8 Zulqaidah 1442 H / Jumat, 18 Juni 2021
Ganjar Tak Diundang di Acara Partai, Itu Peringatan
politik | Selasa, 25 Mei 2021
Editor : red | Penulis : PE*

Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bidang Pemenangan Pemilu, Bambang Wuryanto . (FOTO/int)

JAKARTA-- Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bidang Pemenangan Pemilu, Bambang Wuryanto menyatakan bahwa langkah partainya tidak mengundang Ganjar Pranowo hadir dalam acara partai di Jawa Tengah yang menghadirkan Puan Maharani merupakan bentuk peringatan.

Menurutnya, ada tata krama dan etika yang harus dipatuhi oleh seseorang, termasuk ketika ingin maju menjadi capres dari PDIP.

"Maka ketika Mba Puan rawuh ke Jawa Tengah maka kami mohon maaf lah rapat DPD. Iki piye? ya sudah dikasih lah peringatan dulu, biar nanti kita obrol, jangan diundang dulu. Just simple as that," kata pemilik sapaan akrab Pacul itu kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (25/5-2021).

Ganjar adalah gubernur Jateng dan kader PDIP. Peristiwa Ganjar tak diundang acara PDIP terjadi pada Sabtu (22/5) lalu. Dalam acara itu Puan Maharani memberi pengarahan kepada seluruh kader di Jawa Tengah untuk penguatan soliditas partai menuju Pemilu 2024. 

Selain tidak diundang, Ganjar juga mendapat sindiran dari Pacul dan Puan. Puan berkata pemimpin sebaiknya juga dikenal di dunia nyata oleh para pendukungnya. Puan tak menyebut nama siapa yang disindirnya ini.

Sementara Pacul, mengaku tak mengundang Ganjar dalam acara internal PDIP Jateng yang menghadirkan Puan karena tak simpatik dengan Ganjar yang terlihat ambisius ingin maju sebagai capres pada 2024.

Meski demikian Pacul membantah Puan dan Ganjar berebut kursi calon presiden (capres). Menurutnya, peristiwa itu tak lebih dari sebuah peristiwa kecil.

"Jadi itu sangat sepele, bukan soal rebutan Capres antara Mba Puan dan Pak Ganjar," kata 

Dia menerangkan, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri belum memberikan kode apapun soal capres yang akan diusung di Pemilu 2024. Menurutnya, Megawati baru sebatas memerintahkan kader untuk merapatkan barisan.

Sebagai Ketua DPP PDIP bidang Pemenangan Pemilu, Pacul mengaku, hanya menjalankan perintah Megawati tersebut yakni dengan menyolidkan kader dalam satu barisan.

"Durung ono kode Ketua Umum. Saya Ketua DPP Pemenangan Pemilu, Ketua Umum perintahkan solidkan barisan. Kalau orang yang belum berbaris harus saya solidkan bos, bergerak, solid," ucap Pacul.

"Kalau belum solid, saya punya kewenangan menyolidkan, yang namanya menyolidkan itu barisan harus satu, jangan ada yang di luar barisan, harus berbaris rapi, pasukan menunggu perintah Ketua Umum," imbuhnya.

 

Sumber: CNN
 



Artikel Terbaru
kampar | Jumat, 18 Juni 2021

Kondisi Kabupaten Kampar yang luasnya lebih kurang 11 Ribu kilometer persegi dengan penduduk.


kampar | Jumat, 18 Juni 2021

Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar Hj Muslimawati Catur mengatakan, pengolahan sampah, dari sesuatu.


kampar | Jumat, 18 Juni 2021

Si jago merah kembali melahap bangunan permanen Lantai II ruko Apotek Hikmah di Jalan Prof. M.


kampar | Kamis, 17 Juni 2021

Pemerintah Kabupaten Kampar, Kamis(17/6-2021) menyerahkan bantuan kepada warga Desa Pangkalan.


pekanbaru | Kamis, 17 Juni 2021

Sebanyak 10 unit bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) yang difungsikan menjadi bus vaksinasi.


pekanbaru | Kamis, 17 Juni 2021

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).


pekanbaru | Rabu, 16 Juni 2021

Pemerintah Pekanbaru untuk sementara harus menghentikan pelayanan vaksinasi tahap pertama di.


kampar | Rabu, 16 Juni 2021

Sebagai wujud perhatian sosial kepada masyarakat, Pemerintah Kampar, Rabu (16/6-2021).


pekanbaru | Rabu, 16 Juni 2021

Dalam rangka merayakan Hari Jadi Pekanbaru ke-237, Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Kota.


pekanbaru | Rabu, 16 Juni 2021

Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru menyebutkan ada 37 Kelurahan di Pekanbaru berstatus zona.


Penggunaan Sirekap di Pilkada Serentak 2020 Dikritik | Mengapa Saat Tidur Kita Disunnahkan Miring Kanan | "Aku bilang ke Dia Ini Adaptasi" | Kontribusi Pendapatan Data XL Capai 80 Persen | XL Axiata Pastikan Kemampuan Jaringan Data Meningkat | SKK Migas Gelar Pelatihan Migas untuk Anggota PWI | Guru Ancam Demo Besar Besaran | Dompet Dhuafa Riau-Indragiri Hulu ajak Anak-anak Jangan Takut Berbagi | Ini Dia Daftar Mobil LCGC Terlaris | Waketum DPP PAN, Bara Hasibuan Tolak Mundur |

Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bidang Pemenangan Pemilu, Bambang Wuryanto . (FOTO/int)

Ganjar Tak Diundang di Acara Partai, Itu Peringatan

politik | Selasa, 25 Mei 2021
Editor : red | Penulis : PE*

JAKARTA-- Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bidang Pemenangan Pemilu, Bambang Wuryanto menyatakan bahwa langkah partainya tidak mengundang Ganjar Pranowo hadir dalam acara partai di Jawa Tengah yang menghadirkan Puan Maharani merupakan bentuk peringatan.

Menurutnya, ada tata krama dan etika yang harus dipatuhi oleh seseorang, termasuk ketika ingin maju menjadi capres dari PDIP.

"Maka ketika Mba Puan rawuh ke Jawa Tengah maka kami mohon maaf lah rapat DPD. Iki piye? ya sudah dikasih lah peringatan dulu, biar nanti kita obrol, jangan diundang dulu. Just simple as that," kata pemilik sapaan akrab Pacul itu kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (25/5-2021).

Ganjar adalah gubernur Jateng dan kader PDIP. Peristiwa Ganjar tak diundang acara PDIP terjadi pada Sabtu (22/5) lalu. Dalam acara itu Puan Maharani memberi pengarahan kepada seluruh kader di Jawa Tengah untuk penguatan soliditas partai menuju Pemilu 2024. 

Selain tidak diundang, Ganjar juga mendapat sindiran dari Pacul dan Puan. Puan berkata pemimpin sebaiknya juga dikenal di dunia nyata oleh para pendukungnya. Puan tak menyebut nama siapa yang disindirnya ini.

Sementara Pacul, mengaku tak mengundang Ganjar dalam acara internal PDIP Jateng yang menghadirkan Puan karena tak simpatik dengan Ganjar yang terlihat ambisius ingin maju sebagai capres pada 2024.

Meski demikian Pacul membantah Puan dan Ganjar berebut kursi calon presiden (capres). Menurutnya, peristiwa itu tak lebih dari sebuah peristiwa kecil.

"Jadi itu sangat sepele, bukan soal rebutan Capres antara Mba Puan dan Pak Ganjar," kata 

Dia menerangkan, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri belum memberikan kode apapun soal capres yang akan diusung di Pemilu 2024. Menurutnya, Megawati baru sebatas memerintahkan kader untuk merapatkan barisan.

Sebagai Ketua DPP PDIP bidang Pemenangan Pemilu, Pacul mengaku, hanya menjalankan perintah Megawati tersebut yakni dengan menyolidkan kader dalam satu barisan.

"Durung ono kode Ketua Umum. Saya Ketua DPP Pemenangan Pemilu, Ketua Umum perintahkan solidkan barisan. Kalau orang yang belum berbaris harus saya solidkan bos, bergerak, solid," ucap Pacul.

"Kalau belum solid, saya punya kewenangan menyolidkan, yang namanya menyolidkan itu barisan harus satu, jangan ada yang di luar barisan, harus berbaris rapi, pasukan menunggu perintah Ketua Umum," imbuhnya.

 

Sumber: CNN
 


Artikel Terbaru

kampar | Jumat, 18 Juni 2021

Kondisi Kabupaten Kampar yang luasnya lebih kurang 11 Ribu kilometer persegi dengan penduduk.


kampar | Jumat, 18 Juni 2021

Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar Hj Muslimawati Catur mengatakan, pengolahan sampah, dari sesuatu.


kampar | Jumat, 18 Juni 2021

Si jago merah kembali melahap bangunan permanen Lantai II ruko Apotek Hikmah di Jalan Prof. M.


kampar | Kamis, 17 Juni 2021

Pemerintah Kabupaten Kampar, Kamis(17/6-2021) menyerahkan bantuan kepada warga Desa Pangkalan.


pekanbaru | Kamis, 17 Juni 2021

Sebanyak 10 unit bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) yang difungsikan menjadi bus vaksinasi.


pekanbaru | Kamis, 17 Juni 2021

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).


pekanbaru | Rabu, 16 Juni 2021

Pemerintah Pekanbaru untuk sementara harus menghentikan pelayanan vaksinasi tahap pertama di.


kampar | Rabu, 16 Juni 2021

Sebagai wujud perhatian sosial kepada masyarakat, Pemerintah Kampar, Rabu (16/6-2021).


pekanbaru | Rabu, 16 Juni 2021

Dalam rangka merayakan Hari Jadi Pekanbaru ke-237, Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Kota.


pekanbaru | Rabu, 16 Juni 2021

Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru menyebutkan ada 37 Kelurahan di Pekanbaru berstatus zona.