'
7 Rajab 1444 H / Minggu, 29 Januari 2023
Wajah
wajah
politikus
politik
pasar
hukum
nusatara
otomotif
Penyebab Bibir Merah Warnanya
wanita | Sabtu, 18 Juni 2022
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : ttf/lth/int
Ilustrasi. Pakar mengungkap penyebab warna merah pada bibir. (Foto: int)

JAKARTA-- Warna merah pada bibir ternyata berasal dari rangkaian pembuluh darah yang ada di dalam lapisannya. Hal itu dinyatakan Noël Cameron, seorang profesor biologi manusia di Universitas Loughborough di Inggris.

"Kulit bibir, dengan tiga atau lima lapis seluler sangat tipis dibanding kulit wajah biasanya, yang punya 16 lapis. Dengan warna kulit yang tipis, kulit bibir punya lebih sedikit melanosit (sel yang memproduksi melanin, yang memberikan warna pada kulit). Karena itu, rangkaian pembuluh darah terlihat lewat kulit bibir, yang membuat warnanya menjadi merah," kata Cameroon seperti dikutip dari Live Science.

Jika warna kulit seseorang lebih gelap, warna merah di bibirnya jadi kurang menonjol karena kulit bibir mengandung lebih banyak melanin sehingga secara visual lebih gelap.

Ada juga perbedaan lain antara bibir dan bagian lain dari wajah manusia, kata Cameroon.

"Kulit bibir sangat tipis, tidak berbulu, dan tidak memiliki kelenjar keringat. Oleh karena itu, relatif rapuh, kering saat disentuh, dan mudah pecah. Tidak memiliki lapisan pelindung keringat dan minyak tubuh yang bisa menjaga dan menghaluskan kulit, menghambat patogen dan mengatur kehangatan. Oleh karena itu, bibir lebih cepat kering dan mudah pecah-pecah," jelasnya.

Bibir juga sama seperti telapak tangan dan kaki yang tidak berbulu atau tidak berfolikel rambut. Hal ini disebabkan karena bagian tubuh ini lebih efektif tanpa rambut, contohnya bibir akan kurang mampu berbicara dengan jelas jika dibebani rambut.

Selain untuk makan dan berbicara, bibir juga sering digunakan untuk berciuman. Bibir merupakan area yang sensitif seksual dan sebagai area daya tarik.

Dalam penelitian yang diterbitkan pada 2010 di jurnal Perception, peneliti menemukan bahwa partisipan lebih cenderung meningkatkan kemerahan pada bibir untuk meningkatkan feminitas dan daya tarik di wajah wanita. Meski begitu, penelitian beragam tentang anggapan bahwa warna merah di bibir adalah tanda daya tarik seksual.

Bisa Berubah Warna

Warna bibir kenyataannya tidak selalu konstan. Mengutip Medical News Today, warna bibir bisa pudar atau berubah karena beberapa hal.

Pertama adalah sianosis yakni perubahan warna bibir menjadi biru atau keunguan. Hal itu dikarenakan kurangnya suplai oksigen, yakni di bawah 85 persen, ke dalam pembuluh darah.

Penyebab berikutnya adalah sinar matahari yang bisa menyebabkan keratosis. Bibir mereka yang memiliki keratosis akan berubah menjadi sedikit kehitaman.

Sariawan juga dapat mengubah warna bibir. Penyakit ini biasanya menimbulkan titik putih pada bibir dan akan terasa sakit.

Penyebab lainnya yaitu kelebihan zat besi atau hemokromatosis. Zat ini nantinya membuat seseorang mengalami pigmentasi berlebih pada kulit termasuk bibir.

Sebaliknya, kekurangan zat besi atau anemia pun bisa membuat warna bibir berubah. Biasanya, kulit bibir mereka yang menderita anemia akan kering dan mudah terkelupas. 

 

Sumber: CNN Indonesia

 



Artikel Terbaru

Pingpong Championship V 2023 PWI Riau, Meriahkan HPN dan HUT ke-77 PWI

Tunggu Pekan Depan, Subsidi Motor Listrik Rp7Juta Dirilis Pemerintah

Akhir 2023, Pelabuhan Penyeberangan Mengkapan Dapat Beroperasi

BMKG Prakiraan Sebagian Cuaca di Riau Cerah dan Berawan

Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Rp14.977 per Dolar

Kemenag Klaim Biaya Haji Naik Demi Keadilan
×
Penyebab Bibir Merah Warnanya
wanita | Sabtu, 18 Juni 2022
Editor : Rinalti Oesman | Penulis : ttf/lth/int
Ilustrasi. Pakar mengungkap penyebab warna merah pada bibir. (Foto: int)

JAKARTA-- Warna merah pada bibir ternyata berasal dari rangkaian pembuluh darah yang ada di dalam lapisannya. Hal itu dinyatakan Noël Cameron, seorang profesor biologi manusia di Universitas Loughborough di Inggris.

"Kulit bibir, dengan tiga atau lima lapis seluler sangat tipis dibanding kulit wajah biasanya, yang punya 16 lapis. Dengan warna kulit yang tipis, kulit bibir punya lebih sedikit melanosit (sel yang memproduksi melanin, yang memberikan warna pada kulit). Karena itu, rangkaian pembuluh darah terlihat lewat kulit bibir, yang membuat warnanya menjadi merah," kata Cameroon seperti dikutip dari Live Science.

Jika warna kulit seseorang lebih gelap, warna merah di bibirnya jadi kurang menonjol karena kulit bibir mengandung lebih banyak melanin sehingga secara visual lebih gelap.

Ada juga perbedaan lain antara bibir dan bagian lain dari wajah manusia, kata Cameroon.

"Kulit bibir sangat tipis, tidak berbulu, dan tidak memiliki kelenjar keringat. Oleh karena itu, relatif rapuh, kering saat disentuh, dan mudah pecah. Tidak memiliki lapisan pelindung keringat dan minyak tubuh yang bisa menjaga dan menghaluskan kulit, menghambat patogen dan mengatur kehangatan. Oleh karena itu, bibir lebih cepat kering dan mudah pecah-pecah," jelasnya.

Bibir juga sama seperti telapak tangan dan kaki yang tidak berbulu atau tidak berfolikel rambut. Hal ini disebabkan karena bagian tubuh ini lebih efektif tanpa rambut, contohnya bibir akan kurang mampu berbicara dengan jelas jika dibebani rambut.

Selain untuk makan dan berbicara, bibir juga sering digunakan untuk berciuman. Bibir merupakan area yang sensitif seksual dan sebagai area daya tarik.

Dalam penelitian yang diterbitkan pada 2010 di jurnal Perception, peneliti menemukan bahwa partisipan lebih cenderung meningkatkan kemerahan pada bibir untuk meningkatkan feminitas dan daya tarik di wajah wanita. Meski begitu, penelitian beragam tentang anggapan bahwa warna merah di bibir adalah tanda daya tarik seksual.

Bisa Berubah Warna

Warna bibir kenyataannya tidak selalu konstan. Mengutip Medical News Today, warna bibir bisa pudar atau berubah karena beberapa hal.

Pertama adalah sianosis yakni perubahan warna bibir menjadi biru atau keunguan. Hal itu dikarenakan kurangnya suplai oksigen, yakni di bawah 85 persen, ke dalam pembuluh darah.

Penyebab berikutnya adalah sinar matahari yang bisa menyebabkan keratosis. Bibir mereka yang memiliki keratosis akan berubah menjadi sedikit kehitaman.

Sariawan juga dapat mengubah warna bibir. Penyakit ini biasanya menimbulkan titik putih pada bibir dan akan terasa sakit.

Penyebab lainnya yaitu kelebihan zat besi atau hemokromatosis. Zat ini nantinya membuat seseorang mengalami pigmentasi berlebih pada kulit termasuk bibir.

Sebaliknya, kekurangan zat besi atau anemia pun bisa membuat warna bibir berubah. Biasanya, kulit bibir mereka yang menderita anemia akan kering dan mudah terkelupas. 

 

Sumber: CNN Indonesia

 

pasar | Jumat, 27 Januari 2023
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Rp14.977 per Dolar
nusantara | Kamis, 26 Januari 2023
Kemenag Klaim Biaya Haji Naik Demi Keadilan
Inspiratif
inspiratif | Sabtu, 7 Januari 2023
Nyeri Tubuh, Bisa Sinyal Gejala Kolesterol Tinggi
inspiratif | Jumat, 4 November 2022
Anak Kecanduan Game Online? Ini Solusinya

Wajah
wajah | Minggu, 25 Desember 2022
Sejarawan dan Tokoh Intelektual Muslim
wajah | Senin, 7 November 2022
Ketika Ada Masalah, Mari Cari Solusi
wajah | Selasa, 18 Oktober 2022
Polri Pasti Bisa Seperti Emas 24 Karat
Wanita
wanita | Kamis, 15 Desember 2022
Awas, Kolesterol Tinggi Bisa Membunuh Diam-diam
wanita | Sabtu, 29 Oktober 2022
Skrining Kanker Payudara Bagi Wanita Itu Penting
wanita | Jumat, 5 Agustus 2022
Istiqomah Bersama dan Bermanfaat buat Umat
wanita | Sabtu, 18 Juni 2022
Penyebab Bibir Merah Warnanya
Berita Unggulan
mancanegara | Selasa, 24 Januari 2023
Pemimpin Partai Sayap Kanan Denmark Lakukan Tindakan Keji
Berita Pilihan


HOME


INDEX


POPULAR

×