6 Syawwal 1442 H / Selasa, 18 Mei 2021
BSP Sebut NTP Riau Tertinggi di Sumatera
pasar | Minggu, 7 Maret 2021
Editor : Putrajaya | Penulis : Metro

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Misfaruddin

PEKANBARU - Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Riau pada Februari 2021 adalah 133,04 atau naik sebesar 0,09 persen dibanding NTP Januari 2021 yaitu 132,92. Angka itu mengantarkan Riau tertinggi di Sumatera.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Misfaruddin mengatakan, kenaikan ini disebabkan harga barang/produk pertanian yang dihasilkan oleh rumah tangga mengalami kenaikan sebesar 0,13 persen relatif lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan indeks harga yang dibayar petani sebesar 0,04 persen.

"Indeks harga konsumsi rumah tangga mengalami kenaikan 0,02 persen, sedangkan indeks harga yang dibayar untuk keperluan produksi naik sebesar 0,10 persen," ujarnya, Minggu (6/3).

Ia mengatakan kenaikan NTP di Provinsi Riau pada bulan Februari 2021 terjadi pada 4 subsektor penyusun NTP.  "Kenaikan NTP tertinggi terjadi pada subsektor Peternakan yaitu sebesar 0,70 persen, lalu diikuti oleh subsektor Perikanan yaitu sebesar 0,64 persen, lalu diikuti subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat dengan kenaikan sebesar 0,08 persen, kemudian diikuti kenaikan subsektor Hortikultura sebesar 0,01 persen," tuturnya.

"Sebaliknya 1 subsektor yang mengalami penurunan NTP yaitu Tanaman Pangan turun sebesar 0,50 persen," imbuhnya.

Lanjut Misfaruddin, pada Februari 2021, 5 provinsi di Pulau Sumatera mengalami  Kenaikan NTP. Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan kenaikan NTP tertinggi yaitu sebesar 2,02 persen.

Dibandingkan NTP provinsi lainnya yang ada di Pulau Sumatera, Riau menduduki peringkat ke-1 sebagai provinsi dengan NTP tertinggi sebesar 133,04. NTP terkecil di Pulau Sumatera diduduki oleh Provinsi Lampung dengan NTP sebesar 96,75.

Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu dan Kepri tercatat sebagai provinsi yang mengalami penurunan NTP.Sebagai informasi, Nilai Tukar Petani adalah perbandingan indeks harga yang  diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar petani. NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan.

NTP juga menunjukkan daya tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan/daya beli petani. (*)



Artikel Terbaru
riau | Sabtu, 15 Mei 2021

Gubernur Riau bersama dengan Forkopimda Riau dan Bupati Kampar melakukan peninjauan.


riau | Jumat, 14 Mei 2021

Kota Pekanbaru, masih berada diurutan atas di Riau dari segi penyebaran dan penambahan kasus.


pekanbaru | Jumat, 14 Mei 2021

Antisipasi penyebaran virus Corona,  bioskop di KotaPekanbaru kembali harus ditutup.


mancanegara | Jumat, 14 Mei 2021

Singapura mengumumkan akan menerapkan pembatasan ketat kegiatan sosial dan publik lainnya.


pasar | Jumat, 14 Mei 2021

Keberadaan teknologi kian hari berguna untuk memudahkan hidup manusia. Salah satunya dengan.


nusantara | Jumat, 14 Mei 2021

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengoreksi kekuatan gempa bumi di Kabupaten.


nusantara | Jumat, 14 Mei 2021

Gempa bumi susulan mengguncang Nias Barat, Sumatera Utara, dengan magnitudo 5,2. Gempa ini.


riau | Jumat, 14 Mei 2021

Dua dari Tiga korban, Rajis Dikomira serta Fadil Irsandi umur 20 tahun  yang berencana.


nusantara | Jumat, 14 Mei 2021

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 mengguncang Nias Barat, Sumatera Utara, Jumat (14/5-2021)..


pasar | Selasa, 11 Mei 2021

Hari Raya Lebaran merupakan momentum bagi sebagian orang untuk berkumpul dan bersilaturahmi.


Penggunaan Sirekap di Pilkada Serentak 2020 Dikritik | Mengapa Saat Tidur Kita Disunnahkan Miring Kanan | "Aku bilang ke Dia Ini Adaptasi" | Kontribusi Pendapatan Data XL Capai 80 Persen | XL Axiata Pastikan Kemampuan Jaringan Data Meningkat | SKK Migas Gelar Pelatihan Migas untuk Anggota PWI | Guru Ancam Demo Besar Besaran | Dompet Dhuafa Riau-Indragiri Hulu ajak Anak-anak Jangan Takut Berbagi | Ini Dia Daftar Mobil LCGC Terlaris | Waketum DPP PAN, Bara Hasibuan Tolak Mundur |

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Misfaruddin

BSP Sebut NTP Riau Tertinggi di Sumatera

pasar | Minggu, 7 Maret 2021
Editor : Putrajaya | Penulis : Metro

PEKANBARU - Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Riau pada Februari 2021 adalah 133,04 atau naik sebesar 0,09 persen dibanding NTP Januari 2021 yaitu 132,92. Angka itu mengantarkan Riau tertinggi di Sumatera.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Misfaruddin mengatakan, kenaikan ini disebabkan harga barang/produk pertanian yang dihasilkan oleh rumah tangga mengalami kenaikan sebesar 0,13 persen relatif lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan indeks harga yang dibayar petani sebesar 0,04 persen.

"Indeks harga konsumsi rumah tangga mengalami kenaikan 0,02 persen, sedangkan indeks harga yang dibayar untuk keperluan produksi naik sebesar 0,10 persen," ujarnya, Minggu (6/3).

Ia mengatakan kenaikan NTP di Provinsi Riau pada bulan Februari 2021 terjadi pada 4 subsektor penyusun NTP.  "Kenaikan NTP tertinggi terjadi pada subsektor Peternakan yaitu sebesar 0,70 persen, lalu diikuti oleh subsektor Perikanan yaitu sebesar 0,64 persen, lalu diikuti subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat dengan kenaikan sebesar 0,08 persen, kemudian diikuti kenaikan subsektor Hortikultura sebesar 0,01 persen," tuturnya.

"Sebaliknya 1 subsektor yang mengalami penurunan NTP yaitu Tanaman Pangan turun sebesar 0,50 persen," imbuhnya.

Lanjut Misfaruddin, pada Februari 2021, 5 provinsi di Pulau Sumatera mengalami  Kenaikan NTP. Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan kenaikan NTP tertinggi yaitu sebesar 2,02 persen.

Dibandingkan NTP provinsi lainnya yang ada di Pulau Sumatera, Riau menduduki peringkat ke-1 sebagai provinsi dengan NTP tertinggi sebesar 133,04. NTP terkecil di Pulau Sumatera diduduki oleh Provinsi Lampung dengan NTP sebesar 96,75.

Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu dan Kepri tercatat sebagai provinsi yang mengalami penurunan NTP.Sebagai informasi, Nilai Tukar Petani adalah perbandingan indeks harga yang  diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar petani. NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan.

NTP juga menunjukkan daya tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan/daya beli petani. (*)


Artikel Terbaru

riau | Sabtu, 15 Mei 2021

Gubernur Riau bersama dengan Forkopimda Riau dan Bupati Kampar melakukan peninjauan.


riau | Jumat, 14 Mei 2021

Kota Pekanbaru, masih berada diurutan atas di Riau dari segi penyebaran dan penambahan kasus.


pekanbaru | Jumat, 14 Mei 2021

Antisipasi penyebaran virus Corona,  bioskop di KotaPekanbaru kembali harus ditutup.


mancanegara | Jumat, 14 Mei 2021

Singapura mengumumkan akan menerapkan pembatasan ketat kegiatan sosial dan publik lainnya.


pasar | Jumat, 14 Mei 2021

Keberadaan teknologi kian hari berguna untuk memudahkan hidup manusia. Salah satunya dengan.


nusantara | Jumat, 14 Mei 2021

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengoreksi kekuatan gempa bumi di Kabupaten.


nusantara | Jumat, 14 Mei 2021

Gempa bumi susulan mengguncang Nias Barat, Sumatera Utara, dengan magnitudo 5,2. Gempa ini.


riau | Jumat, 14 Mei 2021

Dua dari Tiga korban, Rajis Dikomira serta Fadil Irsandi umur 20 tahun  yang berencana.


nusantara | Jumat, 14 Mei 2021

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 mengguncang Nias Barat, Sumatera Utara, Jumat (14/5-2021)..


pasar | Selasa, 11 Mei 2021

Hari Raya Lebaran merupakan momentum bagi sebagian orang untuk berkumpul dan bersilaturahmi.