14 Muharram 1444 H / Jumat, 12 Agustus 2022
Surya Darmadi, Bos Surya Dumai Penyuap Dua Kepala Daerah di Riau
hukum | Senin, 1 Agustus 2022
Editor : Putrajaya | Penulis : Red

Surya Darmadi alias Apeng. (Int)

SURYA Darmadi alias Apeng kembali menjadi buah bibir setelah Kejaksaan Agung menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi yang merugikan negara hingga 78 triliun. Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga sudah memasukannya dalam daftar pencarian orang (DPO). 

Siapa sebenarnya Surya Darmadi alias Apeng yang telah menyeret mantan Gubernur Riau, Annas Maamun dan Bupati Indragiri Hulu, periode  1999 sampai dengan 2008, Raja Thamsir Rachman tersebut.
 
Surya Darmadi tercatat sebagai orang paling kaya ke 28 versi majalah Forbes pada tahun 2018. Total kekayaan Surya Darmadi mencapai 1,45 miliar dolar AS atau setara Rp 20,73 triliun.

Kekayaan fantastis ini diperolehnya lantaran perusahaan miliknya Damex Agro Group atau PT Duta Palma adalah korporasi terbesar di Indonesia untuk sektor perkebunan dan pengolahan kelapa sawit

Perusahaan itu memiliki area perkebunan sawit tersebar di Provinsi Riau. Lokasinya tersebar di Benai, Cerenti, Bangkinang, Seberida, Kota Tengah, Baserah dan Pelalawan.

Namun dalam praktek dilapangan, Surya Darmadi melakukan cara-cara yang melanggar hukum yang menyeret para kepala daerah, seperti kasus suap revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau yang menyeret Annas Maamun yang menjadi Gubernur kala itu. Sayangnya, tahun 2019, Surya Darmadi berhasil kabur ke luar negeri, dan hingga kini Komisi Pemberantasan Korupsi belum berhasil menangkapnya.

Belum tuntas kasus yang membelitnya, dia kembali ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung.   
Kabarnya, Kejagung berencana menjemput paksa tersangka dan DPO KPK ini yang disebut-sebut tinggal  berada di Singapura dan telah berpindah kewarganegaraan. *



Artikel Terbaru
pelalawan | Kamis, 11 Agustus 2022

Anggota DPRD Pelalawan Komisi II H. Abdullah berusaha menyampaikan persoalan PT TUM sampai ke.


riau | Rabu, 10 Agustus 2022

Seluruh jemaah haji Riau sudah kembali ke tanah air. Adalah jemaah haji dari Kloter 12 BTH.


politik | Rabu, 10 Agustus 2022

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyatakan 17 dari 22 partai politik yang mendaftar telah lengkap.


pelalawan | Selasa, 9 Agustus 2022

Bupati Pelalawan H. Zukri Misran menyatakan sikapnya sikap dan kebijakannya akan berpihak kepada.


pasar | Selasa, 9 Agustus 2022

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan revisi Peraturan Presiden.


hukum | Selasa, 9 Agustus 2022

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa Tim Khusus (Timsus) tidak menemukan fakta.


hukum | Selasa, 9 Agustus 2022

Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka kasus penembakan.


hukum | Selasa, 9 Agustus 2022

Arman Hanis selaku kuasa hukum istri mantan Kadiv Provam Polri Irjen Ferdy Sambo, Putri.


pekanbaru | Selasa, 9 Agustus 2022

Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah.


pasar | Selasa, 9 Agustus 2022

Harga kelapa sawit periode 10 sampai 16 Agustus 2022 mengalami kenaikan pada setiap kelompok.


Agu 2022
12


Surya Darmadi alias Apeng. (Int)

Surya Darmadi, Bos Surya Dumai Penyuap Dua Kepala Daerah di Riau

hukum | Senin, 1 Agustus 2022
Editor : Putrajaya | Penulis : Red

SURYA Darmadi alias Apeng kembali menjadi buah bibir setelah Kejaksaan Agung menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi yang merugikan negara hingga 78 triliun. Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga sudah memasukannya dalam daftar pencarian orang (DPO). 

Siapa sebenarnya Surya Darmadi alias Apeng yang telah menyeret mantan Gubernur Riau, Annas Maamun dan Bupati Indragiri Hulu, periode  1999 sampai dengan 2008, Raja Thamsir Rachman tersebut.
 
Surya Darmadi tercatat sebagai orang paling kaya ke 28 versi majalah Forbes pada tahun 2018. Total kekayaan Surya Darmadi mencapai 1,45 miliar dolar AS atau setara Rp 20,73 triliun.

Kekayaan fantastis ini diperolehnya lantaran perusahaan miliknya Damex Agro Group atau PT Duta Palma adalah korporasi terbesar di Indonesia untuk sektor perkebunan dan pengolahan kelapa sawit

Perusahaan itu memiliki area perkebunan sawit tersebar di Provinsi Riau. Lokasinya tersebar di Benai, Cerenti, Bangkinang, Seberida, Kota Tengah, Baserah dan Pelalawan.

Namun dalam praktek dilapangan, Surya Darmadi melakukan cara-cara yang melanggar hukum yang menyeret para kepala daerah, seperti kasus suap revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau yang menyeret Annas Maamun yang menjadi Gubernur kala itu. Sayangnya, tahun 2019, Surya Darmadi berhasil kabur ke luar negeri, dan hingga kini Komisi Pemberantasan Korupsi belum berhasil menangkapnya.

Belum tuntas kasus yang membelitnya, dia kembali ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung.   
Kabarnya, Kejagung berencana menjemput paksa tersangka dan DPO KPK ini yang disebut-sebut tinggal  berada di Singapura dan telah berpindah kewarganegaraan. *


Artikel Terbaru

pelalawan | Kamis, 11 Agustus 2022

Anggota DPRD Pelalawan Komisi II H. Abdullah berusaha menyampaikan persoalan PT TUM sampai ke.


riau | Rabu, 10 Agustus 2022

Seluruh jemaah haji Riau sudah kembali ke tanah air. Adalah jemaah haji dari Kloter 12 BTH.


politik | Rabu, 10 Agustus 2022

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyatakan 17 dari 22 partai politik yang mendaftar telah lengkap.


pelalawan | Selasa, 9 Agustus 2022

Bupati Pelalawan H. Zukri Misran menyatakan sikapnya sikap dan kebijakannya akan berpihak kepada.


pasar | Selasa, 9 Agustus 2022

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan revisi Peraturan Presiden.


hukum | Selasa, 9 Agustus 2022

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa Tim Khusus (Timsus) tidak menemukan fakta.


hukum | Selasa, 9 Agustus 2022

Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka kasus penembakan.


hukum | Selasa, 9 Agustus 2022

Arman Hanis selaku kuasa hukum istri mantan Kadiv Provam Polri Irjen Ferdy Sambo, Putri.


pekanbaru | Selasa, 9 Agustus 2022

Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah.


pasar | Selasa, 9 Agustus 2022

Harga kelapa sawit periode 10 sampai 16 Agustus 2022 mengalami kenaikan pada setiap kelompok.