28 Safar 1444 H / Minggu, 25 September 2022
Wajah
wajah
politikus
politik
pasar
hukum
nusatara
otomotif
Ketua DPC yang Terlibat Dipecat
Demokrat Riau: KLB Deli Serdang Ilegal
politikus | Minggu, 7 Maret 2021
Editor : Putrajaya | Penulis : Putrajaya
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Riau, Asri Auzar

TEMBILAHAN - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Riau, Asri Auzar menegaskan akan memecat Ketua DPC kabupaten/kota yanng terlibat dalam Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara, langsung dipecat. Sebab, Kongres Luar Biasa (KLB) yang mengangkat Moeldoko sebagai Ketua Umum Demokrat ilegal.

Penegasan itu disampaikan Asri Auzar usai pelaksanaan apel siaga di kantor DPD Demokrat, Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru. Jumat (5/3). Menurut Asri, pihaknya telah melakukan monitor terhadap beberapa Ketua DPC yang tidak berada di Riau.

"Tapi saya belum bisa memastikan satu atau dua orang yang ikut sebab tidak bisa dikontak tadi pagi," ujar Asri.

Soal konsekuensi bagi Ketua DPC yang hadir dalam KLB Deli Serdang, Asri menegaskan, sangsinya adalah pemecatan. bahwa hukumannya dipecat. "Jika ketua DPC pergi dan hadir di KLB hukumanya otomatis akan dipecat begitu juga kader," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Asri Auzar juga menegaskan bahwa, Kongres luar biasa (KLB) yang digagas Jhony Allen Marbun dan para pendiri Demokrat di The Hill Resort Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara adalah Ilegal. Sebab, kongres itu dilaksanakan oleh internal dan eksternal partai.

"Apalagi unsur yang dipakai tak memenuhi syarat anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) karna ketua DPD se-Indonesia tidak ada yang berangkat kesana," katanya.

Menurutnya, isu KLB ini sebenarnya sengaja dihembuskan lantaran adanya segelintir orang yang tidak menyukai kempimpinan AHY dan Demokrat.

"Partai kita ini partai yang diakui, KLB itu orang tidak suka kepemimpinan AHY yang tidak senang pada partai Demokrat yang naik oleh AHY, hasil survei bagus karna bagus mulailah orang mengacau-ngacau. Tapi intinya kami kita tidak memikirkan itu," tegas Asri.

Asri sendiri mengaku telah menyampaikan penolakan terhadap rencana KLB tersebut. Sebab, KLB Demokrat sudah dilakukan dan secara aklamasi memilih AHY sebagai ketua umum Demokrat. (*)



Artikel Terbaru
Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Bakal Mengguyur Riau
Hari Ini, Satu Warga Pekanbaru Meninggal Dunia Akibat Covid-19
Capaian Vaksinasi II di Riau 70,92 %
PT Arara Abadi Kucurkan CSR Untuk masyarakat Konsesi Perusahaan
Membludak, Masyarakat Hadiri Launching Paket Umrah Sulthan Silversilk Group
×
Ketua DPC yang Terlibat Dipecat
Demokrat Riau: KLB Deli Serdang Ilegal
politikus | Minggu, 7 Maret 2021
Editor : Putrajaya | Penulis : Putrajaya
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Riau, Asri Auzar

TEMBILAHAN - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Riau, Asri Auzar menegaskan akan memecat Ketua DPC kabupaten/kota yanng terlibat dalam Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara, langsung dipecat. Sebab, Kongres Luar Biasa (KLB) yang mengangkat Moeldoko sebagai Ketua Umum Demokrat ilegal.

Penegasan itu disampaikan Asri Auzar usai pelaksanaan apel siaga di kantor DPD Demokrat, Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru. Jumat (5/3). Menurut Asri, pihaknya telah melakukan monitor terhadap beberapa Ketua DPC yang tidak berada di Riau.

"Tapi saya belum bisa memastikan satu atau dua orang yang ikut sebab tidak bisa dikontak tadi pagi," ujar Asri.

Soal konsekuensi bagi Ketua DPC yang hadir dalam KLB Deli Serdang, Asri menegaskan, sangsinya adalah pemecatan. bahwa hukumannya dipecat. "Jika ketua DPC pergi dan hadir di KLB hukumanya otomatis akan dipecat begitu juga kader," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Asri Auzar juga menegaskan bahwa, Kongres luar biasa (KLB) yang digagas Jhony Allen Marbun dan para pendiri Demokrat di The Hill Resort Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara adalah Ilegal. Sebab, kongres itu dilaksanakan oleh internal dan eksternal partai.

"Apalagi unsur yang dipakai tak memenuhi syarat anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) karna ketua DPD se-Indonesia tidak ada yang berangkat kesana," katanya.

Menurutnya, isu KLB ini sebenarnya sengaja dihembuskan lantaran adanya segelintir orang yang tidak menyukai kempimpinan AHY dan Demokrat.

"Partai kita ini partai yang diakui, KLB itu orang tidak suka kepemimpinan AHY yang tidak senang pada partai Demokrat yang naik oleh AHY, hasil survei bagus karna bagus mulailah orang mengacau-ngacau. Tapi intinya kami kita tidak memikirkan itu," tegas Asri.

Asri sendiri mengaku telah menyampaikan penolakan terhadap rencana KLB tersebut. Sebab, KLB Demokrat sudah dilakukan dan secara aklamasi memilih AHY sebagai ketua umum Demokrat. (*)

riau | Sabtu, 24 September 2022
Capaian Vaksinasi II di Riau 70,92 %
Inspiratif
inspiratif | Sabtu, 17 September 2022
Cara Atasi Ketiak Bau, walau Sudah Pakai Deodoran
inspiratif | Sabtu, 17 September 2022
Ini Makanan Enak, tapi Berpotensi Sebabkan Usus Buntu

Wajah
wajah | Kamis, 18 Agustus 2022
Faisal Abdul Naser: Jangan Berbohong
wajah | Rabu, 12 Januari 2022
Pernah Depresi dan Berniat Bunuh Diri
Wanita
wanita | Jumat, 5 Agustus 2022
Istiqomah Bersama dan Bermanfaat buat Umat
wanita | Sabtu, 18 Juni 2022
Penyebab Bibir Merah Warnanya
wanita | Minggu, 24 April 2022
Tampil Cantik di Hari Idul Fitri
Berita Unggulan
pekanbaru | Senin, 19 September 2022
Pra UKW SPS-PWI Riau Disambut Antusias Peserta
Berita Pilihan
pelalawan | Selasa, 20 September 2022
BKPSDM Pelalawan Data Ulang Seluruh Tenaga Honorer