27 Zulhijjah 1442 H / Jumat, 6 Agustus 2021
Dana Bantuan Tak Digunakan, Ribuan Kartu Prakerja Terancam Dicabut
nusantara | Selasa, 6 April 2021
Editor : Red | Penulis : Detikcom

Ilustrasi

JAKARTA - Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja mencatat ada sekitar 12 ribu peserta Kartu Prakerja gelombang 13 yang status kepesertaannya berpotensi dicabut. Sebab, sampai saat ini belum membelanjakan dana pelatihannya.

Head of Communication PMO Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu mengatakan tenggat waktu bagi seluruh peserta gelombang 13 untuk membelanjakan dana pelatihan pada Kamis, tanggal 8 April 2021, pukul 23.59 WIB.

"Saat ini kami memantau masih ada sekitar 12 ribu orang dari gelombang 13 yang belum membeli pelatihan pertama. Kami berharap mereka bisa memanfaatkan waktu yang masih tersisa ini untuk segera membeli pelatihan di 7 platform digital," kata Louisa kepada wartawan seperti yang dikutip, Selasa (6/4/2021).

PMO telah membuka pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 13 dengan kuota sebanyak 600.000 pada awal Maret 2021.

Louisa berharap sebanyak 12 ribu peserta Kartu Prakerja gelombang 13 segera membelanjakan dana pelatihannya. Sebab, masih banyak masyarakat yang belum bergabung pada program ini.

Sementara untuk Kartu Prakerja gelombang 12, PMO sudah mencabut status kepesertaan Kartu Prakerja terhadap 11 ribu orang.

"Hal ini sangat memprihatinkan karena banyak orang ingin bergabung tetapi tidak mendapat kesempatan, sementara mereka yang sudah terpilih malah menyia-nyiakan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperoleh bantuan sosial," ungkapnya.*

 



Artikel Terbaru
pelalawan | Kamis, 5 Agustus 2021

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota dan FIF Group, Kamis (5/8-2021) melakukan giat.


nusantara | Kamis, 5 Agustus 2021

Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat Firdaus optimistis tingkat kepercaayaan.


pasar | Kamis, 5 Agustus 2021

Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.342 per dolar AS di perdagangan pasar spot pada Kamis.


nusantara | Kamis, 5 Agustus 2021

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sedang mengupayakan agar pencairan bantuan langsung tunai.


pekanbaru | Kamis, 5 Agustus 2021

Sebanyak 12 orang warga pendatang dinyatakan reaktif Covid-19 usai menjalani tes swab antigen.


kampar | Kamis, 5 Agustus 2021

Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH MH menerima tokoh masyarakat dari Desa Rantau Kasih.


riau | Kamis, 5 Agustus 2021

Danrem 031 Wira Bima, Brigjen TNI M Syech Ismed SE MHan terus menggesa pelaksanaan vaksinasi.


dumai | Kamis, 5 Agustus 2021

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau saat ini telah merampungkan.



bengkalis | Kamis, 5 Agustus 2021

Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis melakukan pemeriksaan dan pengambilan keterangan Manager.


Agu 2021
06


Ilustrasi

Dana Bantuan Tak Digunakan, Ribuan Kartu Prakerja Terancam Dicabut

nusantara | Selasa, 6 April 2021
Editor : Red | Penulis : Detikcom

JAKARTA - Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja mencatat ada sekitar 12 ribu peserta Kartu Prakerja gelombang 13 yang status kepesertaannya berpotensi dicabut. Sebab, sampai saat ini belum membelanjakan dana pelatihannya.

Head of Communication PMO Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu mengatakan tenggat waktu bagi seluruh peserta gelombang 13 untuk membelanjakan dana pelatihan pada Kamis, tanggal 8 April 2021, pukul 23.59 WIB.

"Saat ini kami memantau masih ada sekitar 12 ribu orang dari gelombang 13 yang belum membeli pelatihan pertama. Kami berharap mereka bisa memanfaatkan waktu yang masih tersisa ini untuk segera membeli pelatihan di 7 platform digital," kata Louisa kepada wartawan seperti yang dikutip, Selasa (6/4/2021).

PMO telah membuka pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 13 dengan kuota sebanyak 600.000 pada awal Maret 2021.

Louisa berharap sebanyak 12 ribu peserta Kartu Prakerja gelombang 13 segera membelanjakan dana pelatihannya. Sebab, masih banyak masyarakat yang belum bergabung pada program ini.

Sementara untuk Kartu Prakerja gelombang 12, PMO sudah mencabut status kepesertaan Kartu Prakerja terhadap 11 ribu orang.

"Hal ini sangat memprihatinkan karena banyak orang ingin bergabung tetapi tidak mendapat kesempatan, sementara mereka yang sudah terpilih malah menyia-nyiakan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperoleh bantuan sosial," ungkapnya.*

 


Artikel Terbaru

pelalawan | Kamis, 5 Agustus 2021

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota dan FIF Group, Kamis (5/8-2021) melakukan giat.


nusantara | Kamis, 5 Agustus 2021

Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat Firdaus optimistis tingkat kepercaayaan.


pasar | Kamis, 5 Agustus 2021

Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.342 per dolar AS di perdagangan pasar spot pada Kamis.


nusantara | Kamis, 5 Agustus 2021

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sedang mengupayakan agar pencairan bantuan langsung tunai.


pekanbaru | Kamis, 5 Agustus 2021

Sebanyak 12 orang warga pendatang dinyatakan reaktif Covid-19 usai menjalani tes swab antigen.


kampar | Kamis, 5 Agustus 2021

Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH MH menerima tokoh masyarakat dari Desa Rantau Kasih.


riau | Kamis, 5 Agustus 2021

Danrem 031 Wira Bima, Brigjen TNI M Syech Ismed SE MHan terus menggesa pelaksanaan vaksinasi.


dumai | Kamis, 5 Agustus 2021

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau saat ini telah merampungkan.



bengkalis | Kamis, 5 Agustus 2021

Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis melakukan pemeriksaan dan pengambilan keterangan Manager.