25 Jumadil Akhir 1443 H / Sabtu, 29 Januari 2022
Gubernur dan Walikota Gagal Kelola Anggaran
Presiden Kesal Dana Ratusan Triliun Diendapkan Kepala Daerah di Bank
nusantara | Rabu, 24 November 2021
Editor : Putrajaya | Penulis : Republika

Presiden Joko Widodo. [Int]

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan masih ada Rp226 triliun anggaran yang belum diserap oleh pemerintah daerah. Jokowi mengingatkan kepada para kepala daerah untuk menyerap dan merealisasikan anggaran daerah tersebut sebelum mengejar investor untuk berinvestasi.

"Para gubernur, bupati, dan wali kota, masih ada tadi pagi saya cek ke Menkeu, masih ada berapa uang yang ada di bank? Ini sudah akhir November, tinggal sebulan lagi tidak turun, justru naik," ujar Jokowi di hadapan para gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia saat peresmian pembukaan rapat koordinasi nasional dan anugerah layanan investasi tahun 2021 di The Ritz-Carlton Pasific Place, Jakarta, Rabu (24/11).

"Saya dulu peringatkan di Oktober, seingat saya Rp 170 (triliun). Ini justru naik menjadi Rp 226 triliun. Ini perlu saya ingatkan," tegasnya.

Jokowi meminta agar anggaran tersebut segera diserap dan direalisasikan terlebih dahulu sebelum mengejar investor untuk berinvestasi di Indonesia. Sebab menurut dia, jumlah anggaran yang belum terserap tersebut sangat besar.

"Uang kita sendiri saja tidak digunakan kok ngejar-ngejar orang lain untuk uangnya masuk. Logikanya gak kena. Uang kita sendiri dihabiskan, realisasikan segera, habis waduh udah gak ada APBD, APBN udah gak ada, baru mencari investor untuk uang datang. Logika ekonominya seperti itu," ungkapnya.

Presiden mengatakan, jika anggaran daerah dapat segera direalisasikan dan kemudian membuka investasi maka akan memberikan dampak yang berlipat baik bagi daerah maupun negara. Lebih lanjut, Jokowi juga menyampaikan defisit APBN saat ini mencapai Rp 548 triliun.

"Sebagian dari APBN itu dikirim ditransfer ke daerah sebanyak Rp 642 triliun, baik ke provinsi, ke kabupaten, dan ke kota. Uangnya ada di APBD bapak ibu dan saudara semuanya. Ada di APBD provinsi, ada di APBD kabupaten, ada di APBD kota," katanya.

Karena itu, ia ingin agar daerah segera menggunakan dana tersebut. Jokowi juga meminta agar baik kementerian/lembaga dan juga pemerintah daerah meninggalkan ego sektoral dan memiliki visi dan keinginan yang sama untuk memajukan daerah maupun Indonesia. *

Sumber: Republika



Artikel Terbaru
pekanbaru | Jumat, 28 Januari 2022
.

kampar | Jumat, 28 Januari 2022

Pemerintah Kota Dumai melakukan study banding dan sharing program ke Kabupanten.


riau | Jumat, 28 Januari 2022

Satu dari dua  calon Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan yang terdaftar sebagai peserta.



riau | Jumat, 28 Januari 2022

Pemerintah pusat melalui Kementrian Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN),.


pelalawan | Jumat, 28 Januari 2022

Bupati Pelalawan H Zukri melantik dan pengambilan sumpah jabatan sejumlah pejabat eselon.


siak | Kamis, 27 Januari 2022

Petani kelapa sawit, Palen Peter Aritonang (56) ditemukan tewas, diduga akibat di injak oleh.


hukum | Kamis, 27 Januari 2022

Istri Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin, Tiorita menjadi buah bibir publik. Sejumlah.


pasar | Kamis, 27 Januari 2022

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) baru minyak goreng.


kampar | Kamis, 27 Januari 2022

Menjelang Hari Jadi Kabupaten Kampar ke-72 yang tunggal 6 Februari 2022 mendatang, Bupati Kampar.


Jan 2022
29


Presiden Joko Widodo. [Int]

Gubernur dan Walikota Gagal Kelola Anggaran

Presiden Kesal Dana Ratusan Triliun Diendapkan Kepala Daerah di Bank

nusantara | Rabu, 24 November 2021
Editor : Putrajaya | Penulis : Republika

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan masih ada Rp226 triliun anggaran yang belum diserap oleh pemerintah daerah. Jokowi mengingatkan kepada para kepala daerah untuk menyerap dan merealisasikan anggaran daerah tersebut sebelum mengejar investor untuk berinvestasi.

"Para gubernur, bupati, dan wali kota, masih ada tadi pagi saya cek ke Menkeu, masih ada berapa uang yang ada di bank? Ini sudah akhir November, tinggal sebulan lagi tidak turun, justru naik," ujar Jokowi di hadapan para gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia saat peresmian pembukaan rapat koordinasi nasional dan anugerah layanan investasi tahun 2021 di The Ritz-Carlton Pasific Place, Jakarta, Rabu (24/11).

"Saya dulu peringatkan di Oktober, seingat saya Rp 170 (triliun). Ini justru naik menjadi Rp 226 triliun. Ini perlu saya ingatkan," tegasnya.

Jokowi meminta agar anggaran tersebut segera diserap dan direalisasikan terlebih dahulu sebelum mengejar investor untuk berinvestasi di Indonesia. Sebab menurut dia, jumlah anggaran yang belum terserap tersebut sangat besar.

"Uang kita sendiri saja tidak digunakan kok ngejar-ngejar orang lain untuk uangnya masuk. Logikanya gak kena. Uang kita sendiri dihabiskan, realisasikan segera, habis waduh udah gak ada APBD, APBN udah gak ada, baru mencari investor untuk uang datang. Logika ekonominya seperti itu," ungkapnya.

Presiden mengatakan, jika anggaran daerah dapat segera direalisasikan dan kemudian membuka investasi maka akan memberikan dampak yang berlipat baik bagi daerah maupun negara. Lebih lanjut, Jokowi juga menyampaikan defisit APBN saat ini mencapai Rp 548 triliun.

"Sebagian dari APBN itu dikirim ditransfer ke daerah sebanyak Rp 642 triliun, baik ke provinsi, ke kabupaten, dan ke kota. Uangnya ada di APBD bapak ibu dan saudara semuanya. Ada di APBD provinsi, ada di APBD kabupaten, ada di APBD kota," katanya.

Karena itu, ia ingin agar daerah segera menggunakan dana tersebut. Jokowi juga meminta agar baik kementerian/lembaga dan juga pemerintah daerah meninggalkan ego sektoral dan memiliki visi dan keinginan yang sama untuk memajukan daerah maupun Indonesia. *

Sumber: Republika


Artikel Terbaru

pekanbaru | Jumat, 28 Januari 2022
.

kampar | Jumat, 28 Januari 2022

Pemerintah Kota Dumai melakukan study banding dan sharing program ke Kabupanten.


riau | Jumat, 28 Januari 2022

Satu dari dua  calon Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan yang terdaftar sebagai peserta.



riau | Jumat, 28 Januari 2022

Pemerintah pusat melalui Kementrian Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN),.


pelalawan | Jumat, 28 Januari 2022

Bupati Pelalawan H Zukri melantik dan pengambilan sumpah jabatan sejumlah pejabat eselon.


siak | Kamis, 27 Januari 2022

Petani kelapa sawit, Palen Peter Aritonang (56) ditemukan tewas, diduga akibat di injak oleh.


hukum | Kamis, 27 Januari 2022

Istri Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin, Tiorita menjadi buah bibir publik. Sejumlah.


pasar | Kamis, 27 Januari 2022

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) baru minyak goreng.


kampar | Kamis, 27 Januari 2022

Menjelang Hari Jadi Kabupaten Kampar ke-72 yang tunggal 6 Februari 2022 mendatang, Bupati Kampar.