8 Zulqaidah 1442 H / Jumat, 18 Juni 2021
Rampung Dibahas,Aturan Gaji PNS Dipotong Zakat
nusantara | Kamis, 15 April 2021
Editor : red | Penulis : PE*

Dirut BSI Hery Gunardi (int)

JAKARTA -- Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI) Hery Gunardi mengatakan rancangan aturan gaji PNS/ASN dipotong zakat rampung dibahas dan sedang diajukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Rancangan beleid berbentuk keputusan presiden (keppres) itu bertujuan untuk mengoptimalisasi potensi zakat nasional. Nantinya, gaji yang diterima ASN tiap bulannya akan otomatis dipotong 2,5 persen untuk pembayaran zakat melalui BAZNAS.

"Kami siap mendukung pengelolaan zakatnya. Jika benefitnya banyak diterima oleh masyarakat, kami dapat memberikan informasi yang lebih transparan, dan masyarakat pun akan lebih rajin berzakat. Semoga niat baik kita semua mendapat berkah dari Allah SWT," ungkapnya dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, Kamis (15/4-2021) ini.


Wacana pemotongan gaji untuk zakat sebenarnya sudah bergulir cukup lama, yakni sejak terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2014 tentang Optimalisasi Pengumpulan zakat di Kementerian/Lembaga, Sekretariat Jenderal Lembaga Negara, Sekretariat Jenderal Komisi Negara, Pemerintah Daerah, BUMN, dan BUMD melalui BAZNAS.

Namun, baru-baru ini rencana implementasi kebijakan tersebut dibicarakan. Ketua BAZNAZ Noor Achmad mengaku telah membuka komunikasi dengan presiden untuk membahas kembali implementasi wacana tersebut.

Dari hasil komunikasi tersebut, Baznas meminta agar aturan turunannya terbit yang mewajibkan menteri dan pimpinan lembaga untuk memfasilitasi kewajiban para PNS, TNI, Polri, dan pegawai BUMN yang penghasilannya sudah sampai setara minimal 85 gram emas per tahun untuk membayar zakat dengan potong gaji 2,5 persen per bulan secara otomatis.

Lihat juga: Jokowi dan Ma'ruf Amin Bayar Zakat Lewat Baznas
"Pada 2018 ada gagasan untuk dibuat perpres (peraturan presiden), lalu gagasan itu mendapat restu dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Namun demikian, karena barangkali kesibukan berbagai agenda nasional, termasuk selama setahun kita menghadapi covid-19, maka gagasan tersebut belum terwujud," ucap Noor akhir Maret lalu.

Jika tak ada aral melintang, pemotongan gaji ASN untuk zakat tersebut diharapkan bisa dilakukan mulai ramadan tahun ini.

"Nanti langsung terpotong di sistem payroll (gaji pegawai). Ini sudah kita bahas dengan Kementerian Agama, kalau bisa mulai puasa ini, ramadan tahun ini sudah bisa diterapkan," tuturnya.


Sumber: CNN Indonesia



Artikel Terbaru
kampar | Jumat, 18 Juni 2021

Kondisi Kabupaten Kampar yang luasnya lebih kurang 11 Ribu kilometer persegi dengan penduduk.


kampar | Jumat, 18 Juni 2021

Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar Hj Muslimawati Catur mengatakan, pengolahan sampah, dari sesuatu.


kampar | Jumat, 18 Juni 2021

Si jago merah kembali melahap bangunan permanen Lantai II ruko Apotek Hikmah di Jalan Prof. M.


kampar | Kamis, 17 Juni 2021

Pemerintah Kabupaten Kampar, Kamis(17/6-2021) menyerahkan bantuan kepada warga Desa Pangkalan.


pekanbaru | Kamis, 17 Juni 2021

Sebanyak 10 unit bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) yang difungsikan menjadi bus vaksinasi.


pekanbaru | Kamis, 17 Juni 2021

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).


pekanbaru | Rabu, 16 Juni 2021

Pemerintah Pekanbaru untuk sementara harus menghentikan pelayanan vaksinasi tahap pertama di.


kampar | Rabu, 16 Juni 2021

Sebagai wujud perhatian sosial kepada masyarakat, Pemerintah Kampar, Rabu (16/6-2021).


pekanbaru | Rabu, 16 Juni 2021

Dalam rangka merayakan Hari Jadi Pekanbaru ke-237, Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Kota.


pekanbaru | Rabu, 16 Juni 2021

Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru menyebutkan ada 37 Kelurahan di Pekanbaru berstatus zona.


Penggunaan Sirekap di Pilkada Serentak 2020 Dikritik | Mengapa Saat Tidur Kita Disunnahkan Miring Kanan | "Aku bilang ke Dia Ini Adaptasi" | Kontribusi Pendapatan Data XL Capai 80 Persen | XL Axiata Pastikan Kemampuan Jaringan Data Meningkat | SKK Migas Gelar Pelatihan Migas untuk Anggota PWI | Guru Ancam Demo Besar Besaran | Dompet Dhuafa Riau-Indragiri Hulu ajak Anak-anak Jangan Takut Berbagi | Ini Dia Daftar Mobil LCGC Terlaris | Waketum DPP PAN, Bara Hasibuan Tolak Mundur |

Dirut BSI Hery Gunardi (int)

Rampung Dibahas,Aturan Gaji PNS Dipotong Zakat

nusantara | Kamis, 15 April 2021
Editor : red | Penulis : PE*

JAKARTA -- Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI) Hery Gunardi mengatakan rancangan aturan gaji PNS/ASN dipotong zakat rampung dibahas dan sedang diajukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Rancangan beleid berbentuk keputusan presiden (keppres) itu bertujuan untuk mengoptimalisasi potensi zakat nasional. Nantinya, gaji yang diterima ASN tiap bulannya akan otomatis dipotong 2,5 persen untuk pembayaran zakat melalui BAZNAS.

"Kami siap mendukung pengelolaan zakatnya. Jika benefitnya banyak diterima oleh masyarakat, kami dapat memberikan informasi yang lebih transparan, dan masyarakat pun akan lebih rajin berzakat. Semoga niat baik kita semua mendapat berkah dari Allah SWT," ungkapnya dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, Kamis (15/4-2021) ini.


Wacana pemotongan gaji untuk zakat sebenarnya sudah bergulir cukup lama, yakni sejak terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2014 tentang Optimalisasi Pengumpulan zakat di Kementerian/Lembaga, Sekretariat Jenderal Lembaga Negara, Sekretariat Jenderal Komisi Negara, Pemerintah Daerah, BUMN, dan BUMD melalui BAZNAS.

Namun, baru-baru ini rencana implementasi kebijakan tersebut dibicarakan. Ketua BAZNAZ Noor Achmad mengaku telah membuka komunikasi dengan presiden untuk membahas kembali implementasi wacana tersebut.

Dari hasil komunikasi tersebut, Baznas meminta agar aturan turunannya terbit yang mewajibkan menteri dan pimpinan lembaga untuk memfasilitasi kewajiban para PNS, TNI, Polri, dan pegawai BUMN yang penghasilannya sudah sampai setara minimal 85 gram emas per tahun untuk membayar zakat dengan potong gaji 2,5 persen per bulan secara otomatis.

Lihat juga: Jokowi dan Ma'ruf Amin Bayar Zakat Lewat Baznas
"Pada 2018 ada gagasan untuk dibuat perpres (peraturan presiden), lalu gagasan itu mendapat restu dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Namun demikian, karena barangkali kesibukan berbagai agenda nasional, termasuk selama setahun kita menghadapi covid-19, maka gagasan tersebut belum terwujud," ucap Noor akhir Maret lalu.

Jika tak ada aral melintang, pemotongan gaji ASN untuk zakat tersebut diharapkan bisa dilakukan mulai ramadan tahun ini.

"Nanti langsung terpotong di sistem payroll (gaji pegawai). Ini sudah kita bahas dengan Kementerian Agama, kalau bisa mulai puasa ini, ramadan tahun ini sudah bisa diterapkan," tuturnya.


Sumber: CNN Indonesia


Artikel Terbaru

kampar | Jumat, 18 Juni 2021

Kondisi Kabupaten Kampar yang luasnya lebih kurang 11 Ribu kilometer persegi dengan penduduk.


kampar | Jumat, 18 Juni 2021

Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar Hj Muslimawati Catur mengatakan, pengolahan sampah, dari sesuatu.


kampar | Jumat, 18 Juni 2021

Si jago merah kembali melahap bangunan permanen Lantai II ruko Apotek Hikmah di Jalan Prof. M.


kampar | Kamis, 17 Juni 2021

Pemerintah Kabupaten Kampar, Kamis(17/6-2021) menyerahkan bantuan kepada warga Desa Pangkalan.


pekanbaru | Kamis, 17 Juni 2021

Sebanyak 10 unit bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) yang difungsikan menjadi bus vaksinasi.


pekanbaru | Kamis, 17 Juni 2021

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).


pekanbaru | Rabu, 16 Juni 2021

Pemerintah Pekanbaru untuk sementara harus menghentikan pelayanan vaksinasi tahap pertama di.


kampar | Rabu, 16 Juni 2021

Sebagai wujud perhatian sosial kepada masyarakat, Pemerintah Kampar, Rabu (16/6-2021).


pekanbaru | Rabu, 16 Juni 2021

Dalam rangka merayakan Hari Jadi Pekanbaru ke-237, Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Kota.


pekanbaru | Rabu, 16 Juni 2021

Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru menyebutkan ada 37 Kelurahan di Pekanbaru berstatus zona.