28 Safar 1444 H / Minggu, 25 September 2022
Wajah
wajah
politikus
politik
pasar
hukum
nusatara
otomotif
Pakar: Safari UAS Berpotensi Jadi Simbol Politik Islam Baru
politik | Selasa, 23 Agustus 2022
Editor : red | Penulis : (yoa/isn/CNN)
Penceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) melakukan safari bertemu sejumlah tokoh, salah satu mantan Wakil Presiden RI ke-10 Jusuf Kalla. (int)

JAKARTA-- Penceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) melakukan safari bertemu sejumlah tokoh beberapa waktu belakangan. Ia tercatat bertemu dengan Ketua Majelis Syura PKS Salim Segaf Aljufri dan eks pentolan FPI Rizieq Shihab pada Jumat (19/8-2022).

Dua hari setelahnya atau pada Minggu (21/8-2022) ia bertemu dengan Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) dan mantan Panglima TNI sekaligus Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo.

UAS mengatakan pertemuannya dengan sejumlah tokoh itu sebagai bentuk silaturahmi.

"Subuh di Masjid Agung Al-Azhar Jakarta bersama Pejuang Shubuh Pondok Indah. Alhamdulillah dapat bersilaturrahim dengan Pak JK, Pak Gatot Nurmantyo dan banyak putra terbaik ummat dan bangsa. Aamiin," tulis UAS di akun Instagramnya.

Pengamat politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Wasisto Raharjo Jati menilai safari yang dilakukan ke sejumlah tokoh itu berpotensi menjadikan UAS sebagai simbol politik Islam baru dalam kontestasi Pemilu 2024.

Menurutnya, peran itu sebelumnya dimainkan oleh Rizieq Shihab. Rizieq diketahui baru saja bebas dari penjara usai terseret dalam kasus penyebaran kabar bohong hasil tes swab virus corona (Covid-19).

"Artinya, UAS ini sengaja mengangkat dirinya sebagai 'tokoh informal' yang bisa berpengaruh secara politis, secara signifikan seperti yang dilakukan Habib Rizieq. Di sini UAS memang ingin menaikkan statusnya sebagai simbol baru dalam politik islam ke depan," kata Wasis seperti dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (23/8-2022).

Wasis berpendapat jika memang ingin memposisikan diri sebagai simbol baru kekuatan politik islam, UAS masih kekurangan panggung.

Selama ini, ulama kelahiran Sumatera Utara itu populer dan memiliki basis massa di Sumatera, sementara panggung politik Tanah Air berpusat di Jawa.

"Di satu sisi populer di daerah basisnya, tersebar di Sumatera, tapi kurang dapat panggung di Jawa, ini menjadi semacam paradoks. UAS juga tahu bahwa di Jawa itu sudah banyak aktor yang berpengaruh daripada dia sendiri, sehingga saya pikir UAS juga berpotensi menjadi penyeimbang," katanya.

Terpisah, Pengamat politik Universitas Padjadjaran, Kunto Adi Wibowo mengatakan dari sisi politis, UAS berpotensi mendukung pasangan yang diusung koalisi di luar pemerintahan saat ini.

Faktor lainnya, yakni pasangan yang bisa mengakomodasi kepentingan umat.

"UAS ini punya fans base yang sangat besar. Fans base ini mendengarkan UAS, dan mungkin pilihan politik UAS akan bisa diterjemahkan sebagai sebuah mobilisasi bagi fansnya," kata Kunto.

Sumber: CNN Indonesia


 



Artikel Terbaru
Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Bakal Mengguyur Riau
Hari Ini, Satu Warga Pekanbaru Meninggal Dunia Akibat Covid-19
Capaian Vaksinasi II di Riau 70,92 %
PT Arara Abadi Kucurkan CSR Untuk masyarakat Konsesi Perusahaan
Membludak, Masyarakat Hadiri Launching Paket Umrah Sulthan Silversilk Group
×
Pakar: Safari UAS Berpotensi Jadi Simbol Politik Islam Baru
politik | Selasa, 23 Agustus 2022
Editor : red | Penulis : (yoa/isn/CNN)
Penceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) melakukan safari bertemu sejumlah tokoh, salah satu mantan Wakil Presiden RI ke-10 Jusuf Kalla. (int)

JAKARTA-- Penceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) melakukan safari bertemu sejumlah tokoh beberapa waktu belakangan. Ia tercatat bertemu dengan Ketua Majelis Syura PKS Salim Segaf Aljufri dan eks pentolan FPI Rizieq Shihab pada Jumat (19/8-2022).

Dua hari setelahnya atau pada Minggu (21/8-2022) ia bertemu dengan Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) dan mantan Panglima TNI sekaligus Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo.

UAS mengatakan pertemuannya dengan sejumlah tokoh itu sebagai bentuk silaturahmi.

"Subuh di Masjid Agung Al-Azhar Jakarta bersama Pejuang Shubuh Pondok Indah. Alhamdulillah dapat bersilaturrahim dengan Pak JK, Pak Gatot Nurmantyo dan banyak putra terbaik ummat dan bangsa. Aamiin," tulis UAS di akun Instagramnya.

Pengamat politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Wasisto Raharjo Jati menilai safari yang dilakukan ke sejumlah tokoh itu berpotensi menjadikan UAS sebagai simbol politik Islam baru dalam kontestasi Pemilu 2024.

Menurutnya, peran itu sebelumnya dimainkan oleh Rizieq Shihab. Rizieq diketahui baru saja bebas dari penjara usai terseret dalam kasus penyebaran kabar bohong hasil tes swab virus corona (Covid-19).

"Artinya, UAS ini sengaja mengangkat dirinya sebagai 'tokoh informal' yang bisa berpengaruh secara politis, secara signifikan seperti yang dilakukan Habib Rizieq. Di sini UAS memang ingin menaikkan statusnya sebagai simbol baru dalam politik islam ke depan," kata Wasis seperti dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (23/8-2022).

Wasis berpendapat jika memang ingin memposisikan diri sebagai simbol baru kekuatan politik islam, UAS masih kekurangan panggung.

Selama ini, ulama kelahiran Sumatera Utara itu populer dan memiliki basis massa di Sumatera, sementara panggung politik Tanah Air berpusat di Jawa.

"Di satu sisi populer di daerah basisnya, tersebar di Sumatera, tapi kurang dapat panggung di Jawa, ini menjadi semacam paradoks. UAS juga tahu bahwa di Jawa itu sudah banyak aktor yang berpengaruh daripada dia sendiri, sehingga saya pikir UAS juga berpotensi menjadi penyeimbang," katanya.

Terpisah, Pengamat politik Universitas Padjadjaran, Kunto Adi Wibowo mengatakan dari sisi politis, UAS berpotensi mendukung pasangan yang diusung koalisi di luar pemerintahan saat ini.

Faktor lainnya, yakni pasangan yang bisa mengakomodasi kepentingan umat.

"UAS ini punya fans base yang sangat besar. Fans base ini mendengarkan UAS, dan mungkin pilihan politik UAS akan bisa diterjemahkan sebagai sebuah mobilisasi bagi fansnya," kata Kunto.

Sumber: CNN Indonesia


 

riau | Sabtu, 24 September 2022
Capaian Vaksinasi II di Riau 70,92 %
Inspiratif
inspiratif | Sabtu, 17 September 2022
Cara Atasi Ketiak Bau, walau Sudah Pakai Deodoran
inspiratif | Sabtu, 17 September 2022
Ini Makanan Enak, tapi Berpotensi Sebabkan Usus Buntu

Wajah
wajah | Kamis, 18 Agustus 2022
Faisal Abdul Naser: Jangan Berbohong
wajah | Rabu, 12 Januari 2022
Pernah Depresi dan Berniat Bunuh Diri
Wanita
wanita | Jumat, 5 Agustus 2022
Istiqomah Bersama dan Bermanfaat buat Umat
wanita | Sabtu, 18 Juni 2022
Penyebab Bibir Merah Warnanya
wanita | Minggu, 24 April 2022
Tampil Cantik di Hari Idul Fitri
Berita Unggulan
pekanbaru | Senin, 19 September 2022
Pra UKW SPS-PWI Riau Disambut Antusias Peserta
Berita Pilihan
pelalawan | Selasa, 20 September 2022
BKPSDM Pelalawan Data Ulang Seluruh Tenaga Honorer