22 Rabiul Akhir 1443 H / Minggu, 28 November 2021
Riau Tetap Pertahankan Ruang Isolasi Pasien COVID-19
riau | Senin, 11 Oktober 2021
Editor : red | Penulis : PE/DL

Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Riau, dr Indra Yovi (Foto/int)

PEKANBARU -- Meski kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Provinsi Riau mengalami penurunan. Namun Pemerintah provinsi (Pemprov) Riau tetap tidak mengurangi ruang isolasi pasien COVID-19. 

Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus gelombang ketiga COVID-19. Mengingat secara geografis Provinsi Riau berbatasan langsung dengan negara tetangga, yang tengah menghapi gelombang ketiga COVID-19. 

"Jumlah ruang isolasi kita pertahankan, tetap diangka 1000-900an ruang isolasi, tidak diturunkan. Begitu juga jumlah ruang isolasi ICU juga sama, dipertahankan," kata Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Riau, dr Indra Yovi, Senin (11/10/2021) di Pekanbaru. 

Tak hanya itu, lanjut Indra Yovi, untuk mengantisipasi terjadinya gelombang ketiga COVID-19, program penanganan COVID-19 di Bumi Lancang Kuning juga tetap dipertahankan. 

"Program-program pemerintah pusat, Satgas COVID-19 dan Pemerintah provinsi Riau dalam hal ini mengenai oksigen,l dan obat-obatan tetap dipertahankan," ujarnya. 

Selain itu, sebut Indra Yovi, evaluasi dan monitoring terhadap protokol kesehatan (Prokes) juga dipertahankan. 

"Dengan semua kita pertahankan, PPKM Level 4 di Provinsi Riau sudah hilang, dan turun menjadi PPKM Level 3 dan saat ini cenderung di Level 2 semua kabupaten dan kota," terangnya.

Disamping itu, pihaknya melihat ada kecenderungan mobilisasi masyarakat yang memang hampir seperti normal. Semuanya sudah bergerak, ekonomi bergerak, pendidikan, kondisi sosial juga bergerak dengan baik. 

"Harapan kami monitoring tiap Satgas di tingkat kelurahan, kecamatan, RT, RW, perkantoran harus tetap memastikan protokol kesehatan. Terutama memakai masker dan menjaga jarak, serta menjauhi kerumunan betul-betul dipertahankan dengan baik, kita tidak mau kembali ke PPKM Level 4. Harapan kami seperti itu," harapnya. 

"Kita tau kondisi Provinsi Riau berbatasan langsung dengan beberapa negara tetangga, yang kita tau negara tetangga kita hampir semua kawasan ASEAN, Malaysia, Singapur, Thailand, Filipina menghadapi gelombang ketiga yang belum selesai. Kita tau di Singapura kasusnya sempat hariannya sampai 3.000, padahal jumlah penduduknya hampir sama dengan Provinsi Riau," jelasnya. 

"Ini juga harus menjadi suatu warning bagi kita, supaya tetap mempertahankan dan menjaga stabilitas pengendalian Covid di Provinsi Riau," pungkasnya. 



Artikel Terbaru
wanita | Sabtu, 27 November 2021

Kelelahan atau fatigue menjadi gejala yang paling sering ditemukan pada penyintas Covid-19..


pasar | Sabtu, 27 November 2021

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pihaknya telah menutup 70 BUMN. Penutupan dilakukan kepada.


riau | Sabtu, 27 November 2021

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan laporkan kepadanya siapa oknum PTPN V yang menzhalimi.


pelalawan | Sabtu, 27 November 2021

Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR) Kabupaten Pelalawan beserta 2 organisasi sayap dari IKMR,.


pelalawan | Kamis, 25 November 2021

Rendahnya serapan APBD Pelalawan yang baru mencapai 59,01 persen, Kepala Badan Pengelola.


pasar | Kamis, 25 November 2021

Menyambut akhir tahun 2021, Frank & co. yang merupakan merek gerai perhiasan ternama di.


pasar | Kamis, 25 November 2021

Di Hari Jadi ke-2 nya, MODENA Home Center Pekanbaru tetap berkomitmen selalu menghadirkan yang.


kampar | Kamis, 25 November 2021

Pembangunan infrastruktur terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kampar, hal ini sesuai.


nusantara | Kamis, 25 November 2021

Pemerintah bakal meluncurkan program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) secara resmi pada.


pasar | Kamis, 25 November 2021

Bandara Adisutjipto Yogyakarta kembali melayani penerbangan langsung rute Yogyakarta-Bali. Rute.


Nov 2021
28

PT IJA/JCI Sukses Laksanakan Vaksinasi Tahap II | Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Meranti Akhirnya Ditangkap | Dewan Nilai Pemkab Lamban Menangani Kabut Asap | XL Axiata Perkuat Jaringan Data | Anggota Ombudsman Ungkap Alasan Harga BBM tak Turun | PWI Kecam Sikap Arogan Direktur PT Monhas Andesrabat | Honda Civic FD yang Bikin Orang Kepincut |

Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Riau, dr Indra Yovi (Foto/int)

Riau Tetap Pertahankan Ruang Isolasi Pasien COVID-19

riau | Senin, 11 Oktober 2021
Editor : red | Penulis : PE/DL

PEKANBARU -- Meski kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Provinsi Riau mengalami penurunan. Namun Pemerintah provinsi (Pemprov) Riau tetap tidak mengurangi ruang isolasi pasien COVID-19. 

Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus gelombang ketiga COVID-19. Mengingat secara geografis Provinsi Riau berbatasan langsung dengan negara tetangga, yang tengah menghapi gelombang ketiga COVID-19. 

"Jumlah ruang isolasi kita pertahankan, tetap diangka 1000-900an ruang isolasi, tidak diturunkan. Begitu juga jumlah ruang isolasi ICU juga sama, dipertahankan," kata Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Riau, dr Indra Yovi, Senin (11/10/2021) di Pekanbaru. 

Tak hanya itu, lanjut Indra Yovi, untuk mengantisipasi terjadinya gelombang ketiga COVID-19, program penanganan COVID-19 di Bumi Lancang Kuning juga tetap dipertahankan. 

"Program-program pemerintah pusat, Satgas COVID-19 dan Pemerintah provinsi Riau dalam hal ini mengenai oksigen,l dan obat-obatan tetap dipertahankan," ujarnya. 

Selain itu, sebut Indra Yovi, evaluasi dan monitoring terhadap protokol kesehatan (Prokes) juga dipertahankan. 

"Dengan semua kita pertahankan, PPKM Level 4 di Provinsi Riau sudah hilang, dan turun menjadi PPKM Level 3 dan saat ini cenderung di Level 2 semua kabupaten dan kota," terangnya.

Disamping itu, pihaknya melihat ada kecenderungan mobilisasi masyarakat yang memang hampir seperti normal. Semuanya sudah bergerak, ekonomi bergerak, pendidikan, kondisi sosial juga bergerak dengan baik. 

"Harapan kami monitoring tiap Satgas di tingkat kelurahan, kecamatan, RT, RW, perkantoran harus tetap memastikan protokol kesehatan. Terutama memakai masker dan menjaga jarak, serta menjauhi kerumunan betul-betul dipertahankan dengan baik, kita tidak mau kembali ke PPKM Level 4. Harapan kami seperti itu," harapnya. 

"Kita tau kondisi Provinsi Riau berbatasan langsung dengan beberapa negara tetangga, yang kita tau negara tetangga kita hampir semua kawasan ASEAN, Malaysia, Singapur, Thailand, Filipina menghadapi gelombang ketiga yang belum selesai. Kita tau di Singapura kasusnya sempat hariannya sampai 3.000, padahal jumlah penduduknya hampir sama dengan Provinsi Riau," jelasnya. 

"Ini juga harus menjadi suatu warning bagi kita, supaya tetap mempertahankan dan menjaga stabilitas pengendalian Covid di Provinsi Riau," pungkasnya. 


Artikel Terbaru

wanita | Sabtu, 27 November 2021

Kelelahan atau fatigue menjadi gejala yang paling sering ditemukan pada penyintas Covid-19..


pasar | Sabtu, 27 November 2021

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pihaknya telah menutup 70 BUMN. Penutupan dilakukan kepada.


riau | Sabtu, 27 November 2021

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan laporkan kepadanya siapa oknum PTPN V yang menzhalimi.


pelalawan | Sabtu, 27 November 2021

Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR) Kabupaten Pelalawan beserta 2 organisasi sayap dari IKMR,.


pelalawan | Kamis, 25 November 2021

Rendahnya serapan APBD Pelalawan yang baru mencapai 59,01 persen, Kepala Badan Pengelola.


pasar | Kamis, 25 November 2021

Menyambut akhir tahun 2021, Frank & co. yang merupakan merek gerai perhiasan ternama di.


pasar | Kamis, 25 November 2021

Di Hari Jadi ke-2 nya, MODENA Home Center Pekanbaru tetap berkomitmen selalu menghadirkan yang.


kampar | Kamis, 25 November 2021

Pembangunan infrastruktur terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kampar, hal ini sesuai.


nusantara | Kamis, 25 November 2021

Pemerintah bakal meluncurkan program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) secara resmi pada.


pasar | Kamis, 25 November 2021

Bandara Adisutjipto Yogyakarta kembali melayani penerbangan langsung rute Yogyakarta-Bali. Rute.