minggu, 28 Februari 2021

Program vaksin gotong royong mendapat sambutan positif dari pengusaha. Tercatat sebanyak 7 ribu.


riau | Minggu, 28 Februari 2021

Di Riau, Ahad  (28/2/2021) jumlah kasus positif baru bertambah sebanyak 63 orang.sedangkan.


riau | Minggu, 28 Februari 2021

Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Kota Pekanbaru dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi.