27 Zulhijjah 1442 H / Jumat, 6 Agustus 2021
Utang Luar Negeri RI Tembus Rp5.952,63 T per April 2021
pasar | Selasa, 15 Juni 2021
Editor : red | Penulis : PE*

Ilustrasi: Utangan Luar Negri Indonesia/ int

JAKARTA -- Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tembus US$418 miliar atauRp5.952,63 triliun (kurs Rp14.240 per dolar AS) pada April 2021 kemarin. Data Bank Indonesia (BI), utang itu tumbuh 4,8 persen secara year on year.

Secara tahunan, BI menyatakan ULN Pemerintah pada April 2021 tumbuh 8,6 persen  atau melambat dibandingkan dengan pertumbuhan pada Maret 2021 yang tumbuh sebesar 12,6 persen.

BI melalui pernyataan resmi yang disampaikan Kepala Departemen Komunikasi mereka Erwin Haryono menyatakan dari total ULN tersebut, US$206 miliar di antaranya dihimpun oleh pemerintah.

Sementara itu, lainnya disumbang oleh swasta. Ia menyatakan kenaikan utang pada April lalu didorong penarikan neto pinjaman luar negeri yang digunakan untuk mendukung pembiayaan program dan proyek, diantaranya program inklusi keuangan.

"Di samping itu, sentimen positif kepercayaan pelaku pasar global yang tetap terjaga, mendorong investor asing kembali menempatkan investasi portofolio di pasar Surat Berharga Negara (SBN) domestik," katanya dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan di Jakarta, Selasa (15/6).

Meski naik, BI menyatakan kenaikan utang luar negeri tersebut cenderung melambat. Mereka juga menyatakan utang tersebut masih aman dan sehat.

Kesehatan tersebut tercermin dari rasio utang luar negeri Indonesia terhadap PDB yang terjaga di kisaran 37,9 persen. Ia menyatakan rasio utang itu justru turun jika dibandingkan bulan sebelumnya yang 39,1 persen.

"Selain itu, kesehatan struktur ULN  juga ditunjukkan utang yang tetap didominasi oleh ULN berjangka panjang. Pangsanya mencapai 89,2 persen dari total ULN," katanya.

Ia menambahkan dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan utang. Selain itu pemerintah dan BI juga akan selalu menerapkan kehati-hatian dalam pengelolaan utang.

Sumber: CNN

 



Artikel Terbaru
pelalawan | Kamis, 5 Agustus 2021

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota dan FIF Group, Kamis (5/8-2021) melakukan giat.


nusantara | Kamis, 5 Agustus 2021

Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat Firdaus optimistis tingkat kepercaayaan.


pasar | Kamis, 5 Agustus 2021

Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.342 per dolar AS di perdagangan pasar spot pada Kamis.


nusantara | Kamis, 5 Agustus 2021

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sedang mengupayakan agar pencairan bantuan langsung tunai.


pekanbaru | Kamis, 5 Agustus 2021

Sebanyak 12 orang warga pendatang dinyatakan reaktif Covid-19 usai menjalani tes swab antigen.


kampar | Kamis, 5 Agustus 2021

Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH MH menerima tokoh masyarakat dari Desa Rantau Kasih.


riau | Kamis, 5 Agustus 2021

Danrem 031 Wira Bima, Brigjen TNI M Syech Ismed SE MHan terus menggesa pelaksanaan vaksinasi.


dumai | Kamis, 5 Agustus 2021

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau saat ini telah merampungkan.



bengkalis | Kamis, 5 Agustus 2021

Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis melakukan pemeriksaan dan pengambilan keterangan Manager.


Agu 2021
06


Ilustrasi: Utangan Luar Negri Indonesia/ int

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp5.952,63 T per April 2021

pasar | Selasa, 15 Juni 2021
Editor : red | Penulis : PE*

JAKARTA -- Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tembus US$418 miliar atauRp5.952,63 triliun (kurs Rp14.240 per dolar AS) pada April 2021 kemarin. Data Bank Indonesia (BI), utang itu tumbuh 4,8 persen secara year on year.

Secara tahunan, BI menyatakan ULN Pemerintah pada April 2021 tumbuh 8,6 persen  atau melambat dibandingkan dengan pertumbuhan pada Maret 2021 yang tumbuh sebesar 12,6 persen.

BI melalui pernyataan resmi yang disampaikan Kepala Departemen Komunikasi mereka Erwin Haryono menyatakan dari total ULN tersebut, US$206 miliar di antaranya dihimpun oleh pemerintah.

Sementara itu, lainnya disumbang oleh swasta. Ia menyatakan kenaikan utang pada April lalu didorong penarikan neto pinjaman luar negeri yang digunakan untuk mendukung pembiayaan program dan proyek, diantaranya program inklusi keuangan.

"Di samping itu, sentimen positif kepercayaan pelaku pasar global yang tetap terjaga, mendorong investor asing kembali menempatkan investasi portofolio di pasar Surat Berharga Negara (SBN) domestik," katanya dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan di Jakarta, Selasa (15/6).

Meski naik, BI menyatakan kenaikan utang luar negeri tersebut cenderung melambat. Mereka juga menyatakan utang tersebut masih aman dan sehat.

Kesehatan tersebut tercermin dari rasio utang luar negeri Indonesia terhadap PDB yang terjaga di kisaran 37,9 persen. Ia menyatakan rasio utang itu justru turun jika dibandingkan bulan sebelumnya yang 39,1 persen.

"Selain itu, kesehatan struktur ULN  juga ditunjukkan utang yang tetap didominasi oleh ULN berjangka panjang. Pangsanya mencapai 89,2 persen dari total ULN," katanya.

Ia menambahkan dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan utang. Selain itu pemerintah dan BI juga akan selalu menerapkan kehati-hatian dalam pengelolaan utang.

Sumber: CNN

 


Artikel Terbaru

pelalawan | Kamis, 5 Agustus 2021

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota dan FIF Group, Kamis (5/8-2021) melakukan giat.


nusantara | Kamis, 5 Agustus 2021

Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat Firdaus optimistis tingkat kepercaayaan.


pasar | Kamis, 5 Agustus 2021

Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.342 per dolar AS di perdagangan pasar spot pada Kamis.


nusantara | Kamis, 5 Agustus 2021

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sedang mengupayakan agar pencairan bantuan langsung tunai.


pekanbaru | Kamis, 5 Agustus 2021

Sebanyak 12 orang warga pendatang dinyatakan reaktif Covid-19 usai menjalani tes swab antigen.


kampar | Kamis, 5 Agustus 2021

Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH MH menerima tokoh masyarakat dari Desa Rantau Kasih.


riau | Kamis, 5 Agustus 2021

Danrem 031 Wira Bima, Brigjen TNI M Syech Ismed SE MHan terus menggesa pelaksanaan vaksinasi.


dumai | Kamis, 5 Agustus 2021

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau saat ini telah merampungkan.



bengkalis | Kamis, 5 Agustus 2021

Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis melakukan pemeriksaan dan pengambilan keterangan Manager.