25 Jumadil Akhir 1443 H / Sabtu, 29 Januari 2022
21 Anggota Pemuda Pancasila Ditangkap Usai Demo, 15 Orang Tersangka
hukum | Kamis, 25 November 2021
Editor : red | Penulis : PE/DL

Polisi menangkap 21 anggota ormas Pemuda Pancasila buntut kericuhan demo di depan Gedung DPR, Kamis (25/11-2021). 15 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka. (Foto: CNN)

JAKARTA-- Polisi menangkap 21 anggota ormas Pemuda Pancasila buntut kericuhan yang terjadi dalam aksi demo di depan Gedung DPR, Kamis (25/11-2021). Dari 21 orang itu, 15 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka.

Demo Pemuda Pancasila berujung ricuh setelah seorang anggota yakni AKBP Dermawan Karosekali yang merupakan Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya mengalami luka di bagian kepala.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan 15 anggota Pemuda Pancasila itu ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil pemeriksaan awal.

"Kita proses hukum 15 orang tersangka mulai malam ini akan diperiksa lanjutan dan akan ditahan," kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Kamis (25/11-2021).

15 orang tersangka ini dijerat dengan UU Darurat Nomor 1 Tahun 1959 karena kedapatan membawa senjata tajam.

Sedangkan untuk enam orang lainnya, saat ini masih diperiksa dan didalami keterangannya. Termasuk, satu pelaku yang melakukan pemukulan terhadap anggota Polda Metro Jaya.

"Saat ini kepada yang bersangkutan masih dilakukan pendalaman," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat.


Demo Pemuda Pancasila digelar untuk menuntut permintaan maaf dari politikus PDIP Junimart Girsang. Ini terkait pernyataan Junimart yang menyebut Pemuda Pancasila merupakan ormas yang kerap terlibat bentrok.

Aksi yang dimulai sejak pukul 12.00 WIB itu beberapa kali sempat memicu bentrok. Massa sempat memblokade jalan sehingga menyebabkan arus lalu lintas tersendat.

Massa akhirnya dibubarkan oleh aparat kepolisian. Bahkan, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran ikut terjun membubarkan massa demo Pemuda Pancasila.

 

Sumber: CNN



Artikel Terbaru
pekanbaru | Jumat, 28 Januari 2022
.

kampar | Jumat, 28 Januari 2022

Pemerintah Kota Dumai melakukan study banding dan sharing program ke Kabupanten.


riau | Jumat, 28 Januari 2022

Satu dari dua  calon Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan yang terdaftar sebagai peserta.



riau | Jumat, 28 Januari 2022

Pemerintah pusat melalui Kementrian Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN),.


pelalawan | Jumat, 28 Januari 2022

Bupati Pelalawan H Zukri melantik dan pengambilan sumpah jabatan sejumlah pejabat eselon.


siak | Kamis, 27 Januari 2022

Petani kelapa sawit, Palen Peter Aritonang (56) ditemukan tewas, diduga akibat di injak oleh.


hukum | Kamis, 27 Januari 2022

Istri Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin, Tiorita menjadi buah bibir publik. Sejumlah.


pasar | Kamis, 27 Januari 2022

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) baru minyak goreng.


kampar | Kamis, 27 Januari 2022

Menjelang Hari Jadi Kabupaten Kampar ke-72 yang tunggal 6 Februari 2022 mendatang, Bupati Kampar.


Jan 2022
29


Polisi menangkap 21 anggota ormas Pemuda Pancasila buntut kericuhan demo di depan Gedung DPR, Kamis (25/11-2021). 15 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka. (Foto: CNN)

21 Anggota Pemuda Pancasila Ditangkap Usai Demo, 15 Orang Tersangka

hukum | Kamis, 25 November 2021
Editor : red | Penulis : PE/DL

JAKARTA-- Polisi menangkap 21 anggota ormas Pemuda Pancasila buntut kericuhan yang terjadi dalam aksi demo di depan Gedung DPR, Kamis (25/11-2021). Dari 21 orang itu, 15 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka.

Demo Pemuda Pancasila berujung ricuh setelah seorang anggota yakni AKBP Dermawan Karosekali yang merupakan Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya mengalami luka di bagian kepala.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan 15 anggota Pemuda Pancasila itu ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil pemeriksaan awal.

"Kita proses hukum 15 orang tersangka mulai malam ini akan diperiksa lanjutan dan akan ditahan," kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Kamis (25/11-2021).

15 orang tersangka ini dijerat dengan UU Darurat Nomor 1 Tahun 1959 karena kedapatan membawa senjata tajam.

Sedangkan untuk enam orang lainnya, saat ini masih diperiksa dan didalami keterangannya. Termasuk, satu pelaku yang melakukan pemukulan terhadap anggota Polda Metro Jaya.

"Saat ini kepada yang bersangkutan masih dilakukan pendalaman," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat.


Demo Pemuda Pancasila digelar untuk menuntut permintaan maaf dari politikus PDIP Junimart Girsang. Ini terkait pernyataan Junimart yang menyebut Pemuda Pancasila merupakan ormas yang kerap terlibat bentrok.

Aksi yang dimulai sejak pukul 12.00 WIB itu beberapa kali sempat memicu bentrok. Massa sempat memblokade jalan sehingga menyebabkan arus lalu lintas tersendat.

Massa akhirnya dibubarkan oleh aparat kepolisian. Bahkan, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran ikut terjun membubarkan massa demo Pemuda Pancasila.

 

Sumber: CNN


Artikel Terbaru

pekanbaru | Jumat, 28 Januari 2022
.

kampar | Jumat, 28 Januari 2022

Pemerintah Kota Dumai melakukan study banding dan sharing program ke Kabupanten.


riau | Jumat, 28 Januari 2022

Satu dari dua  calon Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan yang terdaftar sebagai peserta.



riau | Jumat, 28 Januari 2022

Pemerintah pusat melalui Kementrian Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN),.


pelalawan | Jumat, 28 Januari 2022

Bupati Pelalawan H Zukri melantik dan pengambilan sumpah jabatan sejumlah pejabat eselon.


siak | Kamis, 27 Januari 2022

Petani kelapa sawit, Palen Peter Aritonang (56) ditemukan tewas, diduga akibat di injak oleh.


hukum | Kamis, 27 Januari 2022

Istri Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin, Tiorita menjadi buah bibir publik. Sejumlah.


pasar | Kamis, 27 Januari 2022

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) baru minyak goreng.


kampar | Kamis, 27 Januari 2022

Menjelang Hari Jadi Kabupaten Kampar ke-72 yang tunggal 6 Februari 2022 mendatang, Bupati Kampar.