'
7 Rajab 1444 H / Minggu, 29 Januari 2023
Wajah
wajah
politikus
politik
pasar
hukum
nusatara
otomotif
Ketua DPC yang Terlibat Dipecat
Demokrat Riau: KLB Deli Serdang Ilegal
politikus | Minggu, 7 Maret 2021
Editor : Putrajaya | Penulis : Putrajaya
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Riau, Asri Auzar

TEMBILAHAN - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Riau, Asri Auzar menegaskan akan memecat Ketua DPC kabupaten/kota yanng terlibat dalam Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara, langsung dipecat. Sebab, Kongres Luar Biasa (KLB) yang mengangkat Moeldoko sebagai Ketua Umum Demokrat ilegal.

Penegasan itu disampaikan Asri Auzar usai pelaksanaan apel siaga di kantor DPD Demokrat, Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru. Jumat (5/3). Menurut Asri, pihaknya telah melakukan monitor terhadap beberapa Ketua DPC yang tidak berada di Riau.

"Tapi saya belum bisa memastikan satu atau dua orang yang ikut sebab tidak bisa dikontak tadi pagi," ujar Asri.

Soal konsekuensi bagi Ketua DPC yang hadir dalam KLB Deli Serdang, Asri menegaskan, sangsinya adalah pemecatan. bahwa hukumannya dipecat. "Jika ketua DPC pergi dan hadir di KLB hukumanya otomatis akan dipecat begitu juga kader," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Asri Auzar juga menegaskan bahwa, Kongres luar biasa (KLB) yang digagas Jhony Allen Marbun dan para pendiri Demokrat di The Hill Resort Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara adalah Ilegal. Sebab, kongres itu dilaksanakan oleh internal dan eksternal partai.

"Apalagi unsur yang dipakai tak memenuhi syarat anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) karna ketua DPD se-Indonesia tidak ada yang berangkat kesana," katanya.

Menurutnya, isu KLB ini sebenarnya sengaja dihembuskan lantaran adanya segelintir orang yang tidak menyukai kempimpinan AHY dan Demokrat.

"Partai kita ini partai yang diakui, KLB itu orang tidak suka kepemimpinan AHY yang tidak senang pada partai Demokrat yang naik oleh AHY, hasil survei bagus karna bagus mulailah orang mengacau-ngacau. Tapi intinya kami kita tidak memikirkan itu," tegas Asri.

Asri sendiri mengaku telah menyampaikan penolakan terhadap rencana KLB tersebut. Sebab, KLB Demokrat sudah dilakukan dan secara aklamasi memilih AHY sebagai ketua umum Demokrat. (*)



Artikel Terbaru

Pingpong Championship V 2023 PWI Riau, Meriahkan HPN dan HUT ke-77 PWI

Tunggu Pekan Depan, Subsidi Motor Listrik Rp7Juta Dirilis Pemerintah

Akhir 2023, Pelabuhan Penyeberangan Mengkapan Dapat Beroperasi

BMKG Prakiraan Sebagian Cuaca di Riau Cerah dan Berawan

Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Rp14.977 per Dolar

Kemenag Klaim Biaya Haji Naik Demi Keadilan
×
Ketua DPC yang Terlibat Dipecat
Demokrat Riau: KLB Deli Serdang Ilegal
politikus | Minggu, 7 Maret 2021
Editor : Putrajaya | Penulis : Putrajaya
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Riau, Asri Auzar

TEMBILAHAN - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Riau, Asri Auzar menegaskan akan memecat Ketua DPC kabupaten/kota yanng terlibat dalam Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara, langsung dipecat. Sebab, Kongres Luar Biasa (KLB) yang mengangkat Moeldoko sebagai Ketua Umum Demokrat ilegal.

Penegasan itu disampaikan Asri Auzar usai pelaksanaan apel siaga di kantor DPD Demokrat, Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru. Jumat (5/3). Menurut Asri, pihaknya telah melakukan monitor terhadap beberapa Ketua DPC yang tidak berada di Riau.

"Tapi saya belum bisa memastikan satu atau dua orang yang ikut sebab tidak bisa dikontak tadi pagi," ujar Asri.

Soal konsekuensi bagi Ketua DPC yang hadir dalam KLB Deli Serdang, Asri menegaskan, sangsinya adalah pemecatan. bahwa hukumannya dipecat. "Jika ketua DPC pergi dan hadir di KLB hukumanya otomatis akan dipecat begitu juga kader," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Asri Auzar juga menegaskan bahwa, Kongres luar biasa (KLB) yang digagas Jhony Allen Marbun dan para pendiri Demokrat di The Hill Resort Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara adalah Ilegal. Sebab, kongres itu dilaksanakan oleh internal dan eksternal partai.

"Apalagi unsur yang dipakai tak memenuhi syarat anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) karna ketua DPD se-Indonesia tidak ada yang berangkat kesana," katanya.

Menurutnya, isu KLB ini sebenarnya sengaja dihembuskan lantaran adanya segelintir orang yang tidak menyukai kempimpinan AHY dan Demokrat.

"Partai kita ini partai yang diakui, KLB itu orang tidak suka kepemimpinan AHY yang tidak senang pada partai Demokrat yang naik oleh AHY, hasil survei bagus karna bagus mulailah orang mengacau-ngacau. Tapi intinya kami kita tidak memikirkan itu," tegas Asri.

Asri sendiri mengaku telah menyampaikan penolakan terhadap rencana KLB tersebut. Sebab, KLB Demokrat sudah dilakukan dan secara aklamasi memilih AHY sebagai ketua umum Demokrat. (*)

pasar | Jumat, 27 Januari 2023
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Rp14.977 per Dolar
nusantara | Kamis, 26 Januari 2023
Kemenag Klaim Biaya Haji Naik Demi Keadilan
Inspiratif
inspiratif | Sabtu, 7 Januari 2023
Nyeri Tubuh, Bisa Sinyal Gejala Kolesterol Tinggi
inspiratif | Jumat, 4 November 2022
Anak Kecanduan Game Online? Ini Solusinya

Wajah
wajah | Minggu, 25 Desember 2022
Sejarawan dan Tokoh Intelektual Muslim
wajah | Senin, 7 November 2022
Ketika Ada Masalah, Mari Cari Solusi
wajah | Selasa, 18 Oktober 2022
Polri Pasti Bisa Seperti Emas 24 Karat
Wanita
wanita | Kamis, 15 Desember 2022
Awas, Kolesterol Tinggi Bisa Membunuh Diam-diam
wanita | Sabtu, 29 Oktober 2022
Skrining Kanker Payudara Bagi Wanita Itu Penting
wanita | Jumat, 5 Agustus 2022
Istiqomah Bersama dan Bermanfaat buat Umat
wanita | Sabtu, 18 Juni 2022
Penyebab Bibir Merah Warnanya
Berita Unggulan
mancanegara | Selasa, 24 Januari 2023
Pemimpin Partai Sayap Kanan Denmark Lakukan Tindakan Keji
Berita Pilihan


HOME


INDEX


POPULAR

×