4 Zulhijjah 1443 H / Senin, 4 Juli 2022
Kasus Terbakarnya Tangki PT SDO, Disnakertrans Riau Rampungkan Penyelidikan
dumai | Kamis, 5 Agustus 2021
Editor : red | Penulis : PE/DL

Kepala Disnakertrans Riau H Jonli /int

PEKANBARU -- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau saat ini telah merampungkan hasil penyelidikan penyebab terbakarnya tangki fattymeter (oleo dasar) PT Sari Dumai Oleo (SDO) Dumai. Nota pemeriksaan juga telah diserahkan.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Disnakertrans Riau H Jonli, saat dikonfirmasi terkait progres penyelidikan kasus ledakan di pabrik PT SDO Dumai itu. Dia mengatakan, proses pemeriksaan kasus ini telah selesai.

"Sudah kita keluarkan nota pemeriksaan ke PT SDO. Beberapa hari lalu kita serahkan notanya," kata Jonli didampingi Kabid Pengawasan Disnakertrans Riau H Imron, Kamis (4/8/2021) di Pekanbaru.

Jonli memaparkan, ada dua hal pokok dalam nota pemeriksaan yang diberikan ke PT SDO. Pertama, terkait kelemahan dalam menerapkan program Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) di perusahaan

"Kita menyoroti soal penerapan K-3. Kita minta ke depan perusahaan lebih memperhatikan penerapan K-3 bagi karyawannya," terang Jonli.

Yang kedua lanjut Jonli, terkait keikutsertaan karyawan dalam program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Terutama terkait Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

"Kita minta soal BPJS ini perusahaan harus menerapkannya. Sehingga tidak ada lagi karyawan yang tidak masuk menjadi anggota BPJS," tegasnya.

Untuk diketahui, peristiwa meledaknya tangki pabrik PT SDO itu terjadi pada Rabu (16/6/21) lalu. Akibatnya, lima karyawan menjadi korban ledakan tangki tersebut.



Artikel Terbaru
riau | Minggu, 3 Juli 2022

Satu keluarga terdiri dari sopir dan tiga penumpang yang melewati Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang.


riau | Minggu, 3 Juli 2022

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan, mengungkapkan, sebanyak 1.253 orang.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar akan mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo menyikapi Anjlok.


nusantara | Minggu, 3 Juli 2022

Sebanyak 46 warga negara Indonesia atau WNI gagal beribadah haji furoda lantaran ketahuan.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

BPH Migas mengatakan mobil pelat hitam di atas 2.000 cc dilarang membeli BBM jenis.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

Apple memiliki sejumlah gadget anyar yang bakal ditawarkan ke publik mulai September 2022, mulai.


pasar | Jumat, 1 Juli 2022

PT PLN (Persero) menargetkan penambahan pengguna kompor listrik bisa mencapai 300 ribu di tahun.


pekanbaru | Jumat, 1 Juli 2022
.

riau | Jumat, 1 Juli 2022

Penyelesaian persoalan sampah menjadi penanganan prioritas Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru.


riau | Jumat, 1 Juli 2022

Dibukanya Pelabuhan Internasional Dumai-Malaka sejak bulan Mei 2022, Badan Pusat Statistik (BPS).


Jul 2022
04


Kepala Disnakertrans Riau H Jonli /int

Kasus Terbakarnya Tangki PT SDO, Disnakertrans Riau Rampungkan Penyelidikan

dumai | Kamis, 5 Agustus 2021
Editor : red | Penulis : PE/DL

PEKANBARU -- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau saat ini telah merampungkan hasil penyelidikan penyebab terbakarnya tangki fattymeter (oleo dasar) PT Sari Dumai Oleo (SDO) Dumai. Nota pemeriksaan juga telah diserahkan.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Disnakertrans Riau H Jonli, saat dikonfirmasi terkait progres penyelidikan kasus ledakan di pabrik PT SDO Dumai itu. Dia mengatakan, proses pemeriksaan kasus ini telah selesai.

"Sudah kita keluarkan nota pemeriksaan ke PT SDO. Beberapa hari lalu kita serahkan notanya," kata Jonli didampingi Kabid Pengawasan Disnakertrans Riau H Imron, Kamis (4/8/2021) di Pekanbaru.

Jonli memaparkan, ada dua hal pokok dalam nota pemeriksaan yang diberikan ke PT SDO. Pertama, terkait kelemahan dalam menerapkan program Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) di perusahaan

"Kita menyoroti soal penerapan K-3. Kita minta ke depan perusahaan lebih memperhatikan penerapan K-3 bagi karyawannya," terang Jonli.

Yang kedua lanjut Jonli, terkait keikutsertaan karyawan dalam program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Terutama terkait Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

"Kita minta soal BPJS ini perusahaan harus menerapkannya. Sehingga tidak ada lagi karyawan yang tidak masuk menjadi anggota BPJS," tegasnya.

Untuk diketahui, peristiwa meledaknya tangki pabrik PT SDO itu terjadi pada Rabu (16/6/21) lalu. Akibatnya, lima karyawan menjadi korban ledakan tangki tersebut.


Artikel Terbaru

riau | Minggu, 3 Juli 2022

Satu keluarga terdiri dari sopir dan tiga penumpang yang melewati Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang.


riau | Minggu, 3 Juli 2022

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan, mengungkapkan, sebanyak 1.253 orang.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar akan mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo menyikapi Anjlok.


nusantara | Minggu, 3 Juli 2022

Sebanyak 46 warga negara Indonesia atau WNI gagal beribadah haji furoda lantaran ketahuan.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

BPH Migas mengatakan mobil pelat hitam di atas 2.000 cc dilarang membeli BBM jenis.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

Apple memiliki sejumlah gadget anyar yang bakal ditawarkan ke publik mulai September 2022, mulai.


pasar | Jumat, 1 Juli 2022

PT PLN (Persero) menargetkan penambahan pengguna kompor listrik bisa mencapai 300 ribu di tahun.


pekanbaru | Jumat, 1 Juli 2022
.

riau | Jumat, 1 Juli 2022

Penyelesaian persoalan sampah menjadi penanganan prioritas Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru.


riau | Jumat, 1 Juli 2022

Dibukanya Pelabuhan Internasional Dumai-Malaka sejak bulan Mei 2022, Badan Pusat Statistik (BPS).