6 Syawwal 1442 H / Selasa, 18 Mei 2021
17 Kandidat Capres Versi Survei Indikator
Moeldoko, Ketum Demokrat Versi KLB Tak Masuk Daftar
politik | Senin, 22 Maret 2021
Editor : Putrajaya | Penulis : Republika

Ilustrasi grafis

JAKARTA - Ketua Umum Demokrat versi KLB Sibolangit yang diusung para pendukungnya masuk bursa calon Presiden, ternyata tidak masuk dalam daftar 17 kandidat presiden hasil surveri yang digelar Indikator Politik Indonesia. Nama Anies Baswedan menempati urutan teratas mengalahkan Ketum Gerindra, Prabowo Subianto.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam rilis secara daring di Jakarta, Minggu (21/3) mengungkapkan, hasil simulasi capres jika dilasakanakan pemilihan Maret 2021, Indikator menemukan ada 17 sosok yang dipilih anak muda. Urutan pertama adalah Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan meraih 15,2 persen, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (13,7 persen), dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil atau Kang Emil (10,2 persen).

"Secara umum tidak ada nama yang dominan, tetapi di antara 17 nama yang paling tinggi secara absolut itu ada Anies Baswedan di angka 15,2 persen," ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam rilis secara daring di Jakarta, Ahad (21/3).

Posisi berikutnya ditempati Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno (9,8 persen), Menhan Prabowo Subianto (9,5 persen), Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (4,1 persen), Menteri BUMN Erick Thohir (1,5 persen), Mendagri Tito Karnavian (1,2 persen), dan Ketua DPR Puan Maharani (1,1 persen).

Selain itu, ada eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wapres Ma'ruf Amin, Menkes Budi Gunawan Sadikin, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Polhukam Mahfud MD, dan Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar yang masing-masing memperoleh angka di bawah satu persen.

"Pemilih Pak Jokowi itu menyebar, sementara Anies paling banyak mendapatkan dukungan di antara mereka yang mencoblos Pak Prabowo-Sandi di Pemilu 2019 kemarin," kata Burhanuddin.

Sementara, lebih banyak anak muda yang belum memilih nama untuk menjadi presiden yakni 30,5 persen. Hanya saja, di survei itu tidak muncul nama Kepala Staf Presiden (KSP) yang juga Ketua Umum Demokrat versi KLB Deli Serdang, Moeldoko.

Berdasarkan sosio demografi, menurut Burhanuddin, anak muda yang beretnis Jawa lebih banyak memilih Ganjar (22,1 persen). Sedangkan, anak muda yang beretnis Melayu lebih banyak memilih Anies (26,3 persen).



Artikel Terbaru
riau | Sabtu, 15 Mei 2021

Gubernur Riau bersama dengan Forkopimda Riau dan Bupati Kampar melakukan peninjauan.


riau | Jumat, 14 Mei 2021

Kota Pekanbaru, masih berada diurutan atas di Riau dari segi penyebaran dan penambahan kasus.


pekanbaru | Jumat, 14 Mei 2021

Antisipasi penyebaran virus Corona,  bioskop di KotaPekanbaru kembali harus ditutup.


mancanegara | Jumat, 14 Mei 2021

Singapura mengumumkan akan menerapkan pembatasan ketat kegiatan sosial dan publik lainnya.


pasar | Jumat, 14 Mei 2021

Keberadaan teknologi kian hari berguna untuk memudahkan hidup manusia. Salah satunya dengan.


nusantara | Jumat, 14 Mei 2021

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengoreksi kekuatan gempa bumi di Kabupaten.


nusantara | Jumat, 14 Mei 2021

Gempa bumi susulan mengguncang Nias Barat, Sumatera Utara, dengan magnitudo 5,2. Gempa ini.


riau | Jumat, 14 Mei 2021

Dua dari Tiga korban, Rajis Dikomira serta Fadil Irsandi umur 20 tahun  yang berencana.


nusantara | Jumat, 14 Mei 2021

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 mengguncang Nias Barat, Sumatera Utara, Jumat (14/5-2021)..


pasar | Selasa, 11 Mei 2021

Hari Raya Lebaran merupakan momentum bagi sebagian orang untuk berkumpul dan bersilaturahmi.


Penggunaan Sirekap di Pilkada Serentak 2020 Dikritik | Mengapa Saat Tidur Kita Disunnahkan Miring Kanan | "Aku bilang ke Dia Ini Adaptasi" | Kontribusi Pendapatan Data XL Capai 80 Persen | XL Axiata Pastikan Kemampuan Jaringan Data Meningkat | SKK Migas Gelar Pelatihan Migas untuk Anggota PWI | Guru Ancam Demo Besar Besaran | Dompet Dhuafa Riau-Indragiri Hulu ajak Anak-anak Jangan Takut Berbagi | Ini Dia Daftar Mobil LCGC Terlaris | Waketum DPP PAN, Bara Hasibuan Tolak Mundur |

Ilustrasi grafis

17 Kandidat Capres Versi Survei Indikator

Moeldoko, Ketum Demokrat Versi KLB Tak Masuk Daftar

politik | Senin, 22 Maret 2021
Editor : Putrajaya | Penulis : Republika

JAKARTA - Ketua Umum Demokrat versi KLB Sibolangit yang diusung para pendukungnya masuk bursa calon Presiden, ternyata tidak masuk dalam daftar 17 kandidat presiden hasil surveri yang digelar Indikator Politik Indonesia. Nama Anies Baswedan menempati urutan teratas mengalahkan Ketum Gerindra, Prabowo Subianto.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam rilis secara daring di Jakarta, Minggu (21/3) mengungkapkan, hasil simulasi capres jika dilasakanakan pemilihan Maret 2021, Indikator menemukan ada 17 sosok yang dipilih anak muda. Urutan pertama adalah Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan meraih 15,2 persen, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (13,7 persen), dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil atau Kang Emil (10,2 persen).

"Secara umum tidak ada nama yang dominan, tetapi di antara 17 nama yang paling tinggi secara absolut itu ada Anies Baswedan di angka 15,2 persen," ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam rilis secara daring di Jakarta, Ahad (21/3).

Posisi berikutnya ditempati Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno (9,8 persen), Menhan Prabowo Subianto (9,5 persen), Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (4,1 persen), Menteri BUMN Erick Thohir (1,5 persen), Mendagri Tito Karnavian (1,2 persen), dan Ketua DPR Puan Maharani (1,1 persen).

Selain itu, ada eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wapres Ma'ruf Amin, Menkes Budi Gunawan Sadikin, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Polhukam Mahfud MD, dan Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar yang masing-masing memperoleh angka di bawah satu persen.

"Pemilih Pak Jokowi itu menyebar, sementara Anies paling banyak mendapatkan dukungan di antara mereka yang mencoblos Pak Prabowo-Sandi di Pemilu 2019 kemarin," kata Burhanuddin.

Sementara, lebih banyak anak muda yang belum memilih nama untuk menjadi presiden yakni 30,5 persen. Hanya saja, di survei itu tidak muncul nama Kepala Staf Presiden (KSP) yang juga Ketua Umum Demokrat versi KLB Deli Serdang, Moeldoko.

Berdasarkan sosio demografi, menurut Burhanuddin, anak muda yang beretnis Jawa lebih banyak memilih Ganjar (22,1 persen). Sedangkan, anak muda yang beretnis Melayu lebih banyak memilih Anies (26,3 persen).


Artikel Terbaru

riau | Sabtu, 15 Mei 2021

Gubernur Riau bersama dengan Forkopimda Riau dan Bupati Kampar melakukan peninjauan.


riau | Jumat, 14 Mei 2021

Kota Pekanbaru, masih berada diurutan atas di Riau dari segi penyebaran dan penambahan kasus.


pekanbaru | Jumat, 14 Mei 2021

Antisipasi penyebaran virus Corona,  bioskop di KotaPekanbaru kembali harus ditutup.


mancanegara | Jumat, 14 Mei 2021

Singapura mengumumkan akan menerapkan pembatasan ketat kegiatan sosial dan publik lainnya.


pasar | Jumat, 14 Mei 2021

Keberadaan teknologi kian hari berguna untuk memudahkan hidup manusia. Salah satunya dengan.


nusantara | Jumat, 14 Mei 2021

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengoreksi kekuatan gempa bumi di Kabupaten.


nusantara | Jumat, 14 Mei 2021

Gempa bumi susulan mengguncang Nias Barat, Sumatera Utara, dengan magnitudo 5,2. Gempa ini.


riau | Jumat, 14 Mei 2021

Dua dari Tiga korban, Rajis Dikomira serta Fadil Irsandi umur 20 tahun  yang berencana.


nusantara | Jumat, 14 Mei 2021

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 mengguncang Nias Barat, Sumatera Utara, Jumat (14/5-2021)..


pasar | Selasa, 11 Mei 2021

Hari Raya Lebaran merupakan momentum bagi sebagian orang untuk berkumpul dan bersilaturahmi.