14 Muharram 1444 H / Jumat, 12 Agustus 2022
Massa Pro UAS Geruduk Konjen Singapura di Medan
nusantara | Jumat, 20 Mei 2022
Editor : Lin | Penulis : Fnr/ fra/cnn

Ormas Islam pro UAS Geruduk Konjen Singapura.

JAKARTA-- Penolakan Ustaz Abdul Somad (UAS) dari Singapura menuai kecaman dari berbagai pihak. Bahkan puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Ormas Islam Sumut Bela Ulama melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Konsulat Jenderal (Konjen) Singapura di Medan, Jumat (20/5-2022).

Pengunjuk rasa datang membawa sejumlah spanduk bertulisan kecaman terhadap Singapura antara lain 'Usir Dubes Singapura', 'Singapura Zionis Israel', 'Singapore Villains Lair' hingga 'Boikot Produk Singapura'.

Perwakilan dari Aliansi Ormas Islam Sumut Bela Ulama, Ustaz Heriansyah mengatakan apa yang dilakukan Singapura terhadap UAS sangat melukai hati umat Islam dan menciderai kedaulatan NKRI.

"Apa yang dilakukan oleh Pemerintahan Singapura kepada Ustaz Abdul Somad, itu sangat melukai Hati umat Islam dan harusnya ini sudah menciderai kedaulatan NKRI. Kita negara besar. Singapura itu negara kecil. Harusnya bisa berdiri sama tegak,"ucapnya.

Sebab UAS merupakan warga negara Indonesia dan bukan pelaku kriminal. UAS merupakan Ulama kebanggaan Indonesia yang juga merupakan intelektual. Perlakuan Singapura terhadap Ustaz asal Sumatera itu sangat tidak adil.

"Dia bukan pelaku kriminal. Bahkan dia adalah warga, dalam tanda petik, warga berkelas. Karena dia seorang intelektual, seorang profesor. Semua ucapannya didasari landasan akademis yang kuat. Jangan karena praduga, membuat seseorang diperlakukan tidak adil," tegasnya.

Menurut Heriansyah, UAS sangat disegani bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di kawasan Asia Tenggara. Perlakuan negara Singapura ini ini tentunya menuai kemarahan dari umat Islam.

"Di Indonesia, bahkan kawasan Asia Tenggara, orang memandang Ustaz Abdul Somad sebagai sosok kharismatik. Di Indonesia, untuk mendengar beliau ceramah, harus menunggu satu sampai dua tahun. Orang rela mendengar ceramah beliau jam berapa pun," paparnya.

Heriansyah mengatakan pihaknya telah bertemu dengan perwakilan Konjen Singapura di Medan. Dalam pertemuan itu, mereka menuntut permintaan maaf dari Singapura. Akan tetapi Konjen Singapura menolak mentah-mentah permintaan itu.

"Tadi kita meminta pemerintah Singapura mengklarifikasi ini secara G to G, dan meminta maaf atas kondisi itu. Nampaknya mereka berpegang pada argumentasi mereka. Tadi kita tidak melihat ada mengarah kepada permintaan maaf. Maka kita mengimbau jemaah akan evaluasi, " ungkapnya.

Pemerintah Singapura mengungkap alasan penolakan itu sebab UAS dinilai sebagai tokoh ekstrimis dan melakukan segregasi atau memecah belah masyarakat.

Mengutip situs resmi Kemendagri Singapura, UAS dianggap tidak bisa diterima oleh masyarakat Singapura yang cenderung multiras dan multiagama.

"Somad dikenal menyebarkan ajaran ekstremis dan segregasi, yang tidak dapat diterima di masyarakat multi-ras dan multi-agama Singapura," mengutip situs resmi Kemendagri Singapura.

"Misalnya, Somad telah mengkhotbahkan bahwa bom bunuh diri adalah sah dalam konteks konflik Israel-Palestina, dan dianggap sebagai operasi 'syahid'."

 

 

Sumber: CNN


 



Artikel Terbaru
pelalawan | Kamis, 11 Agustus 2022

Anggota DPRD Pelalawan Komisi II H. Abdullah berusaha menyampaikan persoalan PT TUM sampai ke.


riau | Rabu, 10 Agustus 2022

Seluruh jemaah haji Riau sudah kembali ke tanah air. Adalah jemaah haji dari Kloter 12 BTH.


politik | Rabu, 10 Agustus 2022

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyatakan 17 dari 22 partai politik yang mendaftar telah lengkap.


pelalawan | Selasa, 9 Agustus 2022

Bupati Pelalawan H. Zukri Misran menyatakan sikapnya sikap dan kebijakannya akan berpihak kepada.


pasar | Selasa, 9 Agustus 2022

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan revisi Peraturan Presiden.


hukum | Selasa, 9 Agustus 2022

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa Tim Khusus (Timsus) tidak menemukan fakta.


hukum | Selasa, 9 Agustus 2022

Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka kasus penembakan.


hukum | Selasa, 9 Agustus 2022

Arman Hanis selaku kuasa hukum istri mantan Kadiv Provam Polri Irjen Ferdy Sambo, Putri.


pekanbaru | Selasa, 9 Agustus 2022

Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah.


pasar | Selasa, 9 Agustus 2022

Harga kelapa sawit periode 10 sampai 16 Agustus 2022 mengalami kenaikan pada setiap kelompok.


Agu 2022
12


Ormas Islam pro UAS Geruduk Konjen Singapura.

Massa Pro UAS Geruduk Konjen Singapura di Medan

nusantara | Jumat, 20 Mei 2022
Editor : Lin | Penulis : Fnr/ fra/cnn

JAKARTA-- Penolakan Ustaz Abdul Somad (UAS) dari Singapura menuai kecaman dari berbagai pihak. Bahkan puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Ormas Islam Sumut Bela Ulama melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Konsulat Jenderal (Konjen) Singapura di Medan, Jumat (20/5-2022).

Pengunjuk rasa datang membawa sejumlah spanduk bertulisan kecaman terhadap Singapura antara lain 'Usir Dubes Singapura', 'Singapura Zionis Israel', 'Singapore Villains Lair' hingga 'Boikot Produk Singapura'.

Perwakilan dari Aliansi Ormas Islam Sumut Bela Ulama, Ustaz Heriansyah mengatakan apa yang dilakukan Singapura terhadap UAS sangat melukai hati umat Islam dan menciderai kedaulatan NKRI.

"Apa yang dilakukan oleh Pemerintahan Singapura kepada Ustaz Abdul Somad, itu sangat melukai Hati umat Islam dan harusnya ini sudah menciderai kedaulatan NKRI. Kita negara besar. Singapura itu negara kecil. Harusnya bisa berdiri sama tegak,"ucapnya.

Sebab UAS merupakan warga negara Indonesia dan bukan pelaku kriminal. UAS merupakan Ulama kebanggaan Indonesia yang juga merupakan intelektual. Perlakuan Singapura terhadap Ustaz asal Sumatera itu sangat tidak adil.

"Dia bukan pelaku kriminal. Bahkan dia adalah warga, dalam tanda petik, warga berkelas. Karena dia seorang intelektual, seorang profesor. Semua ucapannya didasari landasan akademis yang kuat. Jangan karena praduga, membuat seseorang diperlakukan tidak adil," tegasnya.

Menurut Heriansyah, UAS sangat disegani bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di kawasan Asia Tenggara. Perlakuan negara Singapura ini ini tentunya menuai kemarahan dari umat Islam.

"Di Indonesia, bahkan kawasan Asia Tenggara, orang memandang Ustaz Abdul Somad sebagai sosok kharismatik. Di Indonesia, untuk mendengar beliau ceramah, harus menunggu satu sampai dua tahun. Orang rela mendengar ceramah beliau jam berapa pun," paparnya.

Heriansyah mengatakan pihaknya telah bertemu dengan perwakilan Konjen Singapura di Medan. Dalam pertemuan itu, mereka menuntut permintaan maaf dari Singapura. Akan tetapi Konjen Singapura menolak mentah-mentah permintaan itu.

"Tadi kita meminta pemerintah Singapura mengklarifikasi ini secara G to G, dan meminta maaf atas kondisi itu. Nampaknya mereka berpegang pada argumentasi mereka. Tadi kita tidak melihat ada mengarah kepada permintaan maaf. Maka kita mengimbau jemaah akan evaluasi, " ungkapnya.

Pemerintah Singapura mengungkap alasan penolakan itu sebab UAS dinilai sebagai tokoh ekstrimis dan melakukan segregasi atau memecah belah masyarakat.

Mengutip situs resmi Kemendagri Singapura, UAS dianggap tidak bisa diterima oleh masyarakat Singapura yang cenderung multiras dan multiagama.

"Somad dikenal menyebarkan ajaran ekstremis dan segregasi, yang tidak dapat diterima di masyarakat multi-ras dan multi-agama Singapura," mengutip situs resmi Kemendagri Singapura.

"Misalnya, Somad telah mengkhotbahkan bahwa bom bunuh diri adalah sah dalam konteks konflik Israel-Palestina, dan dianggap sebagai operasi 'syahid'."

 

 

Sumber: CNN


 


Artikel Terbaru

pelalawan | Kamis, 11 Agustus 2022

Anggota DPRD Pelalawan Komisi II H. Abdullah berusaha menyampaikan persoalan PT TUM sampai ke.


riau | Rabu, 10 Agustus 2022

Seluruh jemaah haji Riau sudah kembali ke tanah air. Adalah jemaah haji dari Kloter 12 BTH.


politik | Rabu, 10 Agustus 2022

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyatakan 17 dari 22 partai politik yang mendaftar telah lengkap.


pelalawan | Selasa, 9 Agustus 2022

Bupati Pelalawan H. Zukri Misran menyatakan sikapnya sikap dan kebijakannya akan berpihak kepada.


pasar | Selasa, 9 Agustus 2022

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan revisi Peraturan Presiden.


hukum | Selasa, 9 Agustus 2022

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa Tim Khusus (Timsus) tidak menemukan fakta.


hukum | Selasa, 9 Agustus 2022

Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka kasus penembakan.


hukum | Selasa, 9 Agustus 2022

Arman Hanis selaku kuasa hukum istri mantan Kadiv Provam Polri Irjen Ferdy Sambo, Putri.


pekanbaru | Selasa, 9 Agustus 2022

Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah.


pasar | Selasa, 9 Agustus 2022

Harga kelapa sawit periode 10 sampai 16 Agustus 2022 mengalami kenaikan pada setiap kelompok.