4 Zulhijjah 1443 H / Senin, 4 Juli 2022
Bea Cukai Musnahkan Barang Sitaan Bernilai Rp 5,4 Miliar
dumai | Kamis, 14 Oktober 2021
Editor : red | Penulis : PE/DL

Kantor wilayah Bea Cukai Riau dan Dumai, musnahkan sejumlah barang sitaan selama tahun 2019 hingga 2021 senilai Rp5,4 miliar, Rabu (13/10/2021). Foto: Bea dan Cukai Dumai

DUMAI -- Kantor wilayah Bea Cukai Riau dan Dumai, memusnahkan sejumlah barang sitaan selama tahun 2019 hingga 2021 ini. Totalnya senilai Rp5,4 miliar, di kantor Bea Cukai Dumai, Rabu (13/10/2021).

Kepala kantor Bea dan Cukai Dumai Fuad Fauzi mengatakan, seluruh barang sitaan yang dimusnahkan kali ini merupakan hasil penindakan Bea Cukai Riau, Bea Cukai Dumai bekerjasama dengan pihak kepolisian.

"Barang sitaan senilai Rp5,4 Milliar ini, ada potensi kerugian negara dari kegiatan ilegal ini mencapai Rp 2,8 miliar," jelas Fuad.

Fuad menjelaskan, rinciannya, barang sitaan yang dimusnahkan diantaranya 2,8 juta batang rokok ilegal. Kemudian, sebanyak 2.398 liter minuman keras dari berbagai merk dan 250 karung garmen, produk kecantikan serta sejumlah barang ilegal lainnya.

"Barang sitaan yang dimusnahkan ini sudah berkekuatan hukum dan tidak ada pemilik dari barang sitaan yang kita musnahkan ini," jelas Fuad.

Selain itu, dari beberapa kali melakukan penangkapan terhadap pelaku yang turut diamankan tersangkanya. Untuk proses hukumnya, pelaku diserahkan penanganannya kepada pihak Kejaksaan, untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Senada disampaikan Kepala kantor wilayah Bea dan Cukai Riau Agus Yulinato, yang melihat langsung pemusnahan mengatakan, barang ini dimusnahkan merupakan hasil sinergitas antara institusi TNI, Kepolisian dan DJKN Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau.

"Penindakan ini sebagai bentuk pengawasan yang Bea Cukai Dumai, yang salah satunya program gempur rokok ilegal untuk memberantas peredaran barang kena cukai ilegal," jelas Agus.

Untuk mengatasi maraknya peredaran rokok Ilegal ditengah-tengah masyarakat, sistem yang diterapkan pihaknya yakni  pemberantas rokok secara terus menerus dari hulu dan hilir. 

Cara ini, lanjut Agus, mengamankan keuangan negara. Lalu, menciptakan iklim usaha sehat, dan kelancaran pembangunan.

Agus menghimbau, untuk para pengusaha yang usahanya masih belum juga berstatus legal. Agar segera mengurus, karena saat ini prosesnya telah dimudahkan. 

"Bagi pengusaha yang ingin mengurus izin, Bea dan Cukai Provinsi Riau dan jajaran memeberikan pelayanan terbaik dan berintegritas kepada pengusaha," ujar Agus.

Menurut Agus, untuk proses pemusnahan barang bukti ini, pihaknya memusnahkan dengan tiga cara yakni pemusnahan barang garmen dengan dibakar, minuman keras dengan cara dipecahkan dan digelinding alat berat. Sedangkan, pemusnahan jutaan rokok ilegal tanpa pita cukai dimusnahkan dengan cara dipotong-potong.



Artikel Terbaru
riau | Minggu, 3 Juli 2022

Satu keluarga terdiri dari sopir dan tiga penumpang yang melewati Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang.


riau | Minggu, 3 Juli 2022

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan, mengungkapkan, sebanyak 1.253 orang.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar akan mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo menyikapi Anjlok.


nusantara | Minggu, 3 Juli 2022

Sebanyak 46 warga negara Indonesia atau WNI gagal beribadah haji furoda lantaran ketahuan.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

BPH Migas mengatakan mobil pelat hitam di atas 2.000 cc dilarang membeli BBM jenis.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

Apple memiliki sejumlah gadget anyar yang bakal ditawarkan ke publik mulai September 2022, mulai.


pasar | Jumat, 1 Juli 2022

PT PLN (Persero) menargetkan penambahan pengguna kompor listrik bisa mencapai 300 ribu di tahun.


pekanbaru | Jumat, 1 Juli 2022
.

riau | Jumat, 1 Juli 2022

Penyelesaian persoalan sampah menjadi penanganan prioritas Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru.


riau | Jumat, 1 Juli 2022

Dibukanya Pelabuhan Internasional Dumai-Malaka sejak bulan Mei 2022, Badan Pusat Statistik (BPS).


Jul 2022
04

PT IJA/JCI Siap Jadi Pilot Project Sistem Pengamanan Objek Vital | PT IJA/JCI Sukses Laksanakan Vaksinasi Tahap II | Minang Marentak; Saling Berwasiat dengan Ade Armando | Kepri Siapkan 239 Event Pariwisata | Gudang Pengoplos Solar Subsidi di Pekanbaru Digrebek | Supriati Maju Tanpa Restu Ketua DPD I Golkar Riau | Sabtu, 24 Desa/Kelurahan di Bengkalis Alami Pemadaman |

Kantor wilayah Bea Cukai Riau dan Dumai, musnahkan sejumlah barang sitaan selama tahun 2019 hingga 2021 senilai Rp5,4 miliar, Rabu (13/10/2021). Foto: Bea dan Cukai Dumai

Bea Cukai Musnahkan Barang Sitaan Bernilai Rp 5,4 Miliar

dumai | Kamis, 14 Oktober 2021
Editor : red | Penulis : PE/DL

DUMAI -- Kantor wilayah Bea Cukai Riau dan Dumai, memusnahkan sejumlah barang sitaan selama tahun 2019 hingga 2021 ini. Totalnya senilai Rp5,4 miliar, di kantor Bea Cukai Dumai, Rabu (13/10/2021).

Kepala kantor Bea dan Cukai Dumai Fuad Fauzi mengatakan, seluruh barang sitaan yang dimusnahkan kali ini merupakan hasil penindakan Bea Cukai Riau, Bea Cukai Dumai bekerjasama dengan pihak kepolisian.

"Barang sitaan senilai Rp5,4 Milliar ini, ada potensi kerugian negara dari kegiatan ilegal ini mencapai Rp 2,8 miliar," jelas Fuad.

Fuad menjelaskan, rinciannya, barang sitaan yang dimusnahkan diantaranya 2,8 juta batang rokok ilegal. Kemudian, sebanyak 2.398 liter minuman keras dari berbagai merk dan 250 karung garmen, produk kecantikan serta sejumlah barang ilegal lainnya.

"Barang sitaan yang dimusnahkan ini sudah berkekuatan hukum dan tidak ada pemilik dari barang sitaan yang kita musnahkan ini," jelas Fuad.

Selain itu, dari beberapa kali melakukan penangkapan terhadap pelaku yang turut diamankan tersangkanya. Untuk proses hukumnya, pelaku diserahkan penanganannya kepada pihak Kejaksaan, untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Senada disampaikan Kepala kantor wilayah Bea dan Cukai Riau Agus Yulinato, yang melihat langsung pemusnahan mengatakan, barang ini dimusnahkan merupakan hasil sinergitas antara institusi TNI, Kepolisian dan DJKN Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau.

"Penindakan ini sebagai bentuk pengawasan yang Bea Cukai Dumai, yang salah satunya program gempur rokok ilegal untuk memberantas peredaran barang kena cukai ilegal," jelas Agus.

Untuk mengatasi maraknya peredaran rokok Ilegal ditengah-tengah masyarakat, sistem yang diterapkan pihaknya yakni  pemberantas rokok secara terus menerus dari hulu dan hilir. 

Cara ini, lanjut Agus, mengamankan keuangan negara. Lalu, menciptakan iklim usaha sehat, dan kelancaran pembangunan.

Agus menghimbau, untuk para pengusaha yang usahanya masih belum juga berstatus legal. Agar segera mengurus, karena saat ini prosesnya telah dimudahkan. 

"Bagi pengusaha yang ingin mengurus izin, Bea dan Cukai Provinsi Riau dan jajaran memeberikan pelayanan terbaik dan berintegritas kepada pengusaha," ujar Agus.

Menurut Agus, untuk proses pemusnahan barang bukti ini, pihaknya memusnahkan dengan tiga cara yakni pemusnahan barang garmen dengan dibakar, minuman keras dengan cara dipecahkan dan digelinding alat berat. Sedangkan, pemusnahan jutaan rokok ilegal tanpa pita cukai dimusnahkan dengan cara dipotong-potong.


Artikel Terbaru

riau | Minggu, 3 Juli 2022

Satu keluarga terdiri dari sopir dan tiga penumpang yang melewati Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang.


riau | Minggu, 3 Juli 2022

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan, mengungkapkan, sebanyak 1.253 orang.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar akan mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo menyikapi Anjlok.


nusantara | Minggu, 3 Juli 2022

Sebanyak 46 warga negara Indonesia atau WNI gagal beribadah haji furoda lantaran ketahuan.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

BPH Migas mengatakan mobil pelat hitam di atas 2.000 cc dilarang membeli BBM jenis.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

Apple memiliki sejumlah gadget anyar yang bakal ditawarkan ke publik mulai September 2022, mulai.


pasar | Jumat, 1 Juli 2022

PT PLN (Persero) menargetkan penambahan pengguna kompor listrik bisa mencapai 300 ribu di tahun.


pekanbaru | Jumat, 1 Juli 2022
.

riau | Jumat, 1 Juli 2022

Penyelesaian persoalan sampah menjadi penanganan prioritas Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru.


riau | Jumat, 1 Juli 2022

Dibukanya Pelabuhan Internasional Dumai-Malaka sejak bulan Mei 2022, Badan Pusat Statistik (BPS).