4 Zulhijjah 1443 H / Senin, 4 Juli 2022
Fitur NFT Hadir di Facebook dan WhatsApp usai Beres Diuji di Instagram
pasar | Kamis, 12 Mei 2022
Editor : Lin | Penulis : PE/DL

CEO Meta Mark Zuckerberg akan menghadirkan fitur 'pamer' NFT di IG, FB, dan WA. (int)

JAKARTA -- Fitur pajang NFT (Non Fungible Token) bukan cuma bakal diterapkan di Instagram. CEO Meta Mark Zuckeberg menyebut fitur serupa bakal ditanam di platform media sosial perusahaan yang lain yaitu Facebook dan WhatsApp.

Sebelum ke Facebook, Zuckeberg mengatakan ingin lebih dulu memastikan keberadaan NFT di Instagram. Kabarnya uji coba di Instagram bakal dilakukan pekan ini.

"Fungsi serupa juga akan hadir di Facebook, bersama dengan NFT Augmented Reality di Instagram Stories melalui Spark AR sehingga Anda dapat menempatkan seni digital ke dalam ruang fisik," kata Zuckeberg di blog Facebook.

Augmented Reality (AR) adalah teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan tiga dimensi lalu memproyeksikannya ke dalam waktu nyata.

Selain Facebook dan Instagram, Meta juga disebut sedang mempertimbangkan mengaktifkan NFT di aplikasi lainnya, seperti WhatsApp dan Messenger.

"Kami mulai membangun untuk NFT, tidak hanya di metaverse dan Reality Labs kami, tetapi juga di seluruh rangkaian aplikasi kami. Kami mulai menguji koleksi digital di Instagram sehingga pembuat dan kolektor dapat menampilkan NFT mereka," ucap Zuckeberg dilansir Endgadget.

Tim pengembang juga sedang mengerjakan cara menampilkan NFT 3D di Instagram Stories menggunakan AR.

Juru bicara Meta mengonfirmasi kepada Engadget pada awalnya akan dimungkinkan integrasi NFT dengan blockchain yakni Ethereum dan Polygon dan bakal dilanjutkan ke Solana dan Flow.

Dompet NFT yang kompatibel digunakan di Instagram atau Facebook nantinya adalah Rainbow, MetaMask, dan Trust Wallet. Dukungan untuk Coinbase, Dapper dan Phantom juga akan tersedia kemudian.

Cara kerja NFT di Instagram nantinya dapat membuat pengguna membagikan NFT yang mereka buat atau beli di feed, Stories, dan pesan mereka.

"Salah satu alasan kami memulai dari yang kecil adalah kami ingin memastikan bahwa kami dapat belajar dari masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa kami dapat menemukan cara untuk merangkul prinsip-prinsip kepercayaan terdistribusi dan kekuatan terdistribusi, terlepas dari kenyataan bahwa kami adalah platform yang terpusat," kata Kepala Instagram Adam Mosseri.

Pengguna tidak perlu membayar biaya apa pun untuk mengunggah atau membagikan koleksi digital mereka di Instagram. Lebih dari itu NFT juga sepertinya bakal bisa diperjual belikan di Instagram.

Zuckerberg mengatakan bahwa pada akhirnya mungkin dapat mencetak NFT di aplikasi juga namun belum ada keterangan resmi soal ini.

 

Sumber: CNN Indonesia



Artikel Terbaru
riau | Minggu, 3 Juli 2022

Satu keluarga terdiri dari sopir dan tiga penumpang yang melewati Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang.


riau | Minggu, 3 Juli 2022

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan, mengungkapkan, sebanyak 1.253 orang.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar akan mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo menyikapi Anjlok.


nusantara | Minggu, 3 Juli 2022

Sebanyak 46 warga negara Indonesia atau WNI gagal beribadah haji furoda lantaran ketahuan.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

BPH Migas mengatakan mobil pelat hitam di atas 2.000 cc dilarang membeli BBM jenis.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

Apple memiliki sejumlah gadget anyar yang bakal ditawarkan ke publik mulai September 2022, mulai.


pasar | Jumat, 1 Juli 2022

PT PLN (Persero) menargetkan penambahan pengguna kompor listrik bisa mencapai 300 ribu di tahun.


pekanbaru | Jumat, 1 Juli 2022
.

riau | Jumat, 1 Juli 2022

Penyelesaian persoalan sampah menjadi penanganan prioritas Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru.


riau | Jumat, 1 Juli 2022

Dibukanya Pelabuhan Internasional Dumai-Malaka sejak bulan Mei 2022, Badan Pusat Statistik (BPS).


Jul 2022
04


CEO Meta Mark Zuckerberg akan menghadirkan fitur 'pamer' NFT di IG, FB, dan WA. (int)

Fitur NFT Hadir di Facebook dan WhatsApp usai Beres Diuji di Instagram

pasar | Kamis, 12 Mei 2022
Editor : Lin | Penulis : PE/DL

JAKARTA -- Fitur pajang NFT (Non Fungible Token) bukan cuma bakal diterapkan di Instagram. CEO Meta Mark Zuckeberg menyebut fitur serupa bakal ditanam di platform media sosial perusahaan yang lain yaitu Facebook dan WhatsApp.

Sebelum ke Facebook, Zuckeberg mengatakan ingin lebih dulu memastikan keberadaan NFT di Instagram. Kabarnya uji coba di Instagram bakal dilakukan pekan ini.

"Fungsi serupa juga akan hadir di Facebook, bersama dengan NFT Augmented Reality di Instagram Stories melalui Spark AR sehingga Anda dapat menempatkan seni digital ke dalam ruang fisik," kata Zuckeberg di blog Facebook.

Augmented Reality (AR) adalah teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan tiga dimensi lalu memproyeksikannya ke dalam waktu nyata.

Selain Facebook dan Instagram, Meta juga disebut sedang mempertimbangkan mengaktifkan NFT di aplikasi lainnya, seperti WhatsApp dan Messenger.

"Kami mulai membangun untuk NFT, tidak hanya di metaverse dan Reality Labs kami, tetapi juga di seluruh rangkaian aplikasi kami. Kami mulai menguji koleksi digital di Instagram sehingga pembuat dan kolektor dapat menampilkan NFT mereka," ucap Zuckeberg dilansir Endgadget.

Tim pengembang juga sedang mengerjakan cara menampilkan NFT 3D di Instagram Stories menggunakan AR.

Juru bicara Meta mengonfirmasi kepada Engadget pada awalnya akan dimungkinkan integrasi NFT dengan blockchain yakni Ethereum dan Polygon dan bakal dilanjutkan ke Solana dan Flow.

Dompet NFT yang kompatibel digunakan di Instagram atau Facebook nantinya adalah Rainbow, MetaMask, dan Trust Wallet. Dukungan untuk Coinbase, Dapper dan Phantom juga akan tersedia kemudian.

Cara kerja NFT di Instagram nantinya dapat membuat pengguna membagikan NFT yang mereka buat atau beli di feed, Stories, dan pesan mereka.

"Salah satu alasan kami memulai dari yang kecil adalah kami ingin memastikan bahwa kami dapat belajar dari masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa kami dapat menemukan cara untuk merangkul prinsip-prinsip kepercayaan terdistribusi dan kekuatan terdistribusi, terlepas dari kenyataan bahwa kami adalah platform yang terpusat," kata Kepala Instagram Adam Mosseri.

Pengguna tidak perlu membayar biaya apa pun untuk mengunggah atau membagikan koleksi digital mereka di Instagram. Lebih dari itu NFT juga sepertinya bakal bisa diperjual belikan di Instagram.

Zuckerberg mengatakan bahwa pada akhirnya mungkin dapat mencetak NFT di aplikasi juga namun belum ada keterangan resmi soal ini.

 

Sumber: CNN Indonesia


Artikel Terbaru

riau | Minggu, 3 Juli 2022

Satu keluarga terdiri dari sopir dan tiga penumpang yang melewati Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang.


riau | Minggu, 3 Juli 2022

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan, mengungkapkan, sebanyak 1.253 orang.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar akan mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo menyikapi Anjlok.


nusantara | Minggu, 3 Juli 2022

Sebanyak 46 warga negara Indonesia atau WNI gagal beribadah haji furoda lantaran ketahuan.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

BPH Migas mengatakan mobil pelat hitam di atas 2.000 cc dilarang membeli BBM jenis.


pasar | Minggu, 3 Juli 2022

Apple memiliki sejumlah gadget anyar yang bakal ditawarkan ke publik mulai September 2022, mulai.


pasar | Jumat, 1 Juli 2022

PT PLN (Persero) menargetkan penambahan pengguna kompor listrik bisa mencapai 300 ribu di tahun.


pekanbaru | Jumat, 1 Juli 2022
.

riau | Jumat, 1 Juli 2022

Penyelesaian persoalan sampah menjadi penanganan prioritas Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru.


riau | Jumat, 1 Juli 2022

Dibukanya Pelabuhan Internasional Dumai-Malaka sejak bulan Mei 2022, Badan Pusat Statistik (BPS).