27 Zulhijjah 1442 H / Jumat, 6 Agustus 2021
Kapal Ikan Ilegal Bendera Malaysia Ditangkap di Riau
riau | Selasa, 15 Juni 2021
Editor : red | Penulis : PE*

Kapal ikan ilegal berbendera Malaysia yang ditangkap Kapal Patroli (KP) Hiu 01 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Provinsi Riau, Sabtu (12/6/2021) di perairan Rokan Hilir, Provinsi Riau.

PEKANBARU -- Kapal Patroli (KP) Hiu 01 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI kembali menangkap kapal illegal fishing bendera Malaysia di perairan Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau , Sabtu (12/6/2021).

"Iya KP Hiu 01 milik KKP kembali menangkap kapal ikan pada Sabtu lalu saat melaksanakan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan di wilayah perairan Indonesia, tepatnya di perairan Rohil," kata Kepala Dinas Keluatan dan Perikanan (DKP) Provinsi Riau, Herman M, Senin (14/6/2021) di Pekanbaru. 

Herman mengatakan, melaksanakan patroli petugas KKP menemukan kapal berbendera Malaysia yang melakukan aktivitas di wilayah pengelolaan perikanan RI. 

"Kapal Hiu 01 mendeteksi, mengejar, menghentikan dan memeriksa KM PKFB 1472 asal Malaysia yang melakukan aktivitas pengangkapan ikan di laut territorial Indonesia tanpa dilengkapi Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP), Surat Penangkapan Ikan (SIPI) dari Pemerintah Indonesia (Ilegal)," terangnya. 

Dalam pemeriksaan petugas, lanjut Herman, Kapal KM PKFB 1472 menggunakan alat tangkap purse seinse di perairan Selat Malaka tanpa ada SIUP dan SIPI. 

"Kapal KM PKFB 1472 ini dinakhkodai warga Myanmar bernama Myo Jeng Soon Htun, dengan anak buah kapal sebanyak 14 orang, semuanya berkebangsaan Myanmar. Kapal ikan ini melakukan pelanggaran yang dilakukan yaitu Pasal 92 Jo Pasal 26 ayat  (1) Pasal 93 ayat (2) Pasal 27 dan UU RI Nomor 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI. No 31 Tahun 2004 tentang Perikanan," jelasnya. 

Atas kejadian itu, kemudian Nakhoda KP Hiu 01 KKP, Albert  Essing S.PKP melaporkan kejadian kepada Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau. 

"Kapal ikan bendera Malaysia ini kemudian dibawa Kapal Hiu 01 ke UPT Pelabuhan Perikanan Dumai untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kemudian hari ini (Senin) dilakukan serah terima kapal dan ABK kapal tersebut oleh Kapal Pengawas Hiu 01 kepada Penyidik PSDKP Belawan yang berada di Kota Dumai," paparnya. 

Atas kejadian itu, Herman mengharapkan pelaksanaan patroli oleh Kapal KKP RI dapat terus dilakukan, serta selalu berkoordinasi dengan DKP Provinsi Riau untuk menjaga perairan Provinsi Riau secara khusus dan perairan Indonesia secara umum. 

"Penangkapan kapal ikan bendera Malaysia ini sudah kita laporkan ke pak Gubernur Riau. Beliau sangat berterima kasih atas kegiatan patroli yang dilakukan oleh KKP RI, karena sangat membantu DKP Riau mengingat kita mempunyai sarana dan prasarana pengawasan di perairan Riau yang sangat terbatas," tutupnya.

Sumber: Antara



Artikel Terbaru
pelalawan | Kamis, 5 Agustus 2021

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota dan FIF Group, Kamis (5/8-2021) melakukan giat.


nusantara | Kamis, 5 Agustus 2021

Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat Firdaus optimistis tingkat kepercaayaan.


pasar | Kamis, 5 Agustus 2021

Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.342 per dolar AS di perdagangan pasar spot pada Kamis.


nusantara | Kamis, 5 Agustus 2021

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sedang mengupayakan agar pencairan bantuan langsung tunai.


pekanbaru | Kamis, 5 Agustus 2021

Sebanyak 12 orang warga pendatang dinyatakan reaktif Covid-19 usai menjalani tes swab antigen.


kampar | Kamis, 5 Agustus 2021

Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH MH menerima tokoh masyarakat dari Desa Rantau Kasih.


riau | Kamis, 5 Agustus 2021

Danrem 031 Wira Bima, Brigjen TNI M Syech Ismed SE MHan terus menggesa pelaksanaan vaksinasi.


dumai | Kamis, 5 Agustus 2021

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau saat ini telah merampungkan.



bengkalis | Kamis, 5 Agustus 2021

Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis melakukan pemeriksaan dan pengambilan keterangan Manager.


Agu 2021
06


Kapal ikan ilegal berbendera Malaysia yang ditangkap Kapal Patroli (KP) Hiu 01 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Provinsi Riau, Sabtu (12/6/2021) di perairan Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Kapal Ikan Ilegal Bendera Malaysia Ditangkap di Riau

riau | Selasa, 15 Juni 2021
Editor : red | Penulis : PE*

PEKANBARU -- Kapal Patroli (KP) Hiu 01 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI kembali menangkap kapal illegal fishing bendera Malaysia di perairan Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau , Sabtu (12/6/2021).

"Iya KP Hiu 01 milik KKP kembali menangkap kapal ikan pada Sabtu lalu saat melaksanakan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan di wilayah perairan Indonesia, tepatnya di perairan Rohil," kata Kepala Dinas Keluatan dan Perikanan (DKP) Provinsi Riau, Herman M, Senin (14/6/2021) di Pekanbaru. 

Herman mengatakan, melaksanakan patroli petugas KKP menemukan kapal berbendera Malaysia yang melakukan aktivitas di wilayah pengelolaan perikanan RI. 

"Kapal Hiu 01 mendeteksi, mengejar, menghentikan dan memeriksa KM PKFB 1472 asal Malaysia yang melakukan aktivitas pengangkapan ikan di laut territorial Indonesia tanpa dilengkapi Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP), Surat Penangkapan Ikan (SIPI) dari Pemerintah Indonesia (Ilegal)," terangnya. 

Dalam pemeriksaan petugas, lanjut Herman, Kapal KM PKFB 1472 menggunakan alat tangkap purse seinse di perairan Selat Malaka tanpa ada SIUP dan SIPI. 

"Kapal KM PKFB 1472 ini dinakhkodai warga Myanmar bernama Myo Jeng Soon Htun, dengan anak buah kapal sebanyak 14 orang, semuanya berkebangsaan Myanmar. Kapal ikan ini melakukan pelanggaran yang dilakukan yaitu Pasal 92 Jo Pasal 26 ayat  (1) Pasal 93 ayat (2) Pasal 27 dan UU RI Nomor 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI. No 31 Tahun 2004 tentang Perikanan," jelasnya. 

Atas kejadian itu, kemudian Nakhoda KP Hiu 01 KKP, Albert  Essing S.PKP melaporkan kejadian kepada Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau. 

"Kapal ikan bendera Malaysia ini kemudian dibawa Kapal Hiu 01 ke UPT Pelabuhan Perikanan Dumai untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kemudian hari ini (Senin) dilakukan serah terima kapal dan ABK kapal tersebut oleh Kapal Pengawas Hiu 01 kepada Penyidik PSDKP Belawan yang berada di Kota Dumai," paparnya. 

Atas kejadian itu, Herman mengharapkan pelaksanaan patroli oleh Kapal KKP RI dapat terus dilakukan, serta selalu berkoordinasi dengan DKP Provinsi Riau untuk menjaga perairan Provinsi Riau secara khusus dan perairan Indonesia secara umum. 

"Penangkapan kapal ikan bendera Malaysia ini sudah kita laporkan ke pak Gubernur Riau. Beliau sangat berterima kasih atas kegiatan patroli yang dilakukan oleh KKP RI, karena sangat membantu DKP Riau mengingat kita mempunyai sarana dan prasarana pengawasan di perairan Riau yang sangat terbatas," tutupnya.

Sumber: Antara


Artikel Terbaru

pelalawan | Kamis, 5 Agustus 2021

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota dan FIF Group, Kamis (5/8-2021) melakukan giat.


nusantara | Kamis, 5 Agustus 2021

Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat Firdaus optimistis tingkat kepercaayaan.


pasar | Kamis, 5 Agustus 2021

Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.342 per dolar AS di perdagangan pasar spot pada Kamis.


nusantara | Kamis, 5 Agustus 2021

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sedang mengupayakan agar pencairan bantuan langsung tunai.


pekanbaru | Kamis, 5 Agustus 2021

Sebanyak 12 orang warga pendatang dinyatakan reaktif Covid-19 usai menjalani tes swab antigen.


kampar | Kamis, 5 Agustus 2021

Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH MH menerima tokoh masyarakat dari Desa Rantau Kasih.


riau | Kamis, 5 Agustus 2021

Danrem 031 Wira Bima, Brigjen TNI M Syech Ismed SE MHan terus menggesa pelaksanaan vaksinasi.


dumai | Kamis, 5 Agustus 2021

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau saat ini telah merampungkan.



bengkalis | Kamis, 5 Agustus 2021

Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis melakukan pemeriksaan dan pengambilan keterangan Manager.