8 Zulqaidah 1442 H / Jumat, 18 Juni 2021
Ibu Penyerang Mabes: Ada Tuntunan dari Orang Lain
nusantara | Kamis, 1 April 2021
Editor : red | Penulis : PE*

Rumah orang tua Zakiah SAini (25), pelaku teror Mabes Polri )FOTO: int

JAKARTA -- Perempuan berinisial Zakiah Aini (ZA,25 tahun) pelaku teror di Mabes Polri ditembak mati oleh aparat karena diduga akan melakukan penyerangan menggunakan senjata api, Rabu (31/3-2021) sore. M Ali, ayah kandung ZA, meyakini putrinya berbuat demikian karena dituntun orang lain.

Pada Kamis (1/4) siang, Ali baru saja pulang melaksanakan sholat Dzuhur di sebuah mushola di dekat kediamannya di RT 03 RW 10, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur. Ali yang berjalan kaki tampak sempat berbicara dengan tetangganya yang bernama Tiuria soal kematian ZA.

Saat ditanyai awak media, Ali tak berkomentar banyak. "Innalillahi ...." katanya. Kalimat ucapan duka itu tak terdengar jelas pada bagian akhir karena suara Ali lirih. Wajah pria 69 tahun itu tampak letih.

Ali lantas meminta awak media untuk mewawancarai Tiuria saja. "Maaf ya maaf ya. Sama ibu itu (Tiuria) saja," kata Ali.

Tiuria mengatakan, Ali masih tak menyangka ZA berbuat demikian. Ali juga meyakini bahwa ZA beraksi bukan karena atas kemauannya sendiri, melainkan karena ada tuntunan dari orang lain.

"Kata dia (Ali) ada orang yang menuntun anaknya (ZA). Ada yang bawa dia, bapaknya bilang gitu. Karena anak seperti itu masih labil lah ketika diajak, ya dia mau," kata Tiuria kepada wartawan.

Polisi diketahui turut mengamankan barang bukti berupa kartu tanda anggota (KTA) Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) atas nama ZA. Tiuria mengatakan, Ali selama ini juga tak mengetahui putrinya ikut klub menembak.

"Pak Ali tidak tahu sama sekali (soal KTA Perbakin). Kegiatan dia di luar aja sama sekali orang tuanya, keluarganya, tidak tahu. Makanya mereka juga kaget sesudah kejadian ini. Makanya tadi kan dibilang 'ada yang nuntun', 'ada yang bawa'," kata Tiuria.


sumber: Republika.co.id



Artikel Terbaru
pekanbaru | Jumat, 18 Juni 2021

Pemprov Riau kemungkinan besar akan kembali mendapat tambahan kiriman vaksin sinopharm sebanyak.


riau | Jumat, 18 Juni 2021

Tingkatkan kerjasama diberbagai bidang , Rektor Universitas Pahlawan Prof. Dr. Amir Luthfi.


pekanbaru | Jumat, 18 Juni 2021

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru belum menerima petunjuk teknis (Juknis) terkait.


kampar | Jumat, 18 Juni 2021

Kondisi Kabupaten Kampar yang luasnya lebih kurang 11 ribu kilometer persegi dengan penduduk.


kampar | Jumat, 18 Juni 2021

Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar Hj Muslimawati Catur mengatakan, pengolahan sampah, dari sesuatu.


kampar | Jumat, 18 Juni 2021

Si jago merah kembali melahap bangunan permanen Lantai II ruko Apotek Hikmah di Jalan Prof. M.


kampar | Kamis, 17 Juni 2021

Pemerintah Kabupaten Kampar, Kamis(17/6-2021) menyerahkan bantuan kepada warga Desa Pangkalan.


pekanbaru | Kamis, 17 Juni 2021

Sebanyak 10 unit bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) yang difungsikan menjadi bus vaksinasi.


pekanbaru | Kamis, 17 Juni 2021

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).


pekanbaru | Rabu, 16 Juni 2021

Pemerintah Pekanbaru untuk sementara harus menghentikan pelayanan vaksinasi tahap pertama di.


Penggunaan Sirekap di Pilkada Serentak 2020 Dikritik | Mengapa Saat Tidur Kita Disunnahkan Miring Kanan | "Aku bilang ke Dia Ini Adaptasi" | Kontribusi Pendapatan Data XL Capai 80 Persen | XL Axiata Pastikan Kemampuan Jaringan Data Meningkat | SKK Migas Gelar Pelatihan Migas untuk Anggota PWI | Guru Ancam Demo Besar Besaran | Dompet Dhuafa Riau-Indragiri Hulu ajak Anak-anak Jangan Takut Berbagi | Ini Dia Daftar Mobil LCGC Terlaris | Waketum DPP PAN, Bara Hasibuan Tolak Mundur |

Rumah orang tua Zakiah SAini (25), pelaku teror Mabes Polri )FOTO: int

Ibu Penyerang Mabes: Ada Tuntunan dari Orang Lain

nusantara | Kamis, 1 April 2021
Editor : red | Penulis : PE*

JAKARTA -- Perempuan berinisial Zakiah Aini (ZA,25 tahun) pelaku teror di Mabes Polri ditembak mati oleh aparat karena diduga akan melakukan penyerangan menggunakan senjata api, Rabu (31/3-2021) sore. M Ali, ayah kandung ZA, meyakini putrinya berbuat demikian karena dituntun orang lain.

Pada Kamis (1/4) siang, Ali baru saja pulang melaksanakan sholat Dzuhur di sebuah mushola di dekat kediamannya di RT 03 RW 10, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur. Ali yang berjalan kaki tampak sempat berbicara dengan tetangganya yang bernama Tiuria soal kematian ZA.

Saat ditanyai awak media, Ali tak berkomentar banyak. "Innalillahi ...." katanya. Kalimat ucapan duka itu tak terdengar jelas pada bagian akhir karena suara Ali lirih. Wajah pria 69 tahun itu tampak letih.

Ali lantas meminta awak media untuk mewawancarai Tiuria saja. "Maaf ya maaf ya. Sama ibu itu (Tiuria) saja," kata Ali.

Tiuria mengatakan, Ali masih tak menyangka ZA berbuat demikian. Ali juga meyakini bahwa ZA beraksi bukan karena atas kemauannya sendiri, melainkan karena ada tuntunan dari orang lain.

"Kata dia (Ali) ada orang yang menuntun anaknya (ZA). Ada yang bawa dia, bapaknya bilang gitu. Karena anak seperti itu masih labil lah ketika diajak, ya dia mau," kata Tiuria kepada wartawan.

Polisi diketahui turut mengamankan barang bukti berupa kartu tanda anggota (KTA) Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) atas nama ZA. Tiuria mengatakan, Ali selama ini juga tak mengetahui putrinya ikut klub menembak.

"Pak Ali tidak tahu sama sekali (soal KTA Perbakin). Kegiatan dia di luar aja sama sekali orang tuanya, keluarganya, tidak tahu. Makanya mereka juga kaget sesudah kejadian ini. Makanya tadi kan dibilang 'ada yang nuntun', 'ada yang bawa'," kata Tiuria.


sumber: Republika.co.id


Artikel Terbaru

pekanbaru | Jumat, 18 Juni 2021

Pemprov Riau kemungkinan besar akan kembali mendapat tambahan kiriman vaksin sinopharm sebanyak.


riau | Jumat, 18 Juni 2021

Tingkatkan kerjasama diberbagai bidang , Rektor Universitas Pahlawan Prof. Dr. Amir Luthfi.


pekanbaru | Jumat, 18 Juni 2021

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru belum menerima petunjuk teknis (Juknis) terkait.


kampar | Jumat, 18 Juni 2021

Kondisi Kabupaten Kampar yang luasnya lebih kurang 11 ribu kilometer persegi dengan penduduk.


kampar | Jumat, 18 Juni 2021

Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar Hj Muslimawati Catur mengatakan, pengolahan sampah, dari sesuatu.


kampar | Jumat, 18 Juni 2021

Si jago merah kembali melahap bangunan permanen Lantai II ruko Apotek Hikmah di Jalan Prof. M.


kampar | Kamis, 17 Juni 2021

Pemerintah Kabupaten Kampar, Kamis(17/6-2021) menyerahkan bantuan kepada warga Desa Pangkalan.


pekanbaru | Kamis, 17 Juni 2021

Sebanyak 10 unit bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) yang difungsikan menjadi bus vaksinasi.


pekanbaru | Kamis, 17 Juni 2021

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).


pekanbaru | Rabu, 16 Juni 2021

Pemerintah Pekanbaru untuk sementara harus menghentikan pelayanan vaksinasi tahap pertama di.