8 Zulqaidah 1442 H / Jumat, 18 Juni 2021
Sempat 'Kisruh', Akhirnya Pengurus FKUB Riau 2021-2024 Dilantik
riau | Kamis, 10 Juni 2021
Editor : red | Penulis : PE/DL

Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution, Kamis, 10 Juni 2021 melantik pengurus FKUB di Gedung Daerah Provinsi Balai Serindit.

PEKANBARU--  Akhirnya, pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)  Riau 2021-2024 resmi dilantik Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution,  Kamis (10 /6-2021 di Gedung Daerah Provinsi Balai Serindit.

Dalam arahannya, Wagubri menyampaikan, jika umat beragama dalam suatu negara selalu rukun damai dan bersatu. Sudah barang tentu, stabilitas keamanan dan ketertiban akan terjamin .Dan kesatuan bangsa dan masyarakat juga  akan terpelihara.

Menurutnya, hal tersebut yang menjadi dasar mengapa kerukunan umat beragama dikatakan sebagai sektor yang sangat strategis dalam mewujudkan kesatuan bangsa dan tanah air.

"Akan tetapi sebaliknya, jika kerukunan antar umat beragama baik intern agama maupun internal salah satu agama kondisinya tidak baik, selalu terjadi perselisihan maka dengan sendirinya bangsa dan tanah air kita juga akan menjadi rapuh," terangnya.

Pada kesempatan tersebut ia mengajak semua pihak untuk mencermati kembali peraturan bersama menteri agama dan menteri dalam negeri nomor 8 dan 9 tahun 2006 yang isinya mengatur tentang kerukunan dalam kehidupan beragama. 

 Pemerintah dalam hal ini memiliki peran besar, karena di dalam peraturan bersama tersebut dinyatakan bahwa pemerintah berkewajiban untuk melindungi setiap usaha penduduk yang melaksanakan ajaran agama,  serta ibadah pemeluk-pemeluknya sepanjang tidak bertentangan dengan perundang-undangan. 

"Tentu kita dari Pemerintah Daerah Provinsi Riau berharap banyak kepada forum ini, untuk bisa menjalin hubungan yang baik antar sesama umat beragama," ujarnya.

Dia memiliki keyakinan bahwa forum ini adalah forum yang mulia. Forum yang duduk didalamnya orang-orang yang memiliki integritas yang baik.

"Untuk  itu, pentingnya rasa kebersamaan menjaga toleransi didalam kehidupan beragama. Karena kita tahu negara kita, khususnya Provinsi Riau terdiri dari kehidupan yang sangat heterogen, baik segi etnis, suku, termasuk agama. Oleh karena itu, harapan saya langkah pertama yaitu membangun komunikasi, baik di internal maupun diluar kepengurusan sendiri," pungkasnya.

Diwarnai 'Kisruh'

Dilansir sebelumnya, FKUB Propinsi Riau yang dilantik Kamis(10/6-2021) hari ini, sebelumnya memunculkan kekisruhan di sosial media. 

Dimana bahwa Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasutionyang hadir dalam pemilihan pengurus FKUB Riau Periode 2021-2024 ini dituding intervensi organisasi ini.

Dan hal ini langsung dibantah Wagubri dalam konfrensi pers yang digelar dikediaman resminya, Rabu (9/6-2021).

Ditegaskannya, kehadirannya sebagai perwakilan Pemerintah Riau tidak terlibat dalam pemilihan kepengurusan FKUB Provinsi Riau itu. Namun ditekannya,  pemerintah mempunyai kewajiban untuk memfasilitasi dalam pembentukan forum tersebut yang di prakarsai oleh masyarakat. 

"Pemerintah hanya memfasilitasi, dalam hal ini diwakili oleh Wakil Gubernur," tegasnya.

Apalagi dikatakan Wagubri,  FKUB  kepengurusan periode 2016-2021 ini berakhir hari ini, tanggal 9 Juni. Karena akan berakhir, dan tidak terjadi kekosongan, kita fasilitasi untuk dibentuk kembali kepengurusan yang baru," kata Edy Nasution.
 



Artikel Terbaru
riau | Jumat, 18 Juni 2021

Tingkatkan kerjasama diberbagai bidang , Rektor Universitas Pahlawan Prof. Dr. Amir Luthfi.


pekanbaru | Jumat, 18 Juni 2021

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru belum menerima petunjuk teknis (Juknis) terkait.


kampar | Jumat, 18 Juni 2021

Kondisi Kabupaten Kampar yang luasnya lebih kurang 11 ribu kilometer persegi dengan penduduk.


kampar | Jumat, 18 Juni 2021

Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar Hj Muslimawati Catur mengatakan, pengolahan sampah, dari sesuatu.


kampar | Jumat, 18 Juni 2021

Si jago merah kembali melahap bangunan permanen Lantai II ruko Apotek Hikmah di Jalan Prof. M.


kampar | Kamis, 17 Juni 2021

Pemerintah Kabupaten Kampar, Kamis(17/6-2021) menyerahkan bantuan kepada warga Desa Pangkalan.


pekanbaru | Kamis, 17 Juni 2021

Sebanyak 10 unit bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) yang difungsikan menjadi bus vaksinasi.


pekanbaru | Kamis, 17 Juni 2021

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).


pekanbaru | Rabu, 16 Juni 2021

Pemerintah Pekanbaru untuk sementara harus menghentikan pelayanan vaksinasi tahap pertama di.


kampar | Rabu, 16 Juni 2021

Sebagai wujud perhatian sosial kepada masyarakat, Pemerintah Kampar, Rabu (16/6-2021).


Penggunaan Sirekap di Pilkada Serentak 2020 Dikritik | Mengapa Saat Tidur Kita Disunnahkan Miring Kanan | "Aku bilang ke Dia Ini Adaptasi" | Kontribusi Pendapatan Data XL Capai 80 Persen | XL Axiata Pastikan Kemampuan Jaringan Data Meningkat | SKK Migas Gelar Pelatihan Migas untuk Anggota PWI | Guru Ancam Demo Besar Besaran | Dompet Dhuafa Riau-Indragiri Hulu ajak Anak-anak Jangan Takut Berbagi | Ini Dia Daftar Mobil LCGC Terlaris | Waketum DPP PAN, Bara Hasibuan Tolak Mundur |

Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution, Kamis, 10 Juni 2021 melantik pengurus FKUB di Gedung Daerah Provinsi Balai Serindit.

Sempat 'Kisruh', Akhirnya Pengurus FKUB Riau 2021-2024 Dilantik

riau | Kamis, 10 Juni 2021
Editor : red | Penulis : PE/DL

PEKANBARU--  Akhirnya, pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)  Riau 2021-2024 resmi dilantik Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution,  Kamis (10 /6-2021 di Gedung Daerah Provinsi Balai Serindit.

Dalam arahannya, Wagubri menyampaikan, jika umat beragama dalam suatu negara selalu rukun damai dan bersatu. Sudah barang tentu, stabilitas keamanan dan ketertiban akan terjamin .Dan kesatuan bangsa dan masyarakat juga  akan terpelihara.

Menurutnya, hal tersebut yang menjadi dasar mengapa kerukunan umat beragama dikatakan sebagai sektor yang sangat strategis dalam mewujudkan kesatuan bangsa dan tanah air.

"Akan tetapi sebaliknya, jika kerukunan antar umat beragama baik intern agama maupun internal salah satu agama kondisinya tidak baik, selalu terjadi perselisihan maka dengan sendirinya bangsa dan tanah air kita juga akan menjadi rapuh," terangnya.

Pada kesempatan tersebut ia mengajak semua pihak untuk mencermati kembali peraturan bersama menteri agama dan menteri dalam negeri nomor 8 dan 9 tahun 2006 yang isinya mengatur tentang kerukunan dalam kehidupan beragama. 

 Pemerintah dalam hal ini memiliki peran besar, karena di dalam peraturan bersama tersebut dinyatakan bahwa pemerintah berkewajiban untuk melindungi setiap usaha penduduk yang melaksanakan ajaran agama,  serta ibadah pemeluk-pemeluknya sepanjang tidak bertentangan dengan perundang-undangan. 

"Tentu kita dari Pemerintah Daerah Provinsi Riau berharap banyak kepada forum ini, untuk bisa menjalin hubungan yang baik antar sesama umat beragama," ujarnya.

Dia memiliki keyakinan bahwa forum ini adalah forum yang mulia. Forum yang duduk didalamnya orang-orang yang memiliki integritas yang baik.

"Untuk  itu, pentingnya rasa kebersamaan menjaga toleransi didalam kehidupan beragama. Karena kita tahu negara kita, khususnya Provinsi Riau terdiri dari kehidupan yang sangat heterogen, baik segi etnis, suku, termasuk agama. Oleh karena itu, harapan saya langkah pertama yaitu membangun komunikasi, baik di internal maupun diluar kepengurusan sendiri," pungkasnya.

Diwarnai 'Kisruh'

Dilansir sebelumnya, FKUB Propinsi Riau yang dilantik Kamis(10/6-2021) hari ini, sebelumnya memunculkan kekisruhan di sosial media. 

Dimana bahwa Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasutionyang hadir dalam pemilihan pengurus FKUB Riau Periode 2021-2024 ini dituding intervensi organisasi ini.

Dan hal ini langsung dibantah Wagubri dalam konfrensi pers yang digelar dikediaman resminya, Rabu (9/6-2021).

Ditegaskannya, kehadirannya sebagai perwakilan Pemerintah Riau tidak terlibat dalam pemilihan kepengurusan FKUB Provinsi Riau itu. Namun ditekannya,  pemerintah mempunyai kewajiban untuk memfasilitasi dalam pembentukan forum tersebut yang di prakarsai oleh masyarakat. 

"Pemerintah hanya memfasilitasi, dalam hal ini diwakili oleh Wakil Gubernur," tegasnya.

Apalagi dikatakan Wagubri,  FKUB  kepengurusan periode 2016-2021 ini berakhir hari ini, tanggal 9 Juni. Karena akan berakhir, dan tidak terjadi kekosongan, kita fasilitasi untuk dibentuk kembali kepengurusan yang baru," kata Edy Nasution.
 


Artikel Terbaru

riau | Jumat, 18 Juni 2021

Tingkatkan kerjasama diberbagai bidang , Rektor Universitas Pahlawan Prof. Dr. Amir Luthfi.


pekanbaru | Jumat, 18 Juni 2021

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru belum menerima petunjuk teknis (Juknis) terkait.


kampar | Jumat, 18 Juni 2021

Kondisi Kabupaten Kampar yang luasnya lebih kurang 11 ribu kilometer persegi dengan penduduk.


kampar | Jumat, 18 Juni 2021

Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar Hj Muslimawati Catur mengatakan, pengolahan sampah, dari sesuatu.


kampar | Jumat, 18 Juni 2021

Si jago merah kembali melahap bangunan permanen Lantai II ruko Apotek Hikmah di Jalan Prof. M.


kampar | Kamis, 17 Juni 2021

Pemerintah Kabupaten Kampar, Kamis(17/6-2021) menyerahkan bantuan kepada warga Desa Pangkalan.


pekanbaru | Kamis, 17 Juni 2021

Sebanyak 10 unit bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) yang difungsikan menjadi bus vaksinasi.


pekanbaru | Kamis, 17 Juni 2021

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).


pekanbaru | Rabu, 16 Juni 2021

Pemerintah Pekanbaru untuk sementara harus menghentikan pelayanan vaksinasi tahap pertama di.


kampar | Rabu, 16 Juni 2021

Sebagai wujud perhatian sosial kepada masyarakat, Pemerintah Kampar, Rabu (16/6-2021).