6 Syawwal 1442 H / Selasa, 18 Mei 2021
Mabes Polri Periksa Petugas Jaga Saat Penyerangan ZA
nusantara | Kamis, 1 April 2021
Editor : red | Penulis : PE*

Polri bakal memeriksa anggotanya yang berjaga saat Mabes Polri diserang teroris (int)

JAKARTA -- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bakal memeriksa anggotanya yang berjaga di Mabes Polri pada Rabu kemarin (31/3). Mereka akan diperiksa lantaran teroris berhasil masuk lingkungan Mabes Polri di bilangan Jakarta Selatan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono mengatakan pemeriksaan dilakukan guna mengetahui bagaimana pelaku penyerangan, yakni ZA bisa masuk lalu menodongkan senjata ke petugas.

"Ya pasti itu diperiksa lebih memperjelas bagaimana ZA bisa masuk dan melaksanakan aksinya di Mabes Polri," kata Rusdi wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (1/4).

Dia mengatakan bahwa pemeriksaan jgua dilakukan guna memastikan kesesuaian standar prosedur pengamanan markas kepolisian yang dilakukan para petugas itu.

Apabila terdapat kelalaian, maka Polri akan memberikan sanksi kepada petugas di lapangan. Namun, dia belum dapat merinci lebih lanjut kapan pemeriksaan akan dilakukan.

Pasca aksi teror itu, Rusdi mengatakan bahwa penjagaan di Mabes Polri tetap dilakukan seperti biasa. Hanya saja, pengawasan akan diperketat oleh petugas.

"Ada petugas pagi sampai malam sampai pagi. Itu diatur oleh Yanma (Pelayanan Markas) untuk pengamanan markasnya," ucap dia.

Lihat juga: ZA Bawa Senjata Lolos Masuk Mabes, Polri Evaluasi Pengamanan
Rusdi pun mengakui bahwa pihaknya kecolongan lantaran senjata api milik pelaku dapat masuk ke Mabes Polri. Kata dia, pihaknya bakal mengaudit proses pengamanan Markas Kepolisian usai terjadi penyerangan.

"Ya itu yang masih kita dalami karena tersangkanya kan ZA meninggal dunia dia ya, dimungkinkan dia masukan di bagian tubuhnya, entah dipinggang atau dimana ya," ucapnya.

"Itu kenyataan memang lolos dari penjagaan," tambah dia.

Mabes Polri sendiri terletak di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan. Kompleks kantor kepolisian utama dari korps Bhayangkara itu 
Sempat menodongkan senjata ke sejumlah petugas, pelaku penyerangan yakni ZA akhirnya dilumpuhkan. ZA kini sudah dimakamkan.

ZA melakukan aksinya secara tunggal tanpa jaringan terorganisasi (lonewolf). Dia sempat tembakan sebanyak enam kali saat berada di Mabes Polri.

Sumber: CNN 



Artikel Terbaru
riau | Sabtu, 15 Mei 2021

Gubernur Riau bersama dengan Forkopimda Riau dan Bupati Kampar melakukan peninjauan.


riau | Jumat, 14 Mei 2021

Kota Pekanbaru, masih berada diurutan atas di Riau dari segi penyebaran dan penambahan kasus.


pekanbaru | Jumat, 14 Mei 2021

Antisipasi penyebaran virus Corona,  bioskop di KotaPekanbaru kembali harus ditutup.


mancanegara | Jumat, 14 Mei 2021

Singapura mengumumkan akan menerapkan pembatasan ketat kegiatan sosial dan publik lainnya.


pasar | Jumat, 14 Mei 2021

Keberadaan teknologi kian hari berguna untuk memudahkan hidup manusia. Salah satunya dengan.


nusantara | Jumat, 14 Mei 2021

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengoreksi kekuatan gempa bumi di Kabupaten.


nusantara | Jumat, 14 Mei 2021

Gempa bumi susulan mengguncang Nias Barat, Sumatera Utara, dengan magnitudo 5,2. Gempa ini.


riau | Jumat, 14 Mei 2021

Dua dari Tiga korban, Rajis Dikomira serta Fadil Irsandi umur 20 tahun  yang berencana.


nusantara | Jumat, 14 Mei 2021

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 mengguncang Nias Barat, Sumatera Utara, Jumat (14/5-2021)..


pasar | Selasa, 11 Mei 2021

Hari Raya Lebaran merupakan momentum bagi sebagian orang untuk berkumpul dan bersilaturahmi.


Penggunaan Sirekap di Pilkada Serentak 2020 Dikritik | Mengapa Saat Tidur Kita Disunnahkan Miring Kanan | "Aku bilang ke Dia Ini Adaptasi" | Kontribusi Pendapatan Data XL Capai 80 Persen | XL Axiata Pastikan Kemampuan Jaringan Data Meningkat | SKK Migas Gelar Pelatihan Migas untuk Anggota PWI | Guru Ancam Demo Besar Besaran | Dompet Dhuafa Riau-Indragiri Hulu ajak Anak-anak Jangan Takut Berbagi | Ini Dia Daftar Mobil LCGC Terlaris | Waketum DPP PAN, Bara Hasibuan Tolak Mundur |

Polri bakal memeriksa anggotanya yang berjaga saat Mabes Polri diserang teroris (int)

Mabes Polri Periksa Petugas Jaga Saat Penyerangan ZA

nusantara | Kamis, 1 April 2021
Editor : red | Penulis : PE*

JAKARTA -- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bakal memeriksa anggotanya yang berjaga di Mabes Polri pada Rabu kemarin (31/3). Mereka akan diperiksa lantaran teroris berhasil masuk lingkungan Mabes Polri di bilangan Jakarta Selatan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono mengatakan pemeriksaan dilakukan guna mengetahui bagaimana pelaku penyerangan, yakni ZA bisa masuk lalu menodongkan senjata ke petugas.

"Ya pasti itu diperiksa lebih memperjelas bagaimana ZA bisa masuk dan melaksanakan aksinya di Mabes Polri," kata Rusdi wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (1/4).

Dia mengatakan bahwa pemeriksaan jgua dilakukan guna memastikan kesesuaian standar prosedur pengamanan markas kepolisian yang dilakukan para petugas itu.

Apabila terdapat kelalaian, maka Polri akan memberikan sanksi kepada petugas di lapangan. Namun, dia belum dapat merinci lebih lanjut kapan pemeriksaan akan dilakukan.

Pasca aksi teror itu, Rusdi mengatakan bahwa penjagaan di Mabes Polri tetap dilakukan seperti biasa. Hanya saja, pengawasan akan diperketat oleh petugas.

"Ada petugas pagi sampai malam sampai pagi. Itu diatur oleh Yanma (Pelayanan Markas) untuk pengamanan markasnya," ucap dia.

Lihat juga: ZA Bawa Senjata Lolos Masuk Mabes, Polri Evaluasi Pengamanan
Rusdi pun mengakui bahwa pihaknya kecolongan lantaran senjata api milik pelaku dapat masuk ke Mabes Polri. Kata dia, pihaknya bakal mengaudit proses pengamanan Markas Kepolisian usai terjadi penyerangan.

"Ya itu yang masih kita dalami karena tersangkanya kan ZA meninggal dunia dia ya, dimungkinkan dia masukan di bagian tubuhnya, entah dipinggang atau dimana ya," ucapnya.

"Itu kenyataan memang lolos dari penjagaan," tambah dia.

Mabes Polri sendiri terletak di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan. Kompleks kantor kepolisian utama dari korps Bhayangkara itu 
Sempat menodongkan senjata ke sejumlah petugas, pelaku penyerangan yakni ZA akhirnya dilumpuhkan. ZA kini sudah dimakamkan.

ZA melakukan aksinya secara tunggal tanpa jaringan terorganisasi (lonewolf). Dia sempat tembakan sebanyak enam kali saat berada di Mabes Polri.

Sumber: CNN 


Artikel Terbaru

riau | Sabtu, 15 Mei 2021

Gubernur Riau bersama dengan Forkopimda Riau dan Bupati Kampar melakukan peninjauan.


riau | Jumat, 14 Mei 2021

Kota Pekanbaru, masih berada diurutan atas di Riau dari segi penyebaran dan penambahan kasus.


pekanbaru | Jumat, 14 Mei 2021

Antisipasi penyebaran virus Corona,  bioskop di KotaPekanbaru kembali harus ditutup.


mancanegara | Jumat, 14 Mei 2021

Singapura mengumumkan akan menerapkan pembatasan ketat kegiatan sosial dan publik lainnya.


pasar | Jumat, 14 Mei 2021

Keberadaan teknologi kian hari berguna untuk memudahkan hidup manusia. Salah satunya dengan.


nusantara | Jumat, 14 Mei 2021

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengoreksi kekuatan gempa bumi di Kabupaten.


nusantara | Jumat, 14 Mei 2021

Gempa bumi susulan mengguncang Nias Barat, Sumatera Utara, dengan magnitudo 5,2. Gempa ini.


riau | Jumat, 14 Mei 2021

Dua dari Tiga korban, Rajis Dikomira serta Fadil Irsandi umur 20 tahun  yang berencana.


nusantara | Jumat, 14 Mei 2021

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 mengguncang Nias Barat, Sumatera Utara, Jumat (14/5-2021)..


pasar | Selasa, 11 Mei 2021

Hari Raya Lebaran merupakan momentum bagi sebagian orang untuk berkumpul dan bersilaturahmi.