19 Rabiul Awwal 1443 H / Selasa, 26 Oktober 2021
FGD dan Sosialisasi SIPADAT
Bupati Launching “SIPADAT” sebagai Sistem Data dan Informasi Potensi Pertambangan
kampar | Kamis, 30 September 2021
Editor : molly wahyuni | Penulis : molly wahyuni

Asisten Administrasi Umum Drs H Syamsul Bahri MSi bersama Kabag SDA Setda Kampar H Safaruddin SPi MSi bersama narasumber dan peserta FGD , Kamis (30/9/2021)

BANGKINANG KOTA-- Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH secara resmi melakukan launching Sistem Data dan Informasi Potensi Sumber Daya Alam (SDA) Pertambangan Terintegrasi (SIPADAT).Kehadiran SIPADAT diharapkan menjadi salah satu sumber informasi yang transparan dan akurat tentang potensi SDA Pertambangan Kampar. 

Launching dilakukan secara virtual oleh Bupati di hadapan para peserta Focus Group Discussion (FGD) pemanfaatan SDA Pertambangan dan sosialisasi SIPADAT, Kamis (30/9-2021) di ruang rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar.  

Di lokasi FGD tampak hadir Asisten Administrasi Umum Setda Kampar Drs H Syamsul Bahri MSi, Ketua Panitia H Safaruddin SPi, MSi yang juga Kabag SDA Setda Kampar, Kasubbag Pertambangan dan Lingkungan Hidup Adri Dwison SPi, MSi, para camat se Kabupaten Kampar serta perwakilan Dinas/Instansi terkait di lingkungan Pemkab Kampar. 

Bupati Kampar mengharapkan agar SIPADAT yang kini resmi menjadi bagian dari menu atau konten bagian SDA yang terhubung dengan Website resmi Pemkab Kampar tersebut    dapat memberikan manfaat dalam pemanfaatan SDA di Kabupaten Kampar.

“Dengan mengharapkan ridho Allah Subhanahu Wata’ala, saya meresmikan dimulainya pengoperasian SIPADAT. Semoga hadirnya SIPADAT dapat memberikan manfaat pelayanan terbaik bagi masyarakat,’’ungkap Bupati dalam video launching SIPADAT.

Selanjutnya, dalam ruangan FGD dan Sosialisasi, Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH MH melalui Asisten Administrasi Umum Setda Kampar Drs H Syamsul Bahri MSi  mengungkapkan bahwa Kabupaten Kampar merupakan daerah yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah dan sangat luar biasa, baik sumber daya alam hayati maupun sumber daya alam non hayati.

Potensi sumber daya alam yang begitu besar dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan negara dan juga untuk kesejahteraan masyarakat apabila dikelola  dengan baik.  

Di wilayah Kabupaten Kampar terdapat beberapa wilayah pertambangan dan migas. Potensi pertambangan terdiri dari pasir, batubara, kerikil, dan pasir kuarsa, batu gamping/batu kapur, timah putih, timah hitam (galena), mangan dan bitumen.    

Pemerintah sesuai dengan kewenangannya, terus melakukan pengawasan dalam pemanfaatan sumber daya alam. Dengan tujuan agar selaras dengan pertimbangan ekonomi, sosial dan lingkungan hidup yang telah tertuang dalam peraturan.

Melalui instrumen izin, pemerintah dapat memastikan tingkat ketaatan pelaku usaha terhadap peraturan yang ada. Bagi pelaku usaha, izin dapat digunakan sebagai acuan dalam pelaksanaan kegiatan usaha. Sedangkan bagi masyarakat yang potensial terkena dampak, izin juga bisa sebagai  instrument pengawasan.

“Semoga melalui FGD ini Pemerintah bisa berkolaborasi dengan masyarakat dan pihak terkait lainnya untuk merumuskan strategi dalam pemanfaatan SDA pertambangan yang berkelanjutan,’’pungkasnya.

Fungsional Dinas Energi Sumber Daya Manusia (ESDM) Azwir yang hadir selaku narasumber memaparkan tentang potensi SDA pertambangan serta regulasi-regulasi yang harus menjadi perhatian dalam pemberian rekomendasi perizinan usaha pertambangan. Pada kesempatan tersebut, Direktur Bumi Kampar Sarana Energi (BKSE) Rinto Pramono SPi turut memaparkan pengalamannya sebagai salah satu pengusaha di bidang pertambangan di Provinsi Riau.

Usai acara, Kabag SDA Setda Kampar H Safaruddin SPi, MSi selaku penggagas pembentukan SIPADAT mengatakan bahwa SIPADAT tidak hanya menyajikan informasi dan data potensi pertambangan saja, tetapi juga menampung informasi dan aspirasi masyarakat tentang usaha pertambangan di Kabupaten Kampar.

“SIPADAT ini merupakan inovasi dari aksi perubahan pada pelatihan kepemimpinan administrator (PKA) Angkatan III PPSDM Regional Bukittinggi Kementerian Dalam Negeri,’’terangnya.
 



Artikel Terbaru
riau | Senin, 25 Oktober 2021

Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Riau per 25 Oktober terdapat penambahan 16 kasus baru,.


pekanbaru | Senin, 25 Oktober 2021

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru mendata mayoritas sekolah yang melaksanakan.


pekanbaru | Senin, 25 Oktober 2021

Capaian vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat umum di Kota Pekanbaru sudah lebih 70 persen. Total.



nusantara | Senin, 25 Oktober 2021

Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur,.


pasar | Senin, 25 Oktober 2021
.

nusantara | Senin, 25 Oktober 2021

Warga di Gang Gotong Royong, Munjul, Jakarta Timur mendengar dentuman keras saat dua rangkaian.


nusantara | Senin, 25 Oktober 2021

Presiden Joko Widodo meminta untuk regulasi hasil tes polymerase chain reaction (PCR) diubah.


nusantara | Senin, 25 Oktober 2021
.

riau | Sabtu, 23 Oktober 2021

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau Dr H Mahyudin MA.


Okt 2021
26


Asisten Administrasi Umum Drs H Syamsul Bahri MSi bersama Kabag SDA Setda Kampar H Safaruddin SPi MSi bersama narasumber dan peserta FGD , Kamis (30/9/2021)

FGD dan Sosialisasi SIPADAT

Bupati Launching “SIPADAT” sebagai Sistem Data dan Informasi Potensi Pertambangan

kampar | Kamis, 30 September 2021
Editor : molly wahyuni | Penulis : molly wahyuni

BANGKINANG KOTA-- Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH secara resmi melakukan launching Sistem Data dan Informasi Potensi Sumber Daya Alam (SDA) Pertambangan Terintegrasi (SIPADAT).Kehadiran SIPADAT diharapkan menjadi salah satu sumber informasi yang transparan dan akurat tentang potensi SDA Pertambangan Kampar. 

Launching dilakukan secara virtual oleh Bupati di hadapan para peserta Focus Group Discussion (FGD) pemanfaatan SDA Pertambangan dan sosialisasi SIPADAT, Kamis (30/9-2021) di ruang rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar.  

Di lokasi FGD tampak hadir Asisten Administrasi Umum Setda Kampar Drs H Syamsul Bahri MSi, Ketua Panitia H Safaruddin SPi, MSi yang juga Kabag SDA Setda Kampar, Kasubbag Pertambangan dan Lingkungan Hidup Adri Dwison SPi, MSi, para camat se Kabupaten Kampar serta perwakilan Dinas/Instansi terkait di lingkungan Pemkab Kampar. 

Bupati Kampar mengharapkan agar SIPADAT yang kini resmi menjadi bagian dari menu atau konten bagian SDA yang terhubung dengan Website resmi Pemkab Kampar tersebut    dapat memberikan manfaat dalam pemanfaatan SDA di Kabupaten Kampar.

“Dengan mengharapkan ridho Allah Subhanahu Wata’ala, saya meresmikan dimulainya pengoperasian SIPADAT. Semoga hadirnya SIPADAT dapat memberikan manfaat pelayanan terbaik bagi masyarakat,’’ungkap Bupati dalam video launching SIPADAT.

Selanjutnya, dalam ruangan FGD dan Sosialisasi, Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH MH melalui Asisten Administrasi Umum Setda Kampar Drs H Syamsul Bahri MSi  mengungkapkan bahwa Kabupaten Kampar merupakan daerah yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah dan sangat luar biasa, baik sumber daya alam hayati maupun sumber daya alam non hayati.

Potensi sumber daya alam yang begitu besar dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan negara dan juga untuk kesejahteraan masyarakat apabila dikelola  dengan baik.  

Di wilayah Kabupaten Kampar terdapat beberapa wilayah pertambangan dan migas. Potensi pertambangan terdiri dari pasir, batubara, kerikil, dan pasir kuarsa, batu gamping/batu kapur, timah putih, timah hitam (galena), mangan dan bitumen.    

Pemerintah sesuai dengan kewenangannya, terus melakukan pengawasan dalam pemanfaatan sumber daya alam. Dengan tujuan agar selaras dengan pertimbangan ekonomi, sosial dan lingkungan hidup yang telah tertuang dalam peraturan.

Melalui instrumen izin, pemerintah dapat memastikan tingkat ketaatan pelaku usaha terhadap peraturan yang ada. Bagi pelaku usaha, izin dapat digunakan sebagai acuan dalam pelaksanaan kegiatan usaha. Sedangkan bagi masyarakat yang potensial terkena dampak, izin juga bisa sebagai  instrument pengawasan.

“Semoga melalui FGD ini Pemerintah bisa berkolaborasi dengan masyarakat dan pihak terkait lainnya untuk merumuskan strategi dalam pemanfaatan SDA pertambangan yang berkelanjutan,’’pungkasnya.

Fungsional Dinas Energi Sumber Daya Manusia (ESDM) Azwir yang hadir selaku narasumber memaparkan tentang potensi SDA pertambangan serta regulasi-regulasi yang harus menjadi perhatian dalam pemberian rekomendasi perizinan usaha pertambangan. Pada kesempatan tersebut, Direktur Bumi Kampar Sarana Energi (BKSE) Rinto Pramono SPi turut memaparkan pengalamannya sebagai salah satu pengusaha di bidang pertambangan di Provinsi Riau.

Usai acara, Kabag SDA Setda Kampar H Safaruddin SPi, MSi selaku penggagas pembentukan SIPADAT mengatakan bahwa SIPADAT tidak hanya menyajikan informasi dan data potensi pertambangan saja, tetapi juga menampung informasi dan aspirasi masyarakat tentang usaha pertambangan di Kabupaten Kampar.

“SIPADAT ini merupakan inovasi dari aksi perubahan pada pelatihan kepemimpinan administrator (PKA) Angkatan III PPSDM Regional Bukittinggi Kementerian Dalam Negeri,’’terangnya.
 


Artikel Terbaru

riau | Senin, 25 Oktober 2021

Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Riau per 25 Oktober terdapat penambahan 16 kasus baru,.


pekanbaru | Senin, 25 Oktober 2021

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru mendata mayoritas sekolah yang melaksanakan.


pekanbaru | Senin, 25 Oktober 2021

Capaian vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat umum di Kota Pekanbaru sudah lebih 70 persen. Total.



nusantara | Senin, 25 Oktober 2021

Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur,.


pasar | Senin, 25 Oktober 2021
.

nusantara | Senin, 25 Oktober 2021

Warga di Gang Gotong Royong, Munjul, Jakarta Timur mendengar dentuman keras saat dua rangkaian.


nusantara | Senin, 25 Oktober 2021

Presiden Joko Widodo meminta untuk regulasi hasil tes polymerase chain reaction (PCR) diubah.


nusantara | Senin, 25 Oktober 2021
.

riau | Sabtu, 23 Oktober 2021

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau Dr H Mahyudin MA.