17 Safar 1443 H / Sabtu, 25 September 2021
Pembelajaran Tatap Muka, Kadisdik: Bisa Mengacu Edaran Kemendikbud
pekanbaru | Jumat, 18 Juni 2021
Editor : red | Penulis : PE/DL

Kepala Disdik Kota Pekanbaru Dr Ismardi Ilyas

PEKANBARU -- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru belum menerima petunjuk teknis (Juknis) terkait pelaksanaan sekolah tatap muka pada tahun ajaran 2021/2022. Belum ada regulasi resmi dari pemerintah pusat yang mengatur terkait sekolah tatap muka dalam masa pandemi ini. 

"Secara resmi (Juknis) belum ada. Tapi kan ada edaran sebelumnya, pelaksanaan sekolah tatap muka itu hampir sama dengan yang kemarin," ujar Kepala Disdik Kota Pekanbaru Dr Ismardi Ilyas, Kamis (17/6). 

Menurutnya, jika juknis terkait pelaksanaan sekolah tatap muka tidak turun dari pusat, maka pemerintah kota akan membuat juknis sendiri. Juknis dibuat berdasarkan acuan edaran sebelumnya yang diterbitkan Kemdikbud tentang pelaksanaan sekolah tatap muka. 

Dalam edaran tersebut diatur mekanisme pembelajaran selama sekolah tatap muka berlangsung. Jumlah kapasitas kelas dibatasi. Pembelajaran berlangsung dua hingga tiga kali dalam sepekan. 

Peserta didik dan tenaga pendidik diwajibkan melaksanakan protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker, dan mengecek suhu tubuh sebelum pembelajaran dimulai. 

"Bedanya, untuk sekolah tatap muka yang sekarang ini hanya 25 persen siswa di kelas. Kalau kemarin kan 50 persen. Itu aja bedanya, yang lain sama. Memang juknis belum diterima, tapi gambarannya seperti itu," jelasnya. 

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI mengeluarkan edaran untuk melaksanakan pembelajaran sekolah tatap muka mulai tahun ajaran baru 2021/2022 atau pada bulan Juli ini.



Artikel Terbaru
kampar | Kamis, 23 September 2021

riau | Rabu, 22 September 2021

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama Amar PD melepasliarkan seekor ular.


hukum | Rabu, 22 September 2021

Anggota Satreskrim Polresta Pekanbaru menjemput paksa seorang pengusaha travel, tersangkat kasus.


hukum | Selasa, 21 September 2021

Teller Bank BRI, HN (29) ini memang tergolong berani. Mungkin karena terbelit hutang di pinjaman.


kampar | Selasa, 21 September 2021

Sejumlah anggota Komisi IV DPRD Kampar memantau langsung sejumlah proyek pembangunan di.


hukum | Selasa, 21 September 2021

Penyidik Ditreskrimsu Polda Riau terus mendalami kasus dugaan penyimpangan bantuan alat rapid.


riau | Selasa, 21 September 2021

Provinsi Riau menjadi salah salah satu provinsi yang berhasil menerapkan Pemberlakuan Pembatasan.


pelalawan | Selasa, 21 September 2021

Bupati Pelalawan, H.Zukri Misran menyerahkan piagam penghargaan kepada juara 1 Festival dan.


kampar | Senin, 20 September 2021

Leani Ratri Oktila, peraih Emas Paralimpiade Tokyo 2020 dijamu khusus di kediaman Bupati Kampar,.


pekanbaru | Senin, 20 September 2021

Akibat pasokan vaksin Covid-19 yang tak mencukupi, sekitar 60 ribu warga Kota Pekanbaru terpaksa.


Sep 2021
25


Kepala Disdik Kota Pekanbaru Dr Ismardi Ilyas

Pembelajaran Tatap Muka, Kadisdik: Bisa Mengacu Edaran Kemendikbud

pekanbaru | Jumat, 18 Juni 2021
Editor : red | Penulis : PE/DL

PEKANBARU -- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru belum menerima petunjuk teknis (Juknis) terkait pelaksanaan sekolah tatap muka pada tahun ajaran 2021/2022. Belum ada regulasi resmi dari pemerintah pusat yang mengatur terkait sekolah tatap muka dalam masa pandemi ini. 

"Secara resmi (Juknis) belum ada. Tapi kan ada edaran sebelumnya, pelaksanaan sekolah tatap muka itu hampir sama dengan yang kemarin," ujar Kepala Disdik Kota Pekanbaru Dr Ismardi Ilyas, Kamis (17/6). 

Menurutnya, jika juknis terkait pelaksanaan sekolah tatap muka tidak turun dari pusat, maka pemerintah kota akan membuat juknis sendiri. Juknis dibuat berdasarkan acuan edaran sebelumnya yang diterbitkan Kemdikbud tentang pelaksanaan sekolah tatap muka. 

Dalam edaran tersebut diatur mekanisme pembelajaran selama sekolah tatap muka berlangsung. Jumlah kapasitas kelas dibatasi. Pembelajaran berlangsung dua hingga tiga kali dalam sepekan. 

Peserta didik dan tenaga pendidik diwajibkan melaksanakan protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker, dan mengecek suhu tubuh sebelum pembelajaran dimulai. 

"Bedanya, untuk sekolah tatap muka yang sekarang ini hanya 25 persen siswa di kelas. Kalau kemarin kan 50 persen. Itu aja bedanya, yang lain sama. Memang juknis belum diterima, tapi gambarannya seperti itu," jelasnya. 

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI mengeluarkan edaran untuk melaksanakan pembelajaran sekolah tatap muka mulai tahun ajaran baru 2021/2022 atau pada bulan Juli ini.


Artikel Terbaru

kampar | Kamis, 23 September 2021

riau | Rabu, 22 September 2021

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama Amar PD melepasliarkan seekor ular.


hukum | Rabu, 22 September 2021

Anggota Satreskrim Polresta Pekanbaru menjemput paksa seorang pengusaha travel, tersangkat kasus.


hukum | Selasa, 21 September 2021

Teller Bank BRI, HN (29) ini memang tergolong berani. Mungkin karena terbelit hutang di pinjaman.


kampar | Selasa, 21 September 2021

Sejumlah anggota Komisi IV DPRD Kampar memantau langsung sejumlah proyek pembangunan di.


hukum | Selasa, 21 September 2021

Penyidik Ditreskrimsu Polda Riau terus mendalami kasus dugaan penyimpangan bantuan alat rapid.


riau | Selasa, 21 September 2021

Provinsi Riau menjadi salah salah satu provinsi yang berhasil menerapkan Pemberlakuan Pembatasan.


pelalawan | Selasa, 21 September 2021

Bupati Pelalawan, H.Zukri Misran menyerahkan piagam penghargaan kepada juara 1 Festival dan.


kampar | Senin, 20 September 2021

Leani Ratri Oktila, peraih Emas Paralimpiade Tokyo 2020 dijamu khusus di kediaman Bupati Kampar,.


pekanbaru | Senin, 20 September 2021

Akibat pasokan vaksin Covid-19 yang tak mencukupi, sekitar 60 ribu warga Kota Pekanbaru terpaksa.