6 Syawwal 1442 H / Selasa, 18 Mei 2021
Belasan Ekor Gajah Liar Jarah Kebun Warga di Kuansing
kuansing | Senin, 5 April 2021
Editor : Red | Penulis : Putra

Kawanan gajah memasuki kawasan perkebunan warga di Kuantan Singingi, Riau. Gajah-gajah ini merusak tanaman masyarakat setempat. (Istimewa)

PEKANBARU - Belasan ekor gajah liar memasuki perkebunan warga di wilayah Kuantan Singingi (Kuansing). Ulah kawanan gajah liar mengakibakan tanaman warga luluh lantak.
 
Serangan kawanan gajah liar ini, diketahui  memasuki perkebunan masyarakat pada hari Kamis (1/4) lalu. Kepala Bidang Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah I Riau, Andri Hansen Siregar menyebutkan, gajah-gajah berawal dari wilayah Taman Nasional Teso Nilo (TNTN).

Aksi kawanan gajah ini kembali berlanjut pada hari Minggu (4/4) kemarin. Menurut Andri, saat ini pihak BKSDA masih berada di lokasi untuk mengamankan lokasi.

"Terakhir terpantau Minggu (4/4) kemarin. Saat ini tim masih berada di sana. Dimana kawanan ini melintasi tiga desa yakni desa Sei Kijang, Teratak rendah dan Rambah," bebernya.

Andri menambahkan, pada hari Minggu lalu, petugasnya sudah melakukan penyisiran di wilayah tersebut. Sayangnya, tim gabungan belum menemukan kawanan gajah yang sejatinya berjumlah 18 ekor dari TNTN itu

Menurut dia, tim diturunkan hanya menemukan bekas jejak, kotoran hingga tanaman masyarakat yang rusak menjadi santapan satwa bernama latin Elephas maximus Sumatranus itu.

"Wilayah ini memang daerah perlintasanya menuju Gunung Melintang hingga ke TNTN," katanya.

Saat ini tim BBKSDA Riau masih berada di tiga desa yang menjadi perlintasan gajah tersebut. Pihaknya tengah melakukan mitigasi dan bersinergi bersama masyarakat untuk upaya penggiringan dan mengantisipai adanya konflik antara masyarakat dan satwa tersebut.

"Sambil menunggu kesepakatan, saat ini masyarakat juga masih melakukan penjagaan di kebunnya masing-masing. Kalau malam mereka membuat api unggun untuk menghalau gajah tersebut masuk ke kebun mereka," ungkapnya.*

 



Artikel Terbaru
riau | Sabtu, 15 Mei 2021

Gubernur Riau bersama dengan Forkopimda Riau dan Bupati Kampar melakukan peninjauan.


riau | Jumat, 14 Mei 2021

Kota Pekanbaru, masih berada diurutan atas di Riau dari segi penyebaran dan penambahan kasus.


pekanbaru | Jumat, 14 Mei 2021

Antisipasi penyebaran virus Corona,  bioskop di KotaPekanbaru kembali harus ditutup.


mancanegara | Jumat, 14 Mei 2021

Singapura mengumumkan akan menerapkan pembatasan ketat kegiatan sosial dan publik lainnya.


pasar | Jumat, 14 Mei 2021

Keberadaan teknologi kian hari berguna untuk memudahkan hidup manusia. Salah satunya dengan.


nusantara | Jumat, 14 Mei 2021

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengoreksi kekuatan gempa bumi di Kabupaten.


nusantara | Jumat, 14 Mei 2021

Gempa bumi susulan mengguncang Nias Barat, Sumatera Utara, dengan magnitudo 5,2. Gempa ini.


riau | Jumat, 14 Mei 2021

Dua dari Tiga korban, Rajis Dikomira serta Fadil Irsandi umur 20 tahun  yang berencana.


nusantara | Jumat, 14 Mei 2021

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 mengguncang Nias Barat, Sumatera Utara, Jumat (14/5-2021)..


pasar | Selasa, 11 Mei 2021

Hari Raya Lebaran merupakan momentum bagi sebagian orang untuk berkumpul dan bersilaturahmi.


Penggunaan Sirekap di Pilkada Serentak 2020 Dikritik | Mengapa Saat Tidur Kita Disunnahkan Miring Kanan | "Aku bilang ke Dia Ini Adaptasi" | Kontribusi Pendapatan Data XL Capai 80 Persen | XL Axiata Pastikan Kemampuan Jaringan Data Meningkat | SKK Migas Gelar Pelatihan Migas untuk Anggota PWI | Guru Ancam Demo Besar Besaran | Dompet Dhuafa Riau-Indragiri Hulu ajak Anak-anak Jangan Takut Berbagi | Ini Dia Daftar Mobil LCGC Terlaris | Waketum DPP PAN, Bara Hasibuan Tolak Mundur |

Kawanan gajah memasuki kawasan perkebunan warga di Kuantan Singingi, Riau. Gajah-gajah ini merusak tanaman masyarakat setempat. (Istimewa)

Belasan Ekor Gajah Liar Jarah Kebun Warga di Kuansing

kuansing | Senin, 5 April 2021
Editor : Red | Penulis : Putra

PEKANBARU - Belasan ekor gajah liar memasuki perkebunan warga di wilayah Kuantan Singingi (Kuansing). Ulah kawanan gajah liar mengakibakan tanaman warga luluh lantak.
 
Serangan kawanan gajah liar ini, diketahui  memasuki perkebunan masyarakat pada hari Kamis (1/4) lalu. Kepala Bidang Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah I Riau, Andri Hansen Siregar menyebutkan, gajah-gajah berawal dari wilayah Taman Nasional Teso Nilo (TNTN).

Aksi kawanan gajah ini kembali berlanjut pada hari Minggu (4/4) kemarin. Menurut Andri, saat ini pihak BKSDA masih berada di lokasi untuk mengamankan lokasi.

"Terakhir terpantau Minggu (4/4) kemarin. Saat ini tim masih berada di sana. Dimana kawanan ini melintasi tiga desa yakni desa Sei Kijang, Teratak rendah dan Rambah," bebernya.

Andri menambahkan, pada hari Minggu lalu, petugasnya sudah melakukan penyisiran di wilayah tersebut. Sayangnya, tim gabungan belum menemukan kawanan gajah yang sejatinya berjumlah 18 ekor dari TNTN itu

Menurut dia, tim diturunkan hanya menemukan bekas jejak, kotoran hingga tanaman masyarakat yang rusak menjadi santapan satwa bernama latin Elephas maximus Sumatranus itu.

"Wilayah ini memang daerah perlintasanya menuju Gunung Melintang hingga ke TNTN," katanya.

Saat ini tim BBKSDA Riau masih berada di tiga desa yang menjadi perlintasan gajah tersebut. Pihaknya tengah melakukan mitigasi dan bersinergi bersama masyarakat untuk upaya penggiringan dan mengantisipai adanya konflik antara masyarakat dan satwa tersebut.

"Sambil menunggu kesepakatan, saat ini masyarakat juga masih melakukan penjagaan di kebunnya masing-masing. Kalau malam mereka membuat api unggun untuk menghalau gajah tersebut masuk ke kebun mereka," ungkapnya.*

 


Artikel Terbaru

riau | Sabtu, 15 Mei 2021

Gubernur Riau bersama dengan Forkopimda Riau dan Bupati Kampar melakukan peninjauan.


riau | Jumat, 14 Mei 2021

Kota Pekanbaru, masih berada diurutan atas di Riau dari segi penyebaran dan penambahan kasus.


pekanbaru | Jumat, 14 Mei 2021

Antisipasi penyebaran virus Corona,  bioskop di KotaPekanbaru kembali harus ditutup.


mancanegara | Jumat, 14 Mei 2021

Singapura mengumumkan akan menerapkan pembatasan ketat kegiatan sosial dan publik lainnya.


pasar | Jumat, 14 Mei 2021

Keberadaan teknologi kian hari berguna untuk memudahkan hidup manusia. Salah satunya dengan.


nusantara | Jumat, 14 Mei 2021

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengoreksi kekuatan gempa bumi di Kabupaten.


nusantara | Jumat, 14 Mei 2021

Gempa bumi susulan mengguncang Nias Barat, Sumatera Utara, dengan magnitudo 5,2. Gempa ini.


riau | Jumat, 14 Mei 2021

Dua dari Tiga korban, Rajis Dikomira serta Fadil Irsandi umur 20 tahun  yang berencana.


nusantara | Jumat, 14 Mei 2021

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 mengguncang Nias Barat, Sumatera Utara, Jumat (14/5-2021)..


pasar | Selasa, 11 Mei 2021

Hari Raya Lebaran merupakan momentum bagi sebagian orang untuk berkumpul dan bersilaturahmi.