18 Syawwal 1443 H / Jumat, 20 Mei 2022
Versi Survei Populi Center
Popularitas Erick Thohir Naik Signifikan 
politikus | Minggu, 24 April 2022
Editor : Rea | Penulis : Republika

Erick Thohir

JAKARTA - Lembaga survery Populi Center merilis survei terkait peta politik menjelang Pemilu 2024. Hasil survery lembaga ini menyebut, popularitas Erick Thohir mengalami kenaikan signifikan.


Deputi Direktur Populi Center, Rafif Pamenang Irawan menyampaikan, ada dua tokoh yang mengalami kenaikan popularitas signifikan. Pertama, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dari 57,1 persen menjadi 65,4 persen.
 
"Paling signifikan memang Ganjar Pranowo, kemudian ada Erick Thohir dari semula 48,0 persen 50,3 persen," ujar Rafif dalam rilis daringnya, Ahad (24/4/2022).

Adapun top of mind elektabilitas calon presiden (capres), Menteri BUMN itu berada di urutan ke-11 dengan 0,4 persen. Naik dari hasil survei pada Oktober 2020, yang elektabilitasnya sebagai capres sebesar 0,2 persen.

Kendati demikian, elektabilitas Erick Thohir sebagai calon wakil presiden berada di urutan ketiga dengan 5,8 persen. Di bawah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno (16,6 persen) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (8,6 persen).

"Menarik di sini ada Anies dengan 8,6 persen dan Erick Thohir yang padahal tidak punya reputasi di situ. Jadi kalau dilihat dari posisinya, kaitannya dengan pencapresan itu, sosok yang perlu dicermati ada dua orang, Erick Thohir dan Ridwan Kamil perlu diperhatikan" ujar Rafif seperti dilansir republika.co.id

Populi Center melakukan survei dengan wawancara tatap muka sejak 21 hingga 29 Maret 2022. Sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak bertingkat dengan margin of error kurang lebih sebesar 2,83 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Responden dipilih secara multistage random sampling, mulai dari pengacakan untuk kelurahan, rukun tetangga (RT), keluarga, hingga akhirnya mendapatkan responden terpilih. Besaran sampel di setiap wilayah dialokasikan sesuai dengan proporsi daftar pemilih tetap (DPT) data Pemilu 2019. (*/rea)



Artikel Terbaru
pekanbaru | Kamis, 19 Mei 2022

Menjelang akhir masa jabatan (AMJ) Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru Firdaus-Ayat, sejumlah.


pelalawan | Kamis, 19 Mei 2022

Bupati Pelalawan H Zukri Misran menyurati Presiden Joko Widodo. Ia meminta presiden agar.


riau | Kamis, 19 Mei 2022

Dalam acara sosialisasi penerima bantuan bagi usaha mikro bersumber dari dana anggaran.


pekanbaru | Kamis, 19 Mei 2022

Wali Kota Pekanbaru Dr. H. Firdaus mendapat penghargaan atas komitmen dan dukungan dalam.


riau | Kamis, 19 Mei 2022

Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 18 sampai 24 Mei 2022 mengalami kenaikkan.



nusantara | Kamis, 19 Mei 2022
.

nusantara | Kamis, 19 Mei 2022

Penceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) merespons santai tudingan Singapura yang menganggapnya pro.


pasar | Kamis, 19 Mei 2022

Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite tidak.


nusantara | Selasa, 17 Mei 2022

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk melonggarkan kebijakan penggunaan masker..


Mei 2022
20


Erick Thohir

Versi Survei Populi Center

Popularitas Erick Thohir Naik Signifikan 

politikus | Minggu, 24 April 2022
Editor : Rea | Penulis : Republika

JAKARTA - Lembaga survery Populi Center merilis survei terkait peta politik menjelang Pemilu 2024. Hasil survery lembaga ini menyebut, popularitas Erick Thohir mengalami kenaikan signifikan.


Deputi Direktur Populi Center, Rafif Pamenang Irawan menyampaikan, ada dua tokoh yang mengalami kenaikan popularitas signifikan. Pertama, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dari 57,1 persen menjadi 65,4 persen.
 
"Paling signifikan memang Ganjar Pranowo, kemudian ada Erick Thohir dari semula 48,0 persen 50,3 persen," ujar Rafif dalam rilis daringnya, Ahad (24/4/2022).

Adapun top of mind elektabilitas calon presiden (capres), Menteri BUMN itu berada di urutan ke-11 dengan 0,4 persen. Naik dari hasil survei pada Oktober 2020, yang elektabilitasnya sebagai capres sebesar 0,2 persen.

Kendati demikian, elektabilitas Erick Thohir sebagai calon wakil presiden berada di urutan ketiga dengan 5,8 persen. Di bawah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno (16,6 persen) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (8,6 persen).

"Menarik di sini ada Anies dengan 8,6 persen dan Erick Thohir yang padahal tidak punya reputasi di situ. Jadi kalau dilihat dari posisinya, kaitannya dengan pencapresan itu, sosok yang perlu dicermati ada dua orang, Erick Thohir dan Ridwan Kamil perlu diperhatikan" ujar Rafif seperti dilansir republika.co.id

Populi Center melakukan survei dengan wawancara tatap muka sejak 21 hingga 29 Maret 2022. Sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak bertingkat dengan margin of error kurang lebih sebesar 2,83 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Responden dipilih secara multistage random sampling, mulai dari pengacakan untuk kelurahan, rukun tetangga (RT), keluarga, hingga akhirnya mendapatkan responden terpilih. Besaran sampel di setiap wilayah dialokasikan sesuai dengan proporsi daftar pemilih tetap (DPT) data Pemilu 2019. (*/rea)


Artikel Terbaru

pekanbaru | Kamis, 19 Mei 2022

Menjelang akhir masa jabatan (AMJ) Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru Firdaus-Ayat, sejumlah.


pelalawan | Kamis, 19 Mei 2022

Bupati Pelalawan H Zukri Misran menyurati Presiden Joko Widodo. Ia meminta presiden agar.


riau | Kamis, 19 Mei 2022

Dalam acara sosialisasi penerima bantuan bagi usaha mikro bersumber dari dana anggaran.


pekanbaru | Kamis, 19 Mei 2022

Wali Kota Pekanbaru Dr. H. Firdaus mendapat penghargaan atas komitmen dan dukungan dalam.


riau | Kamis, 19 Mei 2022

Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 18 sampai 24 Mei 2022 mengalami kenaikkan.



nusantara | Kamis, 19 Mei 2022
.

nusantara | Kamis, 19 Mei 2022

Penceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) merespons santai tudingan Singapura yang menganggapnya pro.


pasar | Kamis, 19 Mei 2022

Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite tidak.


nusantara | Selasa, 17 Mei 2022

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk melonggarkan kebijakan penggunaan masker..