28 Safar 1444 H / Minggu, 25 September 2022
Wajah
wajah
politikus
politik
pasar
hukum
nusatara
otomotif
Turunkan Angka Stunting, Gubri: Perlu Sinergi Lintas Sektor 
riau | Rabu, 6 Juli 2022
Editor : red | Penulis : PE/DL
Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar .(mcr)

MEDAN --  Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyampaikan bahwa, pentingnya kerja sama dan sinergitas lintas sektor dalam menurunkan angka stunting. Sehingga di Provinsi Riau, ada banyak stakeholder yang berkomitmen dalam percepatan penurunan stunting tersebut.

Ia menerangkan, sebagaimana yang diketahui, ada beberapa dinas dan instansi yang terlibat berkenaan stunting ini. Seperti, BKKBN, dinas kesehatan, kanwil kemenag, dinas pekerjaan umum, dinas pemberdayaan masyarakat desa, termasuk juga dinas kependudukan dan masih banyak dinas lainnya.

Selanjutnya, juga termasuk dari beberapa perusahaan dan juga organisasi, asosiasi, organisasi dari perkumpulan-perkumpulan dokter, paguyuban, perguruan tinggi, termasuk PKK.

"Ini semua adalah tujuannya bagaimana kita bisa bersinergi dalam rangka untuk melakukan tugas terhadap penurunan stunting," ujarnya, saat menyampaikan materi dalam webinar dialog dan apresiasi program bangga kencana dan percepat penurunan stunting yang diselenggarakan oleh BKKBN RI, yang berlangsung di Hotel Santika Medan, Rabu (6/7/2022).

Gubri Syamsuar menjelaskan, setelah ia melihat dan mengevaluasi program penurunan stunting, memang dibutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. 

Ia mengharapkan dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan nanti penurunan stunting dapat sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh pemerintah yaitu 14 persen pada tahun 2024 mendatang.

"Kami melihat dari evaluasi kami, tidak bisa ini kerjanya hanya instansi yang tertentu saja, jadi harus ada kolaborasi," ucapnya.

Datuk Seri Setia Amanah ini menjelaskan, berdasarkan Perpres 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting, mengamanatkan terbentuknya Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang mulai tingkat provinsi sampai tingkat desa dan kelurahan, yang bertugas mengkoordinasikan, mensinergikan dan mengevaluasi penyelenggaraan percepatan stunting.

Sejalan dengan itu, terangnya, di Provinsi Riau amanat itu telah dilakukan dengan baik. Baik itu untuk tingkat provinsi, untuk kabupaten/kota, tingkat kecamatan dan juga tingkat desa. Tujuannya adalah bagaimana mengkoordinasikan sekaligus sebagai evaluasi penyelenggaraan percepatan stunting.

"Strategi percepatan pembentukan tim percepatan penurunan stunting tentunya ini sesuai dengan arahan pusat. Alhamdulillah sudah ditindaklanjuti, semua kabupaten kota telah terbentuk TPPS ini baik tingkat kecamatan dan tingkat Desa ini sudah 100 persen," tutupnya.



Artikel Terbaru
Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Bakal Mengguyur Riau
Hari Ini, Satu Warga Pekanbaru Meninggal Dunia Akibat Covid-19
Capaian Vaksinasi II di Riau 70,92 %
PT Arara Abadi Kucurkan CSR Untuk masyarakat Konsesi Perusahaan
Membludak, Masyarakat Hadiri Launching Paket Umrah Sulthan Silversilk Group
×
Turunkan Angka Stunting, Gubri: Perlu Sinergi Lintas Sektor 
riau | Rabu, 6 Juli 2022
Editor : red | Penulis : PE/DL
Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar .(mcr)

MEDAN --  Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyampaikan bahwa, pentingnya kerja sama dan sinergitas lintas sektor dalam menurunkan angka stunting. Sehingga di Provinsi Riau, ada banyak stakeholder yang berkomitmen dalam percepatan penurunan stunting tersebut.

Ia menerangkan, sebagaimana yang diketahui, ada beberapa dinas dan instansi yang terlibat berkenaan stunting ini. Seperti, BKKBN, dinas kesehatan, kanwil kemenag, dinas pekerjaan umum, dinas pemberdayaan masyarakat desa, termasuk juga dinas kependudukan dan masih banyak dinas lainnya.

Selanjutnya, juga termasuk dari beberapa perusahaan dan juga organisasi, asosiasi, organisasi dari perkumpulan-perkumpulan dokter, paguyuban, perguruan tinggi, termasuk PKK.

"Ini semua adalah tujuannya bagaimana kita bisa bersinergi dalam rangka untuk melakukan tugas terhadap penurunan stunting," ujarnya, saat menyampaikan materi dalam webinar dialog dan apresiasi program bangga kencana dan percepat penurunan stunting yang diselenggarakan oleh BKKBN RI, yang berlangsung di Hotel Santika Medan, Rabu (6/7/2022).

Gubri Syamsuar menjelaskan, setelah ia melihat dan mengevaluasi program penurunan stunting, memang dibutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. 

Ia mengharapkan dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan nanti penurunan stunting dapat sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh pemerintah yaitu 14 persen pada tahun 2024 mendatang.

"Kami melihat dari evaluasi kami, tidak bisa ini kerjanya hanya instansi yang tertentu saja, jadi harus ada kolaborasi," ucapnya.

Datuk Seri Setia Amanah ini menjelaskan, berdasarkan Perpres 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting, mengamanatkan terbentuknya Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang mulai tingkat provinsi sampai tingkat desa dan kelurahan, yang bertugas mengkoordinasikan, mensinergikan dan mengevaluasi penyelenggaraan percepatan stunting.

Sejalan dengan itu, terangnya, di Provinsi Riau amanat itu telah dilakukan dengan baik. Baik itu untuk tingkat provinsi, untuk kabupaten/kota, tingkat kecamatan dan juga tingkat desa. Tujuannya adalah bagaimana mengkoordinasikan sekaligus sebagai evaluasi penyelenggaraan percepatan stunting.

"Strategi percepatan pembentukan tim percepatan penurunan stunting tentunya ini sesuai dengan arahan pusat. Alhamdulillah sudah ditindaklanjuti, semua kabupaten kota telah terbentuk TPPS ini baik tingkat kecamatan dan tingkat Desa ini sudah 100 persen," tutupnya.

riau | Sabtu, 24 September 2022
Capaian Vaksinasi II di Riau 70,92 %
Inspiratif
inspiratif | Sabtu, 17 September 2022
Cara Atasi Ketiak Bau, walau Sudah Pakai Deodoran
inspiratif | Sabtu, 17 September 2022
Ini Makanan Enak, tapi Berpotensi Sebabkan Usus Buntu

Wajah
wajah | Kamis, 18 Agustus 2022
Faisal Abdul Naser: Jangan Berbohong
wajah | Rabu, 12 Januari 2022
Pernah Depresi dan Berniat Bunuh Diri
Wanita
wanita | Jumat, 5 Agustus 2022
Istiqomah Bersama dan Bermanfaat buat Umat
wanita | Sabtu, 18 Juni 2022
Penyebab Bibir Merah Warnanya
wanita | Minggu, 24 April 2022
Tampil Cantik di Hari Idul Fitri
Berita Unggulan
pekanbaru | Senin, 19 September 2022
Pra UKW SPS-PWI Riau Disambut Antusias Peserta
Berita Pilihan
pelalawan | Selasa, 20 September 2022
BKPSDM Pelalawan Data Ulang Seluruh Tenaga Honorer