18 Syawwal 1443 H / Jumat, 20 Mei 2022
Jangan Merasa Bersalah Ketika Pasangan Berselingkuh, Lakukan Ini
wanita | Sabtu, 15 Januari 2022
Editor : red | Penulis : PE/CNN

Ilustrasi: Perselingkuhan/ int

JAKARTA-- Serial TV Layangan Putus tengah ramai menjadi perbincangan, di mana kisahnya berfokus tentang perselingkuhan suami saat istri sedang hamil.

Kemunculan kisah ini lantas membuat sebagian orang merasa takut menghadapi pernikahan dan masalah perselingkuhan, apalagi ceritanya diadaptasi dari kejadian nyata. Beberapa yang telah mengalami masalah tersebut pun kerap kehilangan arah tentang apa yang dapat dilakukan.

Psikolog dari Universitas Gadjah Mada Koentjoro mengatakan, menghadapi perselingkuhan yang dilakukan oleh pasangan memang tidak mudah. Perasaan dikhianati dan dicampakkan akan muncul dalam diri Anda.

Tak sedikit juga orang yang malah menyalahkan diri sendiri atas perselingkuhan yang dilakukan pasangannya.

"Merasa dan mulai berpikir bahwa dirinya tak begitu berharga dan tidak bisa memberi kebahagiaan pada pasangan," kata Koentjoro saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (10/1-2022).

Kata Psikolog soal Selingkuh Bikin Trauma dan Tanda-tanda Mendua

4 Alasan Seseorang Selingkuh Seperti di Serial Layangan Putus

Padahal menurutnya, korban sama sekali tidak perlu merasa bersalah atas perselingkuhan yang dilakukan pasangan. Kesalahan seluruhnya ada pada pelaku, karena pengkhianatan apa pun alasannya memang tidak bisa dibenarkan.

Oleh karena itu, Koentjoro menyarankan agar para korban perselingkuhan berhenti menyalahkan diri sendiri. Sebaliknya, Anda perlu justru perlu melawan perselingkuhan dengan tegar tanpa emosi yang berlebihan.

"Anda tentu akan menangis, kecewa dan marah. Namun meredam emosi saat berbicara dengan pasangan yang berselingkuh, bersikap tenang, bisa membuat pasangan bertanya-tanya kenapa Anda tidak marah," kata Koentjoro.

Koentjoro mengatakan, perselingkuhan bisa terjadi karena keinginan melawan tantangan dan melakukan sesuatu yang tidak wajar. Ketika mendapati pasangan tak tersulut emosi dan malah bersikap tenang, perasaan bersalah dari pelaku bisa muncul begitu saja.

Terlepas dari itu, berikut beberapa hal yang juga bisa Anda lakukan untuk menghadapi perselingkuhan.

1. Jangan membalas
Mungkin Anda berpikir untuk membalas perselingkuhan dengan perselingkuhan lain. Namun menurut Reader's Digest, ini bukan langkah yang baik dan justru merendahkan harga diri.

2. Jangan menyakiti diri
Anda mungkin merasa sedih, dikhianati, hingga merasa dunia runtuh atas perselingkuhan yang dilakukan pasangan. Yang patut diingat, dunia Anda tak hanya berpusat padanya, ada banyak hal yang bisa dilakukan selain meratapi perilaku pasangan.

Coba bangkit dari keterpurukan dan tunjukkan bahwa Anda bisa berdiri dan melanjutkan kehidupan yang lebih baik tanpa mereka.

3. Jangan melibatkan anak
Ketika pernikahan sudah dikaruniai anak tapi pasangan tetap berselingkuh, jangan pernah libatkan anak dalam perkara yang tengah terjadi. Situasi harus tetap antara Anda dan pasangan.

"Jika tidak, itu membuat anak-anak terikat di mana mereka mungkin merasa harus memilih di antara Anda berdua," kata Jane Greer, pakar hubungan yang berbasis di New York, seperti dikutip Reader's Digest.

Pakar hubungan dan etiket yang berbasis di New York, April Masini menambahkan, agar menyampaikan informasi kepada anak-anak berdasarkan kebutuhan yang diperlukan dan memastikan bahwa mereka tahu bahwa Anda semua akan selamat dari situasi ini.

"Mereka mungkin tahu Anda kecewa, tetapi mereka benar-benar perlu tahu bahwa mereka tidak akan kehilangan Anda," kata Masini, tidak peduli berapa pun usia mereka.

4. Jangan mengabaikan perselingkuhan
Mungkin Anda berpikir untuk mempertahankan pernikahan dengan cara mengabaikan perselingkuhan yang dilakukan pasangan. Jangan pernah lakukan ini.

Pasalnya, mempertahankan hubungan dengan membiarkan apa yang telah terjadi bukan menyelesaikan masalah tetapi hanya menundanya sebagai tumpukan masalah.


Sumber: CNN Indonesia



Artikel Terbaru
pekanbaru | Kamis, 19 Mei 2022

Menjelang akhir masa jabatan (AMJ) Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru Firdaus-Ayat, sejumlah.


pelalawan | Kamis, 19 Mei 2022

Bupati Pelalawan H Zukri Misran menyurati Presiden Joko Widodo. Ia meminta presiden agar.


riau | Kamis, 19 Mei 2022

Dalam acara sosialisasi penerima bantuan bagi usaha mikro bersumber dari dana anggaran.


pekanbaru | Kamis, 19 Mei 2022

Wali Kota Pekanbaru Dr. H. Firdaus mendapat penghargaan atas komitmen dan dukungan dalam.


riau | Kamis, 19 Mei 2022

Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 18 sampai 24 Mei 2022 mengalami kenaikkan.



nusantara | Kamis, 19 Mei 2022
.

nusantara | Kamis, 19 Mei 2022

Penceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) merespons santai tudingan Singapura yang menganggapnya pro.


pasar | Kamis, 19 Mei 2022

Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite tidak.


nusantara | Selasa, 17 Mei 2022

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk melonggarkan kebijakan penggunaan masker..


Mei 2022
20


Ilustrasi: Perselingkuhan/ int

Jangan Merasa Bersalah Ketika Pasangan Berselingkuh, Lakukan Ini

wanita | Sabtu, 15 Januari 2022
Editor : red | Penulis : PE/CNN

JAKARTA-- Serial TV Layangan Putus tengah ramai menjadi perbincangan, di mana kisahnya berfokus tentang perselingkuhan suami saat istri sedang hamil.

Kemunculan kisah ini lantas membuat sebagian orang merasa takut menghadapi pernikahan dan masalah perselingkuhan, apalagi ceritanya diadaptasi dari kejadian nyata. Beberapa yang telah mengalami masalah tersebut pun kerap kehilangan arah tentang apa yang dapat dilakukan.

Psikolog dari Universitas Gadjah Mada Koentjoro mengatakan, menghadapi perselingkuhan yang dilakukan oleh pasangan memang tidak mudah. Perasaan dikhianati dan dicampakkan akan muncul dalam diri Anda.

Tak sedikit juga orang yang malah menyalahkan diri sendiri atas perselingkuhan yang dilakukan pasangannya.

"Merasa dan mulai berpikir bahwa dirinya tak begitu berharga dan tidak bisa memberi kebahagiaan pada pasangan," kata Koentjoro saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (10/1-2022).

Kata Psikolog soal Selingkuh Bikin Trauma dan Tanda-tanda Mendua

4 Alasan Seseorang Selingkuh Seperti di Serial Layangan Putus

Padahal menurutnya, korban sama sekali tidak perlu merasa bersalah atas perselingkuhan yang dilakukan pasangan. Kesalahan seluruhnya ada pada pelaku, karena pengkhianatan apa pun alasannya memang tidak bisa dibenarkan.

Oleh karena itu, Koentjoro menyarankan agar para korban perselingkuhan berhenti menyalahkan diri sendiri. Sebaliknya, Anda perlu justru perlu melawan perselingkuhan dengan tegar tanpa emosi yang berlebihan.

"Anda tentu akan menangis, kecewa dan marah. Namun meredam emosi saat berbicara dengan pasangan yang berselingkuh, bersikap tenang, bisa membuat pasangan bertanya-tanya kenapa Anda tidak marah," kata Koentjoro.

Koentjoro mengatakan, perselingkuhan bisa terjadi karena keinginan melawan tantangan dan melakukan sesuatu yang tidak wajar. Ketika mendapati pasangan tak tersulut emosi dan malah bersikap tenang, perasaan bersalah dari pelaku bisa muncul begitu saja.

Terlepas dari itu, berikut beberapa hal yang juga bisa Anda lakukan untuk menghadapi perselingkuhan.

1. Jangan membalas
Mungkin Anda berpikir untuk membalas perselingkuhan dengan perselingkuhan lain. Namun menurut Reader's Digest, ini bukan langkah yang baik dan justru merendahkan harga diri.

2. Jangan menyakiti diri
Anda mungkin merasa sedih, dikhianati, hingga merasa dunia runtuh atas perselingkuhan yang dilakukan pasangan. Yang patut diingat, dunia Anda tak hanya berpusat padanya, ada banyak hal yang bisa dilakukan selain meratapi perilaku pasangan.

Coba bangkit dari keterpurukan dan tunjukkan bahwa Anda bisa berdiri dan melanjutkan kehidupan yang lebih baik tanpa mereka.

3. Jangan melibatkan anak
Ketika pernikahan sudah dikaruniai anak tapi pasangan tetap berselingkuh, jangan pernah libatkan anak dalam perkara yang tengah terjadi. Situasi harus tetap antara Anda dan pasangan.

"Jika tidak, itu membuat anak-anak terikat di mana mereka mungkin merasa harus memilih di antara Anda berdua," kata Jane Greer, pakar hubungan yang berbasis di New York, seperti dikutip Reader's Digest.

Pakar hubungan dan etiket yang berbasis di New York, April Masini menambahkan, agar menyampaikan informasi kepada anak-anak berdasarkan kebutuhan yang diperlukan dan memastikan bahwa mereka tahu bahwa Anda semua akan selamat dari situasi ini.

"Mereka mungkin tahu Anda kecewa, tetapi mereka benar-benar perlu tahu bahwa mereka tidak akan kehilangan Anda," kata Masini, tidak peduli berapa pun usia mereka.

4. Jangan mengabaikan perselingkuhan
Mungkin Anda berpikir untuk mempertahankan pernikahan dengan cara mengabaikan perselingkuhan yang dilakukan pasangan. Jangan pernah lakukan ini.

Pasalnya, mempertahankan hubungan dengan membiarkan apa yang telah terjadi bukan menyelesaikan masalah tetapi hanya menundanya sebagai tumpukan masalah.


Sumber: CNN Indonesia


Artikel Terbaru

pekanbaru | Kamis, 19 Mei 2022

Menjelang akhir masa jabatan (AMJ) Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru Firdaus-Ayat, sejumlah.


pelalawan | Kamis, 19 Mei 2022

Bupati Pelalawan H Zukri Misran menyurati Presiden Joko Widodo. Ia meminta presiden agar.


riau | Kamis, 19 Mei 2022

Dalam acara sosialisasi penerima bantuan bagi usaha mikro bersumber dari dana anggaran.


pekanbaru | Kamis, 19 Mei 2022

Wali Kota Pekanbaru Dr. H. Firdaus mendapat penghargaan atas komitmen dan dukungan dalam.


riau | Kamis, 19 Mei 2022

Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 18 sampai 24 Mei 2022 mengalami kenaikkan.



nusantara | Kamis, 19 Mei 2022
.

nusantara | Kamis, 19 Mei 2022

Penceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) merespons santai tudingan Singapura yang menganggapnya pro.


pasar | Kamis, 19 Mei 2022

Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite tidak.


nusantara | Selasa, 17 Mei 2022

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk melonggarkan kebijakan penggunaan masker..